KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar setiap 3 September. Tanggal 3 September 2026 diperingati dengan sejumlah momentum penting, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.
Dua di antaranya adalah Hari Palang Merah Indonesia (PMI) yang berkaitan dengan sejarah pembentukan organisasi kepalangmerahan nasional.
Ada juga Hari Gedung Pencakar Langit yang menjadi momentum untuk mengapresiasi perkembangan arsitektur dan teknologi pembangunan gedung-gedung tinggi di berbagai belahan dunia.
Baca Juga: Hari Besar Nasional dan Global Agustus 2026: Ramai Perayaan Penting di Indonesia
Hari Besar 3 September
Berikut ini latar belakang setiap hari besar tanggal 3 September 2026.
1. Hari Palang Merah Indonesia (PMI)
Pertama, ada Hari Palang Merah Indonesia diperingati setiap 3 September. Peringatan ini berkaitan dengan instruksi Presiden Soekarno pada 3 September 1945 untuk membentuk badan kepalangmerahan nasional.
Melansir laman PMI, momentum tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah berdirinya Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai organisasi kemanusiaan yang menjalankan berbagai kegiatan di bidang kepalangmerahan.
PMI kemudian resmi dibentuk pada 17 September 1945, tidak lama setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Sejak saat itu, PMI menjalankan berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, pertolongan pertama, hingga kegiatan sosial lainnya.
Peringatan 3 September menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah awal kepalangmerahan Indonesia sekaligus mengapresiasi kontribusi para relawan dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.
Baca Juga: Simak Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional pada Bulan Juni 2026
2. Hari Gedung Pencakar Langit
Selain Hari PMI, 3 September juga dikenal sebagai Hari Gedung Pencakar Langit atau Skyscraper Day.
Mengutip National Today, peringatan ini menjadi momentum untuk merayakan perkembangan arsitektur, desain, konstruksi, dan teknologi yang memungkinkan manusia membangun gedung-gedung dengan ketinggian luar biasa.
Gedung pencakar langit tidak hanya menjadi bagian dari lanskap kota modern, tetapi juga mencerminkan perkembangan teknologi dan kemampuan rekayasa manusia.
Pembangunan gedung tinggi membutuhkan perencanaan yang kompleks, mulai dari struktur bangunan, fondasi, sistem transportasi vertikal, hingga aspek keselamatan dan efisiensi energi.
Di berbagai kota besar dunia, gedung pencakar langit juga menjadi ikon yang mencerminkan perkembangan ekonomi dan identitas sebuah kawasan.
Tonton: Danantara Siapkan Rp456 Miliar Selamatkan LRT City Mangkrak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News