KONTAN.CO.ID - Perayaan Paskah bagi umat Kristiani tidak hanya identik dengan ibadah dan kebaktian, tetapi juga berbagai simbol yang sarat makna, salah satunya adalah telur Paskah.
Tradisi ini sudah dikenal luas di berbagai negara dan sering dikaitkan dengan kegiatan menghias hingga berburu telur.
Namun, di balik itu semua, telur memiliki filosofi mendalam yang berkaitan dengan makna kebangkitan Yesus Kristus.
Baca Juga: Kenapa PB XIII Dimakamkan di Makam Raja-raja Imogiri? Intip Sejarah dan Maknanya
Makna Simbolis Telur dalam Paskah
Melansir laman Kemenag Sulawesi Tengah, Telur melambangkan kehidupan baru. Dalam konteks Paskah, simbol ini sangat relevan dengan peristiwa kebangkitan Yesus Kristus dari kematian.
Cangkang telur yang tampak “mati” di luar, tetapi menyimpan kehidupan di dalamnya, diibaratkan seperti kubur yang akhirnya terbuka dan menghadirkan kehidupan baru.
Karena itu, telur menjadi lambang harapan, kelahiran kembali, dan kemenangan atas kematian.
Baca Juga: Intip Sejarah, Tema, hingga Makna dari Logo Hari TNI 2025
Asal-usul Tradisi Telur Paskah
Melansir laman Britannica, Tradisi telur sebenarnya sudah ada jauh sebelum Paskah dirayakan dalam Kekristenan. Dalam berbagai kebudayaan kuno di Eropa dan Asia, telur sudah lama menjadi simbol kesuburan dan kehidupan baru, terutama saat menyambut musim semi.
Ketika agama Kristen berkembang di wilayah tersebut, simbol ini kemudian diadopsi dan diberi makna baru yang selaras dengan ajaran tentang kebangkitan Kristus.
Pada Abad Pertengahan, umat Kristen di Eropa memiliki kebiasaan berpuasa selama masa Pra-Paskah. Saat itu, telur termasuk makanan yang tidak dikonsumsi. Ketika masa puasa berakhir pada hari Paskah, telur menjadi salah satu makanan pertama yang disantap sebagai tanda sukacita dan perayaan.
Baca Juga: Hari TNI 2025: Intip Sejarah, Tema, hingga Makna dari Logonya
Tradisi Menghias dan Berburu Telur
Seiring waktu, tradisi telur Paskah berkembang menjadi lebih meriah, terutama di negara-negara Barat. Telur dihias dengan warna-warni cerah sebagai simbol kegembiraan dan kehidupan baru.
Bahkan muncul tradisi “Easter egg hunt” atau berburu telur, yang biasanya dilakukan anak-anak sebagai bagian dari perayaan.
Di beberapa negara, telur juga digantikan dengan cokelat berbentuk telur, yang semakin menambah daya tarik perayaan ini. Meski bentuknya berubah, makna dasarnya tetap sama, yaitu simbol kehidupan baru dan harapan.
Telur menjadi simbol penting dalam Paskah karena melambangkan kehidupan baru yang sejalan dengan makna kebangkitan Yesus Kristus. Tradisi ini merupakan perpaduan antara budaya kuno dan ajaran Kristen yang kemudian berkembang menjadi bagian dari perayaan modern.
Lebih dari sekadar hiasan atau permainan, telur Paskah mengingatkan umat akan pesan utama Paskah: harapan, kebangkitan, dan kehidupan yang baru.
Tonton: Menhaj: Kloter Pertama Jemaah Haji Akan Diberangkatkan pada April 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News