Apa Saja Hari Besar 17 Oktober? Ada Hari Kebudayaan Nasional hingga Trauma Sedunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:44 WIB
Apa Saja Hari Besar 17 Oktober? Ada Hari Kebudayaan Nasional hingga Trauma Sedunia

ILUSTRASI. Desa Pariwisata Sasak Ende (KONTAN/Baihaki)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar 17 Oktober yang penuh makna. Tanggal 17 Oktober 2026 terdapat sejumlah peringatan yang berkaitan dengan kebudayaan, upaya pengentasan kemiskinan, penanganan trauma, hingga perkembangan teknologi komputer.

Di Indonesia, salah satu peringatan yang tercatat pada tanggal ini adalah Hari Kebudayaan Nasional. Sementara itu, pada tingkat internasional, 17 Oktober diperingati sebagai Hari Internasional untuk Penghapusan Kemiskinan atau International Day for the Eradication of Poverty.

Selain kedua peringatan tersebut, terdapat Hari Trauma Sedunia dan Hari Spreadsheet yang dikenal dalam berbagai kalender peringatan.

Baca Juga: Simak Daftar Hari Besar 16 Oktober: Ada 4 Peringatan Nasional dan Global

Hari Bear 17 Oktober

Berikut daftar hari besar 17 Oktober 2026 beserta sejarah singkat dan maknanya.

1. Hari Kebudayaan Nasional

Pada 2026, peringatan ini jatuh pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Hari Kebudayaan Nasional ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025. Penetapan tanggal tersebut merujuk pada penandatanganan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara oleh Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Sukiman Wirjosandjojo pada 17 Oktober 1951.

Melansir laman Kemenbud, Peraturan tersebut berkaitan dengan penetapan Garuda Pancasila sebagai lambang negara dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Semboyan ini menggambarkan keberagaman masyarakat Indonesia yang tetap bersatu sebagai bangsa.

Peringatan Hari Kebudayaan Nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya. Bentuk pelestarian tersebut dapat dilakukan melalui pengenalan bahasa daerah, kesenian tradisional, pakaian adat, kuliner, hingga tradisi lokal kepada generasi muda.

Hari Kebudayaan Nasional bukan merupakan hari libur nasional.

Baca Juga: Daftar Hari Besar Setiap 15 Oktober: Ada Hari Cuci Tangan dan Pelajar Sedunia

2. Hari Internasional untuk Penghapusan Kemiskinan

Kemudian, ada Hari Internasional untuk Penghapusan Kemiskinan atau International Day for the Eradication of Poverty diperingati setiap 17 Oktober. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan peringatan ini untuk meningkatkan kesadaran global mengenai pentingnya mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuknya.

Sejarah peringatan ini berawal pada 17 Oktober 1987, ketika lebih dari 100.000 orang berkumpul di Trocadéro, Paris, Prancis, untuk menghormati para korban kemiskinan ekstrem, kekerasan, dan kelaparan. PBB kemudian menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Internasional untuk Penghapusan Kemiskinan melalui Resolusi Majelis Umum Nomor 47/196 pada 1992. 

Melansir laman PBB, tema yang diusung untuk periode 2026–2028 adalah United for Peace and Human Rights, dengan fokus tahun 2026 bertajuk Safe Homes for All. Fokus ini menyoroti pentingnya akses terhadap hunian yang aman dan layak sebagai bagian dari pemenuhan hak asasi manusia serta upaya pengentasan kemiskinan. 

Peringatan ini mengingatkan bahwa kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan, tetapi juga keterbatasan akses terhadap tempat tinggal, pendidikan, layanan kesehatan, pekerjaan layak, dan perlindungan sosial.

Baca Juga: Apa Peringatan Hari Besar 14 Oktober? Ada Hari Standar Dunia hingga Musik Universal

3. Hari Trauma Sedunia

Hari Trauma Sedunia atau World Trauma Day diperingati setiap 17 Oktober untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan cedera dan pentingnya penanganan trauma secara cepat dan tepat.

Trauma dapat terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, terjatuh, luka bakar, kekerasan, bencana, maupun berbagai kejadian lain yang menyebabkan cedera fisik. Pengalaman traumatis juga dapat menimbulkan dampak psikologis yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Peringatan ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, keterampilan pertolongan pertama, ketersediaan ambulans, serta akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Penanganan yang cepat dan berkualitas dapat membantu mengurangi risiko kematian maupun kecacatan akibat cedera. 

Masyarakat dapat berpartisipasi dengan mempelajari pertolongan pertama, mematuhi aturan keselamatan berkendara, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mengetahui cara menghubungi layanan darurat di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Apa Saja Hari Besar 13 Oktober? Ini 5 Peringatan Penting Internasional

4. Hari Spreadsheet

Hari Spreadsheet atau Spreadsheet Day diperingati setiap 17 Oktober untuk mengenang perkembangan perangkat lunak spreadsheet yang membantu pengolahan data, perhitungan, dan analisis informasi.

Tanggal tersebut dipilih karena pada 17 Oktober 1979, VisiCalc, salah satu perangkat lunak spreadsheet pertama untuk komputer pribadi, mulai dikirimkan kepada pelanggan untuk digunakan pada komputer Apple II. Perangkat lunak ini dikembangkan oleh Dan Bricklin dan Bob Frankston. Hari Spreadsheet pertama kali dirayakan pada 2010 atas inisiatif Debra Dalgleish. 

Saat ini, spreadsheet digunakan secara luas dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, bisnis, keuangan, administrasi, hingga penelitian. Aplikasi seperti Microsoft Excel dan Google Sheets memungkinkan pengguna mengelola data dalam bentuk tabel, menggunakan rumus otomatis, membuat grafik, dan menyusun laporan.

Peringatan Hari Spreadsheet dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan keterampilan pengolahan data dan memahami peran teknologi dalam menunjang produktivitas sehari-hari.

Tonton: OTT BNPB! Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka, KPK Sita Rp1,4 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru