Penyakit dan Kelainan pada Tulang Manusia serta Faktor Penyebabnya

Jumat, 26 Agustus 2022 | 15:56 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Penyakit dan Kelainan pada Tulang Manusia serta Faktor Penyebabnya

ILUSTRASI. Penyakit dan Kelainan pada Tulang Manusia serta Faktor Penyebabnya.


KONTAN.CO.ID - Yuk, mengenal ragam penyakit dan kelainan pada tulang manusia serta faktor-faktor penyebab penyakit tersebut.

Tulang manusia sekilas terlihat kokoh dan tidak mudah rusak karena penyakit dan kelainan. Namun, sebenarnya tulang terkena penyakit akibat kebiasaan buruk, faktor umur, dan kurangnya asupan nutrisi. 

Tulang rangka manusia memiliki fungsi utama sebagai pembentuk tubuh dan pelindung organ dalam. Tanpa tulang, manusia tidak bisa bergerak karena tidak ada tempat dimana otot melekat. 

Manusia dewasa, bersumber dari Healthline, memiliki sekitar 206 tulang di tubuh mereka. Sama seperti anggota tubuh lainnya, tulang juga perlu dijaga kesehatannya. 

Kebiasaan yang tidak baik bisa menyebabkan struktur tulang berubah. Selain kebiasaan, asupan makanan juga bisa mempengaruhi kondisi tulang manusia. 

Simak beragam kelainan yang bisa menyerang manusia, dirangkum dari Total Orthopaedic Care:

Baca Juga: Kulit Anda Berminyak? Coba 5 Cara Alami Atasi Masalah Kulit Berminyak Ini

  • Osteoporosis

Osteoporosis atau penyakit pengapuran tulang adalah kelainan tulang dimana tulang mulai lemah dan keropos. Tulang yang keropos sangat rentan patah sehingga berbahaya bagi penderitanya. 

Melansir Total Orthopaedic Care, pengeroposan tulang rawan diderita oleh orang tua berusia di atas 50 tahun. 

Kelainan ini lebih banyak dialami oleh wanita dibanding pria. Meski osteoporosis identik dengan penyakit orang tua, anak-anak bisa saja menderita kelainan ini. 

Penyakit tulang ini bisa disebabkan karena tulang kehilangan banyak jaringannya. 

Proses pengeroposan tulang sering tidak disadari sehingga banyak orang yang tidak tahu mereka memiliki osteoporosis. Mereka baru tahu saat tulang mereka tiba-tiba patah dan melakukan pemeriksaan medis.  

  • Infeksi tulang

Penyakit jarang ditemui namun cukup berbahaya. Infeksi tulang atau osteomyelitis bisa disembuhkan dengan prosedur operasi. 

Bersumber dari American Academy of Orthopedic Surgeons, infeksi bisa masuk melalui luka seperti patah tulang terbuka yang sulit dibersihkan. 

Gejala orang yang menderita kelainan tulang ini diantaranya adalah pembengkakan hingga rasa sakit dan radang.  

  • Skoliosis

Kelainan pada tulang belakang sering dialami oleh masyarakat. Orang yang sering duduk dengan posisi yang slah sering mengalami skoliosis. 

Menurut Total Orthopaedic Care, anak-anak menjelang remaja paling rentan mengalami skoliosis. 

Skoliosis adalah kondisi dimana tulang belakang berbentuk tidak normal dimana tulang bengkok ke kanan atau kiri. 

Baca Juga: Cara Mudah Perpanjang STNK Online Lewat Aplikasi Signal, Anda Sudah Coba?

  • Osteoartritis

Osteoartritis adalah penyakit yang menyerang sendi antar tulang. Kelainan ini disebabkan oleh kerusakan pada tulang rawan.

Tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan mengalami kerusakan sehingga antar tulang saling bergesekan. Kondisi ini menyebabkan tulang menjadi kaku dan meradang sehingga menyebabkan rasa sakit.

Orang tua sangat rentan menderita kelainan tulang ini. Selain umur, faktor lain penyebab penyakit Osteoartritis adalah obesitas, riwayat keluarga yang menderita penyakit ini, dan cedera pada sendi. 

  • Penyakit paget

Paget's disease atau penyakit paget terjadi karena tulang melakukan regenerasi dengan tidak normal. Kondisi ini menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mengalami kelainan bentuk. 

Kelainan ini sering menyerang orang dengan umur di atas 55 tahun. Sama seperti osteoporosis, pasien tidak menyadari mereka menderita penyakit paget. 

Mereka baru mengetahui penyakit ini setelah melalui pemeriksaan X-ray atau rontgen. 

  • Tumor tulang

Kelainan tulang selanjutnya adalah tumor tulang. Jaringan apapun di dalam organ yang tumbuh tidak normal bisa menyebabkan tumor. 

Hal tersebut berlaku pada jaringan tulang yang tumbuh tidak normal yang kemudian menyebabkan tumor tulang. Tumor tersebut tumbuh di dalam tulang akibat akitivitas sel yang tidak terkontrol. 

Tumor jinak lebih umum ditemui dibandingkan yang ganas. Tumor jinak pada tulang tidak menginfeksi jaringan tulang lain dan tidak menyebar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru