6 Tips produktif saat WFH selama pandemi virus corona

Sabtu, 12 September 2020 | 15:05 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
6 Tips produktif saat WFH selama pandemi virus corona

KONTAN.CO.ID -  Banyak perusahaan di dunia memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home alias WFH karena pandemi virus corona. Di antaranya, Google dan Apple.

Meski tengah WFH, produktivitas harus tetap terjaga. Ada beberapa cara untuk meningkatkan produktivitas agar hasil kerja maksimal, mulai menyiapkan ruang kerja yang baik hingga cara berkomunikasi dengan teman kantor.

Dikutip dari BBC, berikut 6 tips WFH agar Anda tetap produktif: 

1. Siapkan diri memulai hari untuk WFH

Sebisa mungkin, jangan gunakan piyama atau baju tidur untuk WFH. Namun, mandi pagi dan berpakaian yang sopan serta santai membuat kita merasa siap saat WFH. 

Baca Juga: Surat edaran baru dari Kementerian PAN-RB terkait sistem kerja ASN saat new normal

2. Miliki ruang kerja pribadi 

Jika Anda tidak memiliki ruang kerja di rumah, sebisa mungkin buat ruang khusus untuk pekerjaan. Sebab, tidak memiliki ruang kerj saat bekerja jarak jauh dapat menyebabkan penurunan produktivitas. 

Jadi, alih-alih berbaring di tempat tidur dengan laptop, cobalah membuat suasana yang kondusif. Cara mengatasinya, bisa memindahkan meja tempat bekerja ke sudut yang jauh dari gangguan, dan menyediakan kursi seperti yang dilakukan di meja kantor. 

Keberadaan ruang kerja khusus dapat membuat Anda berkonsentrasi. Ini juga berfungsi sebagai sinyal penting bagi mereka yang tinggal bersama Anda bahwa Anda sedang 'bekerja'. 

“Buat batasan di dalam rumah yang dipahami anggota keluarga Anda,'” kata Kristen Shockley, profesor psikologi di Universitas Georgia, seperti dilansir BBC.

Baca Juga: Kemenpan RB terbitkan aturan baru sistem kerja ASN berdasarkan zonasi risiko wilayah

3. Membuat batasan jam kerja

Penting juga untuk memberikan batasan jam kerja. Dalam sebuah survei, keluhan WFH yang paling banyak adalah ketidakmampuan untuk memberi batasan saat bekerja. 

Selain itu mulai dan akhiri pekerjaan dengan hal-hal yang ringan seperti kopi 20 menit di pagi hari dan kemudian berolahraga tepat setelah bekerja untuk mengawali dan menutup hari.

4. Hindari merasa terisolasi 

Pandemi virus corona, tidak jelas berapa lama orang akan di rumah, yang menimbulkan masalah tambahan. Isolasi yang berkepanjangan juga berpotensi berdampak pada moral dan produktivitas.

Selain itu, kesendirian dapat membuat orang merasa kurang termotivasi dan kurang produktif.  Jadi, ketika Anda berkomunikasi dengan bos dan tim dari rumah, ada baiknya jika sebanyak mungkin komunikasi entah itu tatap muka atau virtual, seperti panggilan video, Skype, Zoom.

Baca Juga: Pakar epidemiologi: Mobilitas penduduk jadi faktor bertambahnya kasus Covid-19

Itulah sebabnya, mengutip BBC, Barbara Larson, Profesor Manajemen di Northeastern University Boston, menyarankan tim mencoba untuk mempertahankan keadaan normal dan persahabatan dengan cara yang tidak konvensional.

Misalnya, pesta pizza virtual atau happy hour remote di mana orang menelepon dan berbagi di Slack atau Skype. 

5. Tetap menghidupkan komunikasi tim 

Virus corona atau bukan, kunci untuk bekerja dari rumah adalah komunikasi yang jelas dengan bos Anda dan tahu persis apa yang diharapkan dari Anda. 

Selama bekerja di kantor, kebanyakan pekerja menghabiskan waktu di dekat bos mereka, artinya komunikasi itu mudah dan tanpa usaha. Tetapi, hal itu berbeda dengan pekerjaan jarak jauh terkadang ada gangguan komunikasi karena belum terbiasa dengan komunikasi secara virtual.

Baca Juga: Kantor Menko Luhut WFH dua pekan karena enam pegawai positif Covid-19

Misalnya, perusahaan Anda mungkin tidak memiliki seperangkat alat siap pakai untuk pekerja jarak jauh, seperti aplikasi obrolan Slack atau aplikasi konferensi video Zoom. Tetapi, bahkan bagi mereka yang terbiasa, bekerja dari rumah bisa terasa tidak terstruktur dan terisolasi. 

Tahun lalu, sebuah studi terhadap 2.500 pekerja jarak jauh oleh agen pengembangan merek online Buffer menemukan, kesepian adalah tantangan kedua yang paling banyak dilaporkan, dialami oleh 19% responden.  

6. Tetap semangat

Solusi untuk pekerjaan dari rumah adalah sebanyak mungkin interaksi tatap muka online melalui panggilan video, memberi kabar kepada atasan secara reguler. Terutama, untuk karyawan yang hidup sendirian dan mungkin merasa lebih terisolasi dan pertemuan rutin tanpa agenda, seperti meraih kopi atau minuman. 

Jika Anda seorang atasan, Anda harus memberikan komunikasi yang jelas dan juga penting untuk menjaga moral. 

"Sangat mudah untuk merasa stres atau tertekan akhir-akhir ini. Tugas Anda adalah menjadi pemandu sorak untuk tim," kata Larson. 

Itu sangat penting jika orang akhirnya bekerja dari rumah selama lebih dari beberapa minggu, yang merupakan kemungkinan yang berbeda. "Tetapkan norma semacam itu. Jaga semangat orang-orang," ujar Larson. 

Selanjutnya: Ingat, tidak semua PNS dapat uang pulsa, ini penjelasannya

 

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani
Terbaru