KONTAN.CO.ID - Intip kembali daftar hari besar yang diperingati 16 Oktober. Tanggal 16 Oktober 2026 diperingati sebagai momentum penting untuk mengenang sejarah parlemen di Indonesia sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu pangan dan kesehatan.
Sejumlah peringatan yang berkaitan dengan tanggal ini antara lain Hari Parlemen Indonesia, Hari Pangan Sedunia (World Food Day), dan Hari Tulang Belakang Sedunia (World Spine Day).
Peringatan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan bernegara, pemenuhan kebutuhan pangan, dan pemeliharaan kesehatan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
Baca Juga: Cek Daftar Hari Besar 7 Oktober: Ini 3 Peringatan Nasional dan Internasional
Daftar Hari Besar 16 Oktober
Lantas, apa saja hari besar yang diperingati setiap 16 Oktober? Berikut penjelasannya.
1. Hari Parlemen Indonesia
Melansir laman MPR, Hari Parlemen Indonesia diperingati setiap 16 Oktober untuk mengenang peristiwa bersejarah dalam perkembangan lembaga perwakilan rakyat di Indonesia. Peringatan ini berkaitan dengan keluarnya Maklumat Wakil Presiden Nomor X pada 16 Oktober 1945 oleh Mohammad Hatta.
Maklumat tersebut memberikan kewenangan legislatif kepada Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), yang sebelumnya berperan membantu presiden. Perubahan ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan sistem ketatanegaraan Indonesia setelah kemerdekaan.
KNIP kemudian menjalankan fungsi yang berkaitan dengan perwakilan rakyat dan pembentukan kebijakan negara. Karena itu, tanggal 16 Oktober dikenang sebagai momentum sejarah perkembangan parlemen di Indonesia.
Hari Parlemen Indonesia juga menjadi pengingat mengenai pentingnya lembaga perwakilan rakyat dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi masyarakat sesuai dengan sistem ketatanegaraan yang berlaku.
Baca Juga: Simak Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional pada Bulan Juni 2026
2. Hari Pangan Sedunia (World Food Day)
Hari Pangan Sedunia diperingati setiap 16 Oktober untuk meningkatkan kesadaran global mengenai persoalan kelaparan, kekurangan gizi, dan ketahanan pangan. Tanggal ini dipilih untuk memperingati berdirinya Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Food and Agriculture Organization (FAO) pada 16 Oktober 1945.
Melansir laman FAO, peringatan Hari Pangan Sedunia menjadi kesempatan bagi pemerintah, organisasi internasional, pelaku usaha, petani, dan masyarakat untuk memperhatikan pentingnya akses terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau.
Isu pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan, tetapi juga distribusi, daya beli masyarakat, keberlanjutan pertanian, serta upaya mengurangi pemborosan makanan. Perubahan iklim dan gangguan rantai pasok turut menjadi tantangan dalam menjaga ketersediaan pangan.
Di Indonesia, momentum ini relevan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan, mendukung petani lokal, meningkatkan konsumsi pangan bergizi, serta mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal.
Baca Juga: Daftar Hari Besar Setiap 14 Agustus: Ada Hari Pramuka hingga Kaligrafi Sedunia
3. Hari Tulang Belakang Sedunia (World Spine Day)
Hari Tulang Belakang Sedunia diperingati pada 16 Oktober untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan tulang belakang dan pencegahan gangguan muskuloskeletal.
Peringatan ini diprakarsai dalam gerakan kesehatan tulang belakang internasional yang melibatkan World Federation of Chiropractic (WFC). Tujuannya adalah mendorong masyarakat memahami pentingnya menjaga postur tubuh, melakukan aktivitas fisik, serta mengurangi kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko nyeri punggung dan gangguan tulang belakang.
Beberapa kebiasaan yang dapat mendukung kesehatan tulang belakang antara lain menjaga posisi duduk saat bekerja, menghindari duduk terlalu lama tanpa jeda, berolahraga secara teratur, serta mengangkat barang dengan teknik yang tepat.
Kesadaran terhadap kesehatan tulang belakang penting bagi berbagai kelompok usia, terutama masyarakat yang banyak bekerja di depan komputer atau melakukan aktivitas fisik berulang.
Baca Juga: Daftar Hari Besar 26 Juni: Ada Hari Anti Narkoba hingga Perayaan Lemari Pendingin
4. Hari Kucing Sedunia dan Hari Kucing Liar
Tanggal 16 Oktober juga dikaitkan dengan peringatan yang berfokus pada kesejahteraan kucing, termasuk National Feral Cat Day yang dikenal di Amerika Serikat dan berbagai kampanye perlindungan kucing.
Namun, penyebutan Hari Kucing Sedunia (World Cat Day) perlu dibedakan dari peringatan internasional lain, seperti Hari Kucing Internasional yang umum diperingati setiap 8 Agustus. Sementara itu, National Feral Cat Day merupakan peringatan yang secara khusus berkaitan dengan kepedulian terhadap kucing liar.
Momentum kepedulian terhadap kucing dapat dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat tentang kesejahteraan hewan, sterilisasi yang bertanggung jawab, pemberian makanan dan air yang layak, serta penanganan hewan terlantar secara manusiawi.
Tonton: Perjanjian Indonesia-Uni Eropa Tinggal Tunggu Ratifikasi? Ini Perkembangan IEU-CEPA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News