KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar 16 September yang penuh makna. Tanggal 16 September diperingati dengan sejumlah hari penting di berbagai negara dan tingkat internasional.
Salah satu yang paling dikenal adalah Hari Ozon Sedunia atau International Day for the Preservation of the Ozone Layer, yang berkaitan dengan penandatanganan Protokol Montreal untuk melindungi lapisan ozon.
Selain itu, 16 September juga menjadi Hari Malaysia, yang memperingati pembentukan Malaysia pada 1963. Tanggal yang sama juga berkaitan dengan peringatan kemerdekaan di Meksiko dan Papua Nugini.
Baca Juga: Wawasan Baru! Ini 4 Hari Penting Global yang Dirayakan 15 Juni
Hari Besar 16 September
Berikut latar belakang hari besar yang diperingati pada 16 September 2026.
1. Hari Ozon Sedunia
Pertama, ada Hari Ozon Sedunia diperingati setiap 16 September untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya lapisan ozon dan upaya melindunginya dari zat-zat yang dapat merusak.
Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati pengadopsian Protokol Montreal tentang Zat-Zat yang Menipiskan Lapisan Ozon pada 16 September 1987. Protokol tersebut menjadi salah satu kesepakatan internasional penting dalam upaya mengurangi dan menghapus penggunaan berbagai zat perusak ozon.
Melansir laman PBB, lapisan ozon berperan penting dalam melindungi kehidupan di Bumi dengan menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet berbahaya dari Matahari. Kerusakan lapisan ozon dapat meningkatkan paparan radiasi ultraviolet yang berdampak terhadap kesehatan manusia, ekosistem, dan lingkungan.
Peringatan Hari Ozon Sedunia sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya kerja sama antarnegara dalam menghadapi persoalan lingkungan. Protokol Montreal kerap disebut sebagai salah satu contoh keberhasilan kerja sama internasional dalam perlindungan lingkungan.
Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 30 Mei? Ini 5 Peringatan Penting Seluruh Dunia
2. Hari Malaysia
Kemudian, Hari Malaysia atau Malaysia Day diperingati setiap 16 September. Hari tersebut menjadi hari libur nasional di Malaysia untuk memperingati pembentukan Malaysia pada 16 September 1963.
Pembentukan Malaysia menandai bergabungnya Malaya, Sabah, Sarawak, dan Singapura dalam pembentukan federasi baru. Singapura kemudian keluar dari federasi tersebut pada 1965.
Hari Malaysia berbeda dengan Hari Kemerdekaan Malaysia atau Hari Kebangsaan, yang diperingati setiap 31 Agustus untuk mengenang kemerdekaan Persekutuan Tanah Melayu pada 1957.
Karena itu, 16 September memiliki makna khusus dalam sejarah pembentukan negara Malaysia modern.
Baca Juga: Apa Saja Hari Penting 15 Agustus? Ada 5 Peristiwa Kenegaraan hingga Spiritual
3. Hari Kemerdekaan Meksiko
Tanggal 16 September juga berkaitan dengan Hari Kemerdekaan Meksiko atau Día de la Independencia. Peringatan ini mengenang dimulainya perjuangan kemerdekaan Meksiko dari kekuasaan Spanyol.
Peristiwa tersebut dikaitkan dengan seruan Grito de Dolores oleh Miguel Hidalgo pada 16 September 1810. Seruan tersebut kemudian menjadi titik awal perjuangan panjang menuju kemerdekaan Meksiko.
Perayaan kemerdekaan di Meksiko biasanya ditandai dengan berbagai kegiatan nasional, termasuk upacara, pertunjukan budaya, dan perayaan masyarakat.
Baca Juga: Apa Hari Besar 14 Juni? Ini 3 Peristiwa Global dan Sejarah yang Wajib Diketahui
4. Hari Kemerdekaan Papua Nugini
Papua Nugini juga memperingati kemerdekaannya pada September. Namun, perlu diluruskan bahwa Hari Kemerdekaan Papua Nugini jatuh pada 16 September 1975, ketika negara tersebut memperoleh kemerdekaan dari Australia.
Dengan demikian, 16 September menjadi salah satu tanggal penting bagi Papua Nugini karena menandai berakhirnya pemerintahan Australia dan berdirinya Papua Nugini sebagai negara merdeka.
Peringatan kemerdekaan biasanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah negara sekaligus memperkuat identitas nasional dan persatuan masyarakat.
Dengan demikian, 16 September bukan hanya diperingati sebagai tanggal penting dalam kalender internasional, tetapi juga memiliki makna sejarah bagi sejumlah negara di dunia.
Tonton: Pendapatan HRTA Meledak 65%, Pegadaian dan BSI Jadi Penopang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News