KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar 8 September yang penuh makna. Tanggal 8 September 2026 diperingati dengan sejumlah hari penting, baik di Indonesia maupun secara internasional.
Beberapa di antaranya adalah Hari Literasi Internasional, Hari Pamong Praja, dan Hari Terapi Fisik Sedunia atau World PT Day.
Ketiga peringatan tersebut memiliki fokus berbeda, mulai dari meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, mengenang peran aparatur pamong praja dalam pemerintahan daerah, hingga meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya fisioterapi bagi kesehatan.
Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 29 Agustus? Ada Perayaan HUT DPR RI
Hari Besar 8 September
Berikut ini latar belakang setiap hari besar tanggal 8 September 2026 yang penuh makna.
1. Hari Literasi Internasional
Melansir laman National Today, Hari Literasi Internasional atau International Literacy Day diperingati setiap 8 September. UNESCO mencatat bahwa peringatan ini telah diselenggarakan setiap tahun sejak 1967 untuk mengingatkan masyarakat dunia mengenai pentingnya literasi dalam membangun masyarakat yang lebih berpengetahuan, adil, damai, dan berkelanjutan.
Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis. Dalam perkembangannya, literasi juga mencakup kemampuan seseorang dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan mengolah informasi dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan ini menjadi momentum untuk mendorong akses pendidikan dan kemampuan literasi bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia. Sekolah, perpustakaan, komunitas, hingga lembaga pendidikan dapat menjadikan 8 September sebagai kesempatan untuk mengadakan kegiatan membaca, menulis, diskusi, maupun edukasi literasi.
Baca Juga: Apa Hari Besar 7 Agustus? Ada Peringatan Lahirnya PPKI hingga Hari Hutan Indonesia
2. Hari Pamong Praja
Di Indonesia, 8 September juga dikenal sebagai Hari Pamong Praja atau Hari Satpol PP. Peringatan ini berkaitan dengan sejarah dan peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam membantu pemerintah daerah menjaga ketertiban umum, ketenteraman, serta perlindungan masyarakat.
Sejarah Satpol PP mengalami beberapa perkembangan setelah Indonesia merdeka. Pada 30 Oktober 1948 dibentuk Detasemen Polisi Pamong Praja Keamanan Kapanewon di Yogyakarta.
Nama tersebut kemudian berubah menjadi Detasemen Polisi Pamong Praja pada 10 November 1948. Selanjutnya, pada 3 Maret 1950, dibentuk Kesatuan Polisi Pamong Praja di Jawa dan Madura.
Dalam PP Nomor 16 Tahun 2018, Satpol PP merupakan perangkat daerah yang memiliki tugas antara lain menegakkan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Perlu dibedakan antara Hari Pamong Praja pada 8 September dan hari jadi Satpol PP yang diperingati 3 Maret.
Keduanya berkaitan dengan sejarah Pamong Praja, tetapi memiliki konteks peringatan yang berbeda. Sumber resmi Satpol PP Kemendagri mencatat 3 Maret 1950 sebagai tanggal yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Satuan Polisi Pamong Praja.
Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 21 Juli? Ini 3 Hari Besar Nasional dan Internasional
3. Hari Terapi Fisik Sedunia
Terakhir, Hari Terapi Fisik Sedunia atau World PT Day juga diperingati setiap 8 September. World Physiotherapy menjelaskan bahwa tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan berdirinya organisasi World Physiotherapy pada tahun 1951. Hari tersebut kemudian ditetapkan sebagai World PT Day pada 1996.
Peringatan ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan kontribusi fisioterapis dalam membantu masyarakat tetap sehat, bergerak, dan mandiri.
Fisioterapi memiliki peran dalam pencegahan, penanganan, serta pemulihan berbagai kondisi yang memengaruhi kemampuan seseorang untuk bergerak dan beraktivitas.
Untuk tahun 2026, tema World PT Day adalah penyakit kardiovaskular dan stroke. Kampanye tahun ini menyoroti peran fisioterapi dan aktivitas fisik dalam pencegahan, penanganan, serta rehabilitasi penyakit kardiovaskular dan stroke.
World Physiotherapy juga menyediakan berbagai materi kampanye 2026, termasuk poster, lembar informasi, materi media sosial, dan panduan kegiatan.
Tonton: Prabowo Tinggal Teken Aturan AI, Indonesia Siap Hadapi Era AI?.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News