Apa Saja Hari Besar 16 Agustus? Ada 3 Peringatan Nasional dan Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 04:10 WIB
Apa Saja Hari Besar 16 Agustus? Ada 3 Peringatan Nasional dan Dunia

ILUSTRASI. Kalender (dok./Freepik)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar setiap 16 Agustus yang penuh sejarah banga Indonesia. Tanggal 16 Agustus memiliki sejumlah catatan sejarah dan peringatan yang menarik.

Terutama bagi masyarakat Indonesia menjelang perayaan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus.

Beberapa di antaranya berkaitan dengan Peristiwa Rengasdengklok, sejarah perkembangan bahasa Indonesia, serta peringatan tidak resmi di tingkat internasional.

Baca Juga: Apa Saja Hari Penting 15 Agustus? Ada 5 Peristiwa Kenegaraan hingga Spiritual

Daftar Peringatan 16 Agustus

Berikut sejumlah hari besar dan peristiwa yang diperingati pada Minggu, 16 Agustus 2026.

1. Peristiwa Rengasdengklok

Peristiwa Rengasdengklok merupakan salah satu rangkaian penting menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Peristiwa ini terjadi pada 16 Agustus 1945, ketika sejumlah pemuda membawa Soekarno dan Mohammad Hatta ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat.

Mengutip laman Setneg RI, tindakan tersebut dilakukan karena kelompok pemuda mendesak agar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia segera dilaksanakan dan tidak dikaitkan dengan janji ataupun pengaruh Jepang setelah Jepang menyerah kepada Sekutu.

Para pemuda menilai momentum kekalahan Jepang harus dimanfaatkan untuk memproklamasikan kemerdekaan atas kehendak bangsa Indonesia sendiri.

Soekarno dan Mohammad Hatta kemudian kembali ke Jakarta setelah terjadi kesepakatan antara kelompok pemuda dan tokoh-tokoh lainnya. Pada akhirnya, teks Proklamasi dirumuskan di Jakarta dan dibacakan Soekarno didampingi Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945.

Dengan demikian, 16 Agustus menjadi salah satu tanggal penting dalam rangkaian sejarah menuju lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka.

Baca Juga: Daftar Hari Besar Setiap 14 Agustus: Ada Hari Pramuka hingga Kaligrafi Sedunia

2. Sejarah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

Melansir laman Kemendikbud, Perkembangan ejaan bahasa Indonesia juga memiliki catatan penting dalam sejarah bahasa nasional. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) mulai diberlakukan pada 16 Agustus 1972.

Pemberlakuan EYD menjadi tonggak penting dalam upaya menyeragamkan penggunaan bahasa Indonesia, khususnya dalam penulisan huruf, kata, dan tanda baca.

EYD menggantikan sistem ejaan sebelumnya dan kemudian menjadi salah satu acuan penting dalam penggunaan bahasa Indonesia secara resmi, baik dalam pendidikan, pemerintahan maupun penulisan di berbagai bidang.

Dalam perkembangannya, pedoman ejaan bahasa Indonesia mengalami sejumlah pembaruan. Istilah EYD kemudian kembali digunakan dalam pembaruan pedoman ejaan yang diterbitkan pemerintah.

Baca Juga: Intip Daftar Hari Besar 12 Agustus: Ada Hari UMKM Nasional hingga Gajah Sedunia

3. Hari Menceritakan Lelucon Internasional

Tanggal 16 Agustus juga dikenal sebagai Tell a Joke Day atau Hari Menceritakan Lelucon. Peringatan ini bersifat tidak resmi dan bukan merupakan hari besar yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.

Peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi lelucon, cerita lucu, atau candaan dengan orang lain. Tujuannya sederhana, yakni menciptakan suasana yang lebih santai serta berbagi hiburan melalui humor.

Meski bukan peringatan resmi, Tell a Joke Day dapat menjadi momentum untuk mengingat pentingnya humor dan tawa dalam interaksi sosial.

Tonton: Indonesia Tetap Emerging Market Tapi GOTO dan CPIN Terdepak dari MSCI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru