KONTAN.CO.ID - Inilah ciri-ciri penyakit campak yang dapat menular. Simak cara pencegahannya saat berkumpul di libur Lebaran 2026 ini.
Penyakit menular campak menjadi berbahaya saat momen berkumpul bersama di libur Lebaran tahun 2026 ini.
Apalagi saat berkumpul keluarga atau berwisata dan bertemu banyak orang sambil membawa anak-anak.
Kenali ciri-ciri penyakit campak. Jangan sampai tertular, berikut cara pencegahan penyakit campak.
Baca Juga: Jadwal Buka Ragunan di Libur Lebaran 2026, Berikut Cara Membeli Tiketnya
Penyakit Menular Campak
Di akhir pekan ini masih banyak orang yang akan berkumpul keluarga atau mendatangi keramaian saat wisata libur Lebaran 2026.
Awas tertular penyakit campak, bagi anak-anak yang belum mendapatkan imuniasasi yang lengkap atau saat daya tahan tubuh lemah.
Pasalnya menurut Kemenkes, ada 45 kasus Kejadian Luar Biasa penyakit campak di awal tauhn 2026 (minggu 1-8) di 29 kabupaten/kota.
Hingga pertengahan Maret 2026, Kemenkes mencatat ada 13.046 suspek penyakit campak dengan 10.301 kasus terkonfirmasi dan 8 kematian.
Selain itu ada 54 Kejadian Luar Biasa di 37 kabupaten/kota dan 13 Provinsi terkait penyebaran penyakit campak.
Menurut Kemeterian Kesehatan (ayosehat.kemkes.go.id), campak atau rubeola adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus.
Berikut gelaja penyakit campak menurut situs resmi Kementerian Kesehatan RI:
- Pilek
- Mata merah
- Ruam khas di seluruh tubuh mulai dari wajah dan telinga
- Bintik-bintik putih kecil di dalam mulut
- Demam hingga 40 0C
- Batuk kering
Tonton: WFH 1 Hari Seminggu 2026: Antisipasi Krisis Energi & Dampaknya ke Ekonomi Indonesia
Penyakit campak sangat menular karena virusnya dapat menyebar dengan mudah melalui berbagai cara:
- Percikan ludah dari penderita saat batuk dan bersin lalu virusnya menyebar di udara
- Kontak langsung dengan cairan tubuh penderita campak
- Memegang benda yang terkontaminasi virus campak
Pastikan segera periksa ke dokter apabila Anda atau orang terdekat memiliki gejala-gejala campak tersebut.
Jangan khawatir karena penyakit campak dapat dicegah dengan melakukan imunisasi terutama pada anak-anak.
Berikut cara pencegahan penularan penyakit campak:
- Imunisasi kejar campak-rubella (MR) untuk anak usia 9-59 bulan
- Jaga daya tahan tubuh
- Minum yang banyak agar tubuh terhidrasi
- Hidup bersih dan sehat
- Hindari kontak langsung dengan penderita campak
Baca Juga: Jadwal Bus Wisata Transjakarta, Gratis Keliling Tempat-Tempat Ikonik di Jakarta
Menurut Kemenkes RI, titer antibodi vaksin MR untuk pencegahan campak meningkat drastis dari 10,41% menjadi 80,21%.
Kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan imuniasi campak seperti Puskesmas atau Posyandu.
Jangan lupa untuk mengurangi kontak langsung agar penderita penyakit campak tidak semakin memperbanyak penularan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News