Apa Saja Hari Besar 26 September? Ada 3 Peringatan Nasional dan Global

Jumat, 25 September 2026 | 04:04 WIB
Apa Saja Hari Besar 26 September? Ada 3 Peringatan Nasional dan Global

ILUSTRASI. Ilustrasi Kalender (dok./Freepik)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar 26 September yang penuh makna. Tanggal 26 September 2026 diperingati dengan sejumlah momentum penting, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.

Beberapa di antaranya berkaitan dengan statistik, kesehatan reproduksi, serta upaya internasional untuk mewujudkan dunia yang bebas dari senjata nuklir.

Di Indonesia, terdapat salah satu peringatan penting yakni Hari Statistik Nasional ke-66 untuk tahun 2026.

Baca Juga: Apa Hari Besar 7 Agustus? Ada Peringatan Lahirnya PPKI hingga Hari Hutan Indonesia

Hari Besar 26 September

Berikut latar belakang hari besar yang diperingati pada 26 September 2026.

1. Hari Statistik Nasional

Hari Statistik Nasional (HSN) diperingati setiap 26 September di Indonesia. Tanggal tersebut berkaitan dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1960 tentang Statistik pada 26 September 1960, yang menggantikan peraturan statistik peninggalan pemerintah kolonial.

Peringatan Hari Statistik Nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya data statistik dalam berbagai bidang. Data yang akurat dan dapat dipercaya dibutuhkan untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga menjelaskan bahwa Hari Statistik dimaksudkan untuk menggugah dan menumbuhkan kesadaran statistik di kalangan responden, penyelenggara, dan pengguna data.

Pada 2026, Hari Statistik Nasional diperingati pada Sabtu, 26 September 2026.

Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 29 Agustus? Ada Perayaan HUT DPR RI

2. Hari Kontrasepsi Sedunia

Melansir laman National Today, World Contraception Day atau Hari Kontrasepsi Sedunia diperingati setiap 26 September. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai kontrasepsi, perencanaan keluarga, serta kesehatan seksual dan reproduksi.

Di Indonesia, Kemendukbangga/BKKBN juga mencatat bahwa Hari Kontrasepsi Sedunia diperingati setiap 26 September untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan berbagai pilihan metode kontrasepsi.

Momentum ini dapat digunakan untuk mendorong masyarakat memperoleh informasi kesehatan reproduksi yang akurat dan memahami pilihan kontrasepsi sesuai kebutuhan melalui layanan kesehatan yang tepat.

Hari Kontrasepsi Sedunia pertama kali diluncurkan pada 2007 dan terus diperingati setiap tahun pada 26 September.

Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 21 Juli? Ini 3 Hari Besar Nasional dan Internasional

3. Hari Internasional untuk Penghapusan Total Senjata Nuklir

Terakhir, tanggal 26 September juga diperingati sebagai International Day for the Total Elimination of Nuclear Weapons atau Hari Internasional untuk Penghapusan Total Senjata Nuklir.

Hari internasional ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi 68/32. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai ancaman senjata nuklir sekaligus mendorong upaya internasional menuju penghapusan total senjata nuklir.

Peringatan ini telah dilakukan setiap tahun sejak 2014. PBB menjadikannya sebagai kesempatan bagi masyarakat internasional untuk menegaskan kembali komitmen terhadap perlucutan senjata nuklir dan meningkatkan edukasi mengenai dampak serta risiko senjata nuklir.

Pada 2026, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyampaikan pesan bahwa ancaman bencana nuklir masih menjadi perhatian dan menyerukan penguatan dialog, diplomasi, serta upaya perlucutan senjata.

Tonton: Pertama Kali Dalam Sejarah, Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.000 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru