Sejarah singkat Hari Guru Nasional 25 November dan tema tahun 2021

Selasa, 23 November 2021 | 13:12 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Sejarah singkat Hari Guru Nasional 25 November dan tema tahun 2021

ILUSTRASI. Sejarah singkat Hari Guru Nasional 25 November dan tema tahun 2021.

Semangat juang para guru pada masa kolonial Belanda melahirkan sebuah kesadaran. Sebanyak 32 organisasi guru yang berbeda latar belakang, paham, hingga golongan sepakat untuk bergabung dan mengubah nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) pada tahun 1932. 

Kata Indonesia pada nama organisasi hasil leburan 32 organisasi guru tersebut membuat pemerintah Belanda tidak senang karena mencerminkan semangat kebangsaan.

Sayangnya, PGI tidak dapat melakukan aktivitas saat Indonesia diduduki oleh Jepang. Sebab, semua organisasi dilarang dan sekolah ditutup. 

Setelah 100 hari setelah Kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada 23-25 November 1945, diselenggarakan Kongres Guru Indonesia yang pertama. 

Kongres tersebut berlangsung di Surakarta, tepatnya di Gedung Somaharsana (Pasar Pon), Van Deventer School, Sekolah Guru Puteri (sekarang SMP Negeri 3 Surakarta). 

Kongres Guru Indonesia yang pertama tersebut menghasilkan kesepakatan yaitu segala perbedaan antara organisasi guru yang didasarkan perbedaan tamatan di lingkungan pekerjaan, daerah, aliran politik, agama, dan suku, sepakat dihapuskan. 

Para pendiri PGRI merupakan guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan guru yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk.

Sejak Kongres Guru Indonesia 1, semua guru di Indonesia menyatakan bersatu dalam satu wadah yaitu PGRI. 

Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 kemudian menetapkan hari lahir PGRI pada tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional dan diperingati setiap tahun.

Selanjutnya: DJP bekuk wajib pajak karena kasus faktur pajak fiktif, rugikan negara Rp 10,2 miliar

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru