Inilah tanda-tanda gangguan jantung akibat Covid-19

Kamis, 21 Januari 2021 | 04:35 WIB Sumber: Kompas.com
Inilah tanda-tanda gangguan jantung akibat Covid-19

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Selain mengganggu pernafasan, infeksi virus corona bisa mengganggu kinerja dan kesehatan jantung. Ada sejumlah tanda gangguan jantung akibat virus corona yang bisa dicermati.

Virus corona penyebab Covid-19 umumnya menyerang organ tubuh bagian pernapasan, terutama paru-paru. Hal itu seperti infeksi yang terjadi pada SARS dan MERS karena penyebabnya berasal dari keluarga virus yang sama, yaitu coronavirus.

Orang yang terinfeksi Covid-19 akan mengalami gejala batuk, demam, bahkan kesulitan bernapas karena terganggunya saluran pernapasnnya. Namun, yang berbeda dengan SARS dan MERS, Covid-19 juga berdampak pada organ tubuh lain, salah satunya jantung.

Dilansir dari Times of India, (17/1/2021), ada 7 tanda gejala gangguan jantung akibat virus corona. Berikut gejala Covid-19 yang muncul ketika virus corona mengganggu kinerja dan kesehatan jantung

1. Komplikasi jantung

Tanda gangguan jantung akibat virus corona yang pertama adalah komplikasi jantung. Studi JAMA menyebutkan, hampir 78 persen pasien Covid-19 muda dan sehat yang telah sembuh dari Covid-19 mengalami tanda-tanda komplikasi dan kerusakan jantung.

Faktanya, bagi mereka yang memiliki gangguan jantung, Covid-19 juga dapat meningkatkan risiko kematian. Studi lain yang dilakukan oleh CDC China Weekly menemukan bahwa 22 persen pasien yang meninggal akibat Covid-19 menderita masalah jantung.

Ada juga bukti yang menunjukkan bahwa untuk masalah yang sering muncul secara diam-diam, masalah jantung dapat muncul di hari-hari pertama infeksi, bahkan bagi mereka yang tidak menunjukkan gejala. Sehingga, selama masa infeksi Covid-19, sangat penting untuk menjaga jantung dan melihat tanda-tanda awal masalah.

Baca juga: Simak, persiapan yang perlu dilakukan sebelum vaksin virus corona

2. Kelelahan ekstrem

Tanda gangguan jantung akibat virus corona adalah terjadinya kelelahan ekstrem. Kelelahan, kelelahan akut, dan nyeri dada sering dilaporkan sebagai gejala di antara orang-orang yang didiagnosis dengan kerusakan jantung setelah seseorang terinfeksi Covid-19.

Diketahui, saat jantung bekerja terus-menerus untuk mengatur aliran darah, maka kondisi itu benar-benar bisa membuat seseorang merasa lelah dan mengalami detak jantung yang cepat dan tidak teratur.

Hal ini adalah salah satu tanda peringatan awal dari masalah jantung. Apabila Anda menderita kelelahan kronis dan mengalami detak jantung yang tidak menentu, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan nasihat.
 

Editor: Adi Wikanto
Terbaru