​Apa Itu Abrasi? Berikut Penjelasan dan Penyebab Abrasi

Jumat, 17 Juni 2022 | 14:47 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
​Apa Itu Abrasi? Berikut Penjelasan dan Penyebab Abrasi

ILUSTRASI. Penyebab abrasi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.


KONTAN.CO.ID - Abrasi air laut menghantam kompleks Tugu I’am Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Dikutip dari Kompas TV (17/6/2022), kejadian itu terjadi pada Rabu (15/6/2022) pukul 14.20 WITA.

Akibatnya, sebanyak 31 unit rumah rusak berat. Sementara 1 unit jembatan, yaitu jembatan penghubung Pantai Boulevard ambruk.

Pusat Pengendalian BNPB juga mencatat 5 cottage dan 1 kafe ikut terdampak. Meski begitu, tak ada korban jiwa dan luka-luka dari kejadian ini.

Namun, sebanyak 69 kepala keluarga atau 266 jiwa harus mengungsi di Posko Tanggap Darurat. Lantas apa itu abrasi? 

Baca Juga: Tanam 2.000 Bibit Mangrove untuk Jaga Kelestarian Daerah Pesisir

Apa itu abrasi? 

Abrasi

Abrasi adalah suatu proses alam berupa pengikisan tanah pada daerah pesisir pantai yang diakibatkan oleh ombak dan arus laut yang sifatnya merusak terkadang juga disebut dengan erosi pantai.

Dirangkum dari laman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sederhananya abrasi adalah pengikisan di daerah pantai akibat gelombang dan arus laut yang sifatnya destruktif atau merusak.

Baca Juga: Telkom Konsisten Dukung Penanggulangan Perubahan Iklim melalui Reboisasi & Konservasi

Karena ada pengikisan tersebut sehingga menyebabkan berkurangnya daerah pantai di mana wilayah yang paling dekat dengan air laut menjadi sasaran pengikisan.

Sehingga, apabila dibiarkan abrasi akan terus mengikis bagian pantai dan air laut bisa membanjiri daerah di sekitar pantai tersebut.

Akan tetapi, meskipun pada umumnya abrasi disebabkan oleh gejala alam, cukup banyak perilaku manusia yang juga ikut menjadi penyebab abrasi pantai. 

Baca Juga: Dukung Penurunan Emisi Karbon, Hankook Tire Kembangkan Inovasi Ban Mobil Listrik

Penyebab abrasi

Abrasi

Selanjutnya, abrasi disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:

1. Faktor alam

Faktor alam yang dapat menyebabkan terjadinya abrasi antara lain seperti pasang surut air laut, angin di atas lautan, gelombang laut serta arus laut yang sifatnya merusak.  

Tentunya faktor alam yang menyebabkan abrasi ini tidak dapat dihindari karena laut memiliki siklusnya tersendiri. Sebab, pada suatu periode tertentu angin akan bertiup sangat kencang sehingga menghasilkan gelombang dan arus laut yang besar pula yang dapat menyebabkan pengikisan pantai.

2. Faktor manusia

Ada beberapa perilaku manusia yang ikut menjadi penyebab terjadinya abrasi pantai. Salah satunya adanya ketidakseimbangan ekosistem laut di mana terjadi eksploitasi besar-besaran yang dilakukan oleh manusia terhadap kekayaan sumber daya laut seperti ikan, terumbu karang dan biota lainnya.

Sehingga, apabila terjadi arus atau gelombang besar maka akan langsung mengarah ke pantai yang dapat menimbulkan abrasi.  

Baca Juga: Dampak Penggunaan Softlens yang Jarang Diketahui

3. Pemanasan global 

Pemanasan global juga menjadi salah satu pemicu abrasi pantai misalnya seperti aktivitas kendaraan bermotor atau dari pabrik-pabrik industri serta pembakaran hutan. 

Asap asap yang menghasilkan zat karbon dioksida tersebut akan menghalangi keluarnya panas matahari yang dipantulkan oleh bumi. Akibatnya, panas tersebut akan terperangkap di lapisan atmosfer yang dapat menyebabkan suhu di bumi meningkat. 

Apabila ada kenaikan suhu di Bumi, maka es di Kutub akan mencair dan permukaan air laut akan mengalami peningkatan yang dapat mempengaruhi wilayah pantai yang rendah. 

4. Penambangan pasir  

Kegiatan penambangan pasir yang dilakukan oleh manusia secara besar-besaran juga menjadi faktor penyebab abrasi pantai. Hal itu berpengaruh secara langsung terhadap kecepatan dan arah air laut saat menghantam daerah pantai. 

Demikian penjelasan mengenai apa itu abrasi dan penyebab abrasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru