Apa Itu Skimming dan Bagaimana Cara Menghindarinya?

Selasa, 29 Maret 2022 | 15:18 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Apa Itu Skimming dan Bagaimana Cara Menghindarinya?

ILUSTRASI. Mengenal skimming dan cara menghindari kejahatan ini. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo.


KONTAN.CO.ID - Skimming adalah salah satu tindak kejahatan yang paling sering terjadi pada nasabah perbankan. Skimmingseringkali disebut sebagai pembobolan rekening bank. 

Dirangkum dari laman resmi BCA, bentuk dari alat skimmer ini berbentuk mulut slot kartu ATM. Saat kartu ATM sudah masuk, skimmer akan membaca dan merekam setiap data yang terdapat pada kartu ATM. 

Pada alat skimmer itu pun terdapat spy camera untuk merekam tangan korban yang sedang memasukkan kode PIN. Jika setiap langkah sudah terekam, pelaku sukses mendapat semua data yang diperlukan. 

Oleh karena itulah, skimming adalah metode yang agak sulit dideteksi. Kerugian skimming adalah kehilangan saldo tiba-tiba direkening dengan riwayat jejak yang minim. 

Dengan mengetahui cara kerja skimming, masyarakat dapat lebih berhati-hati ketika melakukan transaksi menggunakan kartu ATM.

Baca Juga: Kasus Hilang Uang Tabungan Nasabah BCA Rp 135 Juta Selesai, Ini Penyebab & Solusinya

Cara menghindari skimming

Berikut inilah langkah-langkah atau cara untuk menghindari praktik skimming:

1. Memeriksa alat transaksi

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, skimming adalah kejahatan dengan menggunakan alat yang sukar dideteksi oleh mata.

Namun, jika menemukan alat yang mencurigakan di ATM dan area pindad ATM saat melakukan transaksi, kamu dapat langsung menghubungi dan melapor ke Halo BCA 1500-888.

2. Tutupi tangan ketika memasukkan PIN

Meskipun skimming adalah metode yang cukup sulit dideteksi dan dihindari, langkah ini cukup sederhana untuk dilakukan setiap hendak bertransaksi dengan mesin ATM atau EDC. 

Dengan menerapkan langkah ini, mesin skimmer akan kesulitan untuk merekam gerakan tangan saat sedang menekan PIN ATM. Langkah ini juga bisa meminimalisasi kemungkinan orang lain atau spy camera melihat PIN Anda. 

Baca Juga: Ini 3 Cara Ganti PIN ATM BRI, BCA, dan BNI dengan Mudah

3. Ganti PIN secara berkala

Metode skimming juga memerlukan rekaman kode PIN ATM. Karena itulah, sebaiknya nasabah mengganti kode PIN ATM secara berkala. 

Penggantian PIN bisa dalam seminggu sekali, tiga hari sekali, ataupun setiap hari. Hal ini akan mencegah kejahatan skimming meskipun kode PIN ATM sudah pernah terekam oleh pelaku skimming.

4. Menggunakan kartu chip-based

Antisipasi metode skimming tidak hanya menjadi tanggungjawab nasabah. Seperti halnya yang dilakukan oleh BCA, nasabah diharuskan untuk mengganti kartu dengan jenis kartu chip-based yang sudah dilakukan secara efektif bagi seluruh nasabah BCA sejak 31 Desember 2021.

Dengan kartu chip-based, data kartu Debit atau kartu Kredit nasabah lebih aman karena chip yang digunakan sudah mengaplikasikan teknologi enkripsi data. Sekalipun terdeteksi oleh alat skimming, data yang terekam hanya berupa kode-kode dan simbol abstrak yang tidak bisa diartikan.

Itulah mengenai skimming adalah salah satu tindak kejahatan perbankan dan cara menghindari skimming.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru