Ada 3 Peringatan Penting 23 Agustus di Indonesia dan Global, Cek Selengkapnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:45 WIB
Ada 3 Peringatan Penting 23 Agustus di Indonesia dan Global, Cek Selengkapnya

ILUSTRASI. Kalender (dok./Freepik)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar 23 Agustus yang penuh makna. Tanggal 23 Agustus 2026 diperingati dengan sejumlah momentum penting, baik yang berkaitan dengan sejarah dunia maupun perjalanan sejarah Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah Hari Internasional Mengenang Perdagangan Budak dan Penghapusannya, Hari Peringatan Konferensi Meja Bundar (KMB), serta Hari Pita Hitam.

Masing-masing peringatan memiliki latar belakang yang berbeda. Ada yang mengajak masyarakat mengingat sejarah perdagangan budak dan perjuangan menuju penghapusannya, sementara lainnya berkaitan dengan perjalanan diplomasi Indonesia setelah kemerdekaan.

Baca Juga: Hari Besar Setiap 22 Agustus: Ada 3 Peringatan Penting di Indonesia dan Dunia

Daftar Hari Besar 23 Agustus

Berikut ini latar belakang setiap hari besar 23 Agustus.

1. Hari Internasional Mengenang Perdagangan Budak dan Penghapusannya

Setiap 23 Agustus diperingati sebagai International Day for the Remembrance of the Slave Trade and its Abolition. Peringatan ini ditetapkan UNESCO untuk mengenang tragedi perdagangan manusia dalam sejarah sekaligus mengingat perjuangan penghapusan perbudakan.

Melansir laman PBB, tanggal 23 Agustus dipilih untuk memperingati awal pemberontakan di Saint-Domingue pada 1791, wilayah yang kini menjadi Haiti. Pemberontakan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam perjuangan masyarakat yang diperbudak untuk memperoleh kebebasan.

Peringatan ini tidak hanya bertujuan mengenang para korban, tetapi juga mengajak masyarakat mempelajari dampak perdagangan budak terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan politik hingga saat ini. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya melawan segala bentuk diskriminasi, eksploitasi, dan perbudakan modern.

Baca Juga: Apa Saja Hari Besar 21 Agustus? Ada 4 Peringatan di Indonesia dan Global

2. Hari Peringatan Konferensi Meja Bundar

Kemudian, tanggal 23 Agustus juga berkaitan dengan Konferensi Meja Bundar (KMB) yang menjadi salah satu tahapan penting dalam sejarah hubungan Indonesia dan Belanda setelah Proklamasi Kemerdekaan.

Konferensi Meja Bundar berlangsung di Den Haag, Belanda, pada 23 Agustus hingga 2 November 1949. Perundingan tersebut melibatkan delegasi Republik Indonesia, Belanda, serta perwakilan negara-negara federal yang tergabung dalam BFO.

KMB membahas berbagai persoalan terkait pengakuan kedaulatan Indonesia dan penyelesaian konflik Indonesia-Belanda. Hasil perundingan kemudian menjadi salah satu dasar bagi penyerahan kedaulatan kepada Indonesia pada akhir 1949.

Karena itu, momentum KMB menjadi bagian penting dalam perjalanan diplomasi Indonesia menuju pengakuan kedaulatan setelah perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Baca Juga: Ini 5 Peristiwa Penting Setiap 20 Agustus: Ada Peringatan Hari Nyamuk Sedunia

3. Hari Pita Hitam

Hari Pita Hitam juga dikenal sebagai salah satu momentum peringatan yang menggunakan simbol pita berwarna hitam sebagai tanda duka, solidaritas, atau penghormatan terhadap korban suatu tragedi.

Pita hitam secara luas digunakan sebagai simbol berkabung dan penghormatan kepada mereka yang telah meninggal dunia. Penggunaannya dapat ditemukan dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, terutama ketika masyarakat ingin menunjukkan rasa kehilangan serta solidaritas terhadap korban suatu peristiwa.

Karena sifatnya yang dapat digunakan dalam berbagai konteks, makna Hari Pita Hitam perlu dilihat berdasarkan penyelenggara atau kampanye yang menggunakan peringatan tersebut.

Tonton: Mobil Nasional Ditargetkan Produksi Massal 2028, Investasi Bisa Tembus Rp41 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru