Manusia sebagai Makhluk Sosial: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Senin, 02 Januari 2023 | 16:41 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Manusia sebagai Makhluk Sosial: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

ILUSTRASI. Manusia sebagai Makhluk Sosial: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya.


KONTAN.CO.ID -  Manusia membutuhkan interaksi dengan sesama untuk memenuhi kebutuhan mereka. Karenanya manusia disebut dengan makhluk sosial. 

Menurut Aristoteles, manusia adalah zoon politicon yang artinya manusia dikodratkan untuk hidup bermasyarakat dan berinteraksi dengan orang lain. 

Bersumber dari situs Sumber Belajar Kemendikbud Ristek, manusia merupakan makhluk sosial (Homo Socialis) yang bergantung pada orang lai untuk memenuhi kebutuhan termasuk kebutuhan sosial. 

Bahkan saat akan lahir, manusia membutuhkan manusia lain yaitu perawat, dokter, atau bidan, untuk membantu persalinan. 

Baca Juga: TNI AL Buka Pendaftaran Calon Prajurit Bintara Tahun 2023, Minimal SMA Bisa Daftar

Ciri-ciri manusia sebagai makhluk sosial

Secara naluri, manusia sebagai makhluk sosial memiliki rasa untuk  saling tolong menolong, setia kawan dan toleransi serta simpati dan empati terhadap sesamanya.

Dengan adanya perasaan dan tindakan tersebut maka akan tercipta suatu masyarakat yang baik, harmonis dan rukun, hingga timbullah norma, etika dan kesopan santunan yang dianut oleh masyarakat.

Namun, apabila tindakan tersebut dilanggar atau terabaikan maka terjadilah yang dinamakan penyimpangan sosial.

Secara umum manusia sebagai makhluk sosial memiliki dua keinginan, yakni keinginan untuk menjadi satu dengan manusia yang lain di sekelilingnya (masyarakat) dan keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekitarnya.

Sedangkan ciri-ciri manusia sebagai makhluk sosial diantaranya:

1. Manusia tidak dapat hidup sendiri.

2. Manusia memiliki kebutuhan sosial (social needs), yaitu berinteraksi dengan orang lain.

3. Manusia dapat mengembangkan potensinya, bila ia hidup di tengah-tengah manusia

Contoh manusia sebagai makhluk sosial

Secara alami manusia akan melakukan interaksi sosial bahkan tanpa mereka sadari. Mengutip dari situs Gramedia, berikut ini beberapa contoh manusia sebagai makhluk sosial.

  • Tegur sapa

Kita pasti pernah secara spontan mengucapkan salam kepada tetangga atau teman kita. Bertegur sapa merupakan contoh sederhana dari interaksi sosial dan mudah dilakukan. 

Dengan bertegur sapa akan terjalin hubungan yang baik dan ramah sehingga menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai antar sesama. 

Baca Juga: Faktor Penyebab Kanker Serviks dan Cara Mencegahnya Menurut Dokter RSUA

  • Mentaati peraturan

Mentaati peraturan merupakan salah satu contoh dari manusia sebagai makhluk sosial. 

Contoh sederhana dari mentaati peraturan adalah saat warga menutup gerbang kampung pukul 22.00 hingga 04.00 setiap harinya. 

Peraturan ini secara tidak langsung mengharuskan warga untuk tetap tinggal di rumah pada jam tersebut atau tidak sembarangan datang karena portal sudah ditutup. 

3. Gotong royong

Gotong royong sudah menjadi budaya luhur bangsa Indonesia dari masa ke masa. 

Tidak hanya pada saat hari-hari besar seperti Hari Kemerdekaan Indonesia, masyarakat juga sering melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan atau membantu tetangga yang sedang mengadakan hajatan.

Dalam lingkup pendidikan, siswa juga sering dilibatkan dalam kegiatan gotong royong seperti saat mengerjakan tugas kelompok. 

4. Rasa empati dan simpati

Rasa empati dan simpati menjadi contoh sekaligus bukti bahwa manusia merupakan makhluk sosial. 

Empati dan simpati adalah sebuah perasaan yang ditujukan kepada orang yang sedang mengalami sebuah masalah. 

Meskipun sama, kedua perasaan ini memiliki perbedaan. Simpati adalah sebuah rasa iba atau kasihan, sedangkan empati melebihi itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru