Apa Saja Hari Besar 10 November? Cek 4 Daftar Peringatan Nasional dan Global

Senin, 09 November 2026 | 04:35 WIB
Apa Saja Hari Besar 10 November? Cek 4 Daftar Peringatan Nasional dan Global

ILUSTRASI. ilustrasi perencanaan keuangan (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Tanggal 10 November memiliki sejumlah catatan penting, baik dalam sejarah Indonesia maupun dalam peringatan internasional. Di Indonesia, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Pahlawan untuk mengenang perjuangan rakyat Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan pada 1945.

Pada tanggal yang sama, masyarakat dunia juga memperingati Hari Sains Sedunia untuk Perdamaian dan Pembangunan serta Hari Akuntansi Internasional.

Pada 2026, 10 November jatuh pada Selasa. Selain ketiga peringatan tersebut, tanggal ini juga memiliki kaitan sejarah dengan penyelenggaraan Games of the New Emerging Forces (GANEFO), ajang olahraga internasional yang dibuka di Jakarta pada 10 November 1963.

Baca Juga: Apa Hari Besar 7 Agustus? Ada Peringatan Lahirnya PPKI hingga Hari Hutan Indonesia

Daftar Hari Besar 10 November 2026

Berikut sejumlah peringatan dan peristiwa yang berkaitan dengan tanggal 10 November:

1. Hari Pahlawan

Melansir laman Kemensos, Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November untuk mengenang perjuangan rakyat dan para pejuang Indonesia dalam Pertempuran Surabaya pada 1945. Peristiwa tersebut menjadi salah satu pertempuran besar setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Latar belakang pertempuran bermula dari ketegangan antara rakyat Surabaya dan pasukan Inggris yang datang bersama Sekutu setelah Jepang menyerah. Situasi semakin memanas setelah Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby, pimpinan pasukan Inggris di Jawa Timur, tewas pada 30 Oktober 1945.

Sebagai penggantinya, Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum kepada rakyat Surabaya. Pihak Inggris meminta para pemimpin Indonesia dan masyarakat yang memiliki senjata untuk menyerahkan persenjataan serta menghentikan perlawanan paling lambat 10 November 1945 pukul 06.00.

Ultimatum tersebut tidak dipenuhi. Pasukan Inggris kemudian melancarkan serangan dari berbagai arah, sehingga pertempuran besar pecah di Surabaya. Perlawanan rakyat berlangsung selama beberapa pekan dan menimbulkan banyak korban.

Untuk mengenang jasa serta pengorbanan para pejuang, pemerintah menetapkan 10 November sebagai Hari Pahlawan melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur.

Peringatan ini menjadi momentum untuk menghormati perjuangan para pahlawan sekaligus mengingatkan masyarakat agar meneruskan nilai keberanian, persatuan, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Apa Hari Besar 14 Juni? Ini 3 Peristiwa Global dan Sejarah yang Wajib Diketahui

2. Hari GANEFO

Nah, tanggal 10 November juga memiliki kaitan dengan sejarah olahraga Indonesia melalui penyelenggaraan Games of the New Emerging Forces atau GANEFO.

GANEFO merupakan ajang olahraga internasional yang digagas oleh Presiden Soekarno pada era 1960-an. Kompetisi ini menjadi wadah bagi negara-negara yang disebut sebagai New Emerging Forces untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga internasional.

Gagasan penyelenggaraan GANEFO muncul dalam konteks ketegangan politik internasional pada masa Perang Dingin. Indonesia kemudian menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertama ajang tersebut di Jakarta.

GANEFO resmi dibuka pada 10 November 1963 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ajang ini diikuti atlet dari puluhan negara dan menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah olahraga Indonesia.

Meski berkaitan dengan tanggal 10 November, GANEFO bukan hari nasional tahunan yang ditetapkan melalui Keppres. Peringatan ini lebih tepat disebut sebagai peristiwa sejarah olahraga yang berlangsung pada tanggal tersebut.

Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 6 Agustus? Ada Hari Keantariksaan Nasional

3. Hari Sains Sedunia untuk Perdamaian dan Pembangunan

Hari Sains Sedunia untuk Perdamaian dan Pembangunan atau World Science Day for Peace and Development diperingati setiap 10 November di bawah naungan UNESCO.

Peringatan ini bertujuan menyoroti peran penting ilmu pengetahuan dalam kehidupan masyarakat, pembangunan berkelanjutan, serta upaya menciptakan perdamaian. Hari Sains Sedunia juga menjadi kesempatan untuk mendorong keterlibatan publik dalam diskusi mengenai perkembangan dan tantangan sains.

Gagasan peringatan ini berangkat dari Konferensi Dunia tentang Sains yang diselenggarakan UNESCO bersama International Council for Science di Budapest, Hungaria, pada 1999. UNESCO kemudian memproklamasikannya sebagai peringatan tahunan pada 2001. Perayaan pertama berlangsung pada 10 November 2002.

Melalui peringatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat sains dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kerja sama antara ilmuwan, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat juga didorong untuk menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Tema Hari Sains Sedunia 2026 adalah “Common Ground Through Science Diplomacy”. Tema tersebut menekankan pentingnya diplomasi sains sebagai sarana membangun kerja sama dan kesepahaman di tengah perbedaan.

Baca Juga: Apa Hari Besar 16 Juni? Ini 3 Peristiwa Penting di Indonesia dan Dunia

4. Hari Akuntansi Internasional

Terakhir, ada Hari Akuntansi Internasional atau International Accounting Day diperingati setiap 10 November untuk mengapresiasi kontribusi para akuntan dan perkembangan profesi akuntansi di berbagai negara.

Tanggal tersebut dikaitkan dengan penerbitan buku Summa de Arithmetica, Geometria, Proportioni et Proportionalita karya Luca Pacioli pada 10 November 1494 di Venesia, Italia. Karya tersebut memuat pembahasan mengenai sistem pembukuan berpasangan atau double-entry bookkeeping yang menjadi salah satu dasar perkembangan akuntansi modern.

Luca Pacioli dikenal luas sebagai Bapak Akuntansi karena kontribusinya dalam mendokumentasikan dan menyebarluaskan metode pembukuan tersebut.

Dalam praktiknya, akuntansi memiliki peran penting dalam pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan keuangan. Profesi akuntan juga membantu perusahaan, organisasi, maupun individu dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan.

Peringatan ini menjadi kesempatan untuk mengapresiasi pekerjaan para akuntan, auditor, serta tenaga profesional lain yang berkontribusi dalam menjaga keandalan informasi keuangan.

Tonton: Pengemudi Ojol Desak Perusahaan Aplikasi Bertanggung Jawab

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru