Apa Hari Besar Setiap 29 Agustus? Ada Perayaan HUT DPR RI

Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Apa Hari Besar Setiap 29 Agustus? Ada Perayaan HUT DPR RI

ILUSTRASI. Sidang Paripurna DPR RI (KONTAN/Ratih Waseso)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Tanggal 29 Agustus 2026 diperingati dengan sejumlah momentum nasional dan internasional. Di Indonesia, tanggal ini dikenal sebagai Hari Lahir DPR RI, yang berkaitan dengan sejarah pembentukan lembaga perwakilan setelah Indonesia merdeka.

Sementara di tingkat internasional, 29 Agustus diperingati sebagai Hari Internasional Menentang Uji Coba Nuklir (International Day against Nuclear Tests) yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kedua momentum tersebut memiliki latar belakang yang berbeda. Hari Lahir DPR RI berkaitan dengan perjalanan sejarah lembaga legislatif Indonesia.

Sedangkan Hari Internasional Menentang Uji Coba Nuklir menjadi pengingat mengenai dampak berbahaya dari pengujian senjata nuklir serta pentingnya upaya menuju dunia yang bebas dari uji coba nuklir.

Baca Juga: Apa Saja Hari Besar 13 Agustus? Ada HUT MK hingga Apresiasi Kidal

Daftar Hari Besar

Berikut ini latar belakang setiap hari besar yang dirayakan di Indonesia dan Global.

1. Hari Lahir DPR RI

Melansir laman Setneg RI, tanggal 29 Agustus diperingati sebagai Hari Lahir DPR RI. Peringatan ini berkaitan dengan sejarah terbentuknya lembaga perwakilan rakyat Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan.

Salah satu tonggak pentingnya terjadi pada 29 Agustus 1945, ketika Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dibentuk. KNIP memiliki fungsi penting dalam kehidupan ketatanegaraan Indonesia pada masa awal kemerdekaan dan kemudian menjadi bagian dari perkembangan sejarah lembaga legislatif di Indonesia.

Dalam perkembangannya, sistem kelembagaan negara mengalami berbagai perubahan hingga terbentuknya Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sebagaimana dikenal saat ini.

Karena memiliki kaitan dengan sejarah awal lembaga perwakilan rakyat Indonesia, 29 Agustus 2026 menjadi momentum untuk mengenang HUT ke-81 DPR RI.

Baca Juga: Apa Saja Hari Besar 19 Agustus? Ada 5 Peringatan Penting Indonesia dan Global

Sejarah Singkat KNIP

KNIP dibentuk setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Pembentukan KNIP menjadi bagian dari langkah awal pemerintah Indonesia dalam membangun perangkat negara.

Pada masa awal kemerdekaan, KNIP menjalankan fungsi yang berkaitan dengan lembaga perwakilan rakyat. Perannya semakin berkembang setelah terjadi perubahan sistem pemerintahan dan ketatanegaraan.

Sejarah KNIP menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan panjang sistem parlemen Indonesia hingga terbentuknya lembaga legislatif modern.

Peringatan Hari Lahir DPR RI dapat menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan lembaga legislatif Indonesia dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Selain itu, peringatan ini juga menjadi pengingat mengenai pentingnya keterwakilan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan negara.

Baca Juga: Apa Saja Hari Besar 27 Agustus? Ada 7 Peringatan Nasional dan Global

2. Hari Internasional Menentang Uji Coba Nuklir

Melansir PBB, tanggal 29 Agustus juga diperingati secara global sebagai International Day against Nuclear Tests atau Hari Internasional Menentang Uji Coba Nuklir.

Peringatan tersebut ditetapkan oleh Majelis Umum PBB melalui Resolusi 64/35 pada 2 Desember 2009. Tanggal 29 Agustus dipilih untuk memperingati penutupan lokasi uji coba nuklir Semipalatinsk di Kazakhstan pada 29 Agustus 1991.

Lokasi tersebut merupakan salah satu tempat pengujian nuklir terbesar pada era Uni Soviet. Penutupannya menjadi simbol penting dalam perjuangan internasional untuk menghentikan uji coba senjata nuklir.

Uji coba nuklir tidak hanya berkaitan dengan ledakan senjata. Aktivitas tersebut juga dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan manusia, dan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pengujian.

Baca Juga: Apa Hari Besar 7 Agustus? Ada Peringatan Lahirnya PPKI hingga Hari Hutan Indonesia

Paparan radiasi dari pengujian nuklir dapat bertahan di lingkungan dalam jangka panjang. Dampaknya juga dapat meluas melalui tanah, air, dan rantai makanan, tergantung pada jenis serta kondisi pengujian.

Karena itu, PBB menggunakan momentum 29 Agustus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat internasional mengenai konsekuensi dari pengujian senjata nuklir.

Hari Internasional Menentang Uji Coba Nuklir bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai dampak berbahaya dari uji coba nuklir serta mendorong negara-negara untuk memperkuat upaya pengendalian dan pelucutan senjata nuklir.

Peringatan ini juga mendukung upaya untuk mewujudkan Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty (CTBT) atau Perjanjian Pelarangan Menyeluruh Uji Coba Nuklir. CTBT bertujuan melarang seluruh ledakan nuklir, baik untuk tujuan militer maupun tujuan lainnya.

Tonton: 1.000 Mahasiswa BEM Semarang Raya Demo di Tugu Muda, Bawa 5 Tuntutan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru