KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar setiap 5 Mei yang sebagian besar peringatan internasional. Tanggal 5 Mei menjadi salah satu hari yang dipenuhi berbagai peringatan penting di tingkat internasional maupun nasional di sejumlah negara.
Beragam momen ini mencerminkan kepedulian dunia terhadap isu kesehatan, penghargaan terhadap profesi penting, hingga perayaan budaya dan tradisi yang memiliki nilai historis tinggi.
Mulai dari kampanye kebersihan tangan, apresiasi terhadap peran bidan, hingga perayaan kemenangan bersejarah dan penghormatan bagi anak-anak, setiap peringatan pada tanggal ini memiliki makna yang mendalam.
Baca Juga: Kalender Hari Besar Mei 2026: Satu Bulan, Puluhan Peringatan Nasional & Global
Daftar Hari Besar 5 Mei
Berikut penjelasan lengkap mengenai hari-hari besar yang diperingati setiap 5 Mei.
1. Hari Kebersihan Tangan Sedunia (World Hand Hygiene Day)
Melansir laman WHO, peringatan World Hand Hygiene Day merupakan kampanye global yang diprakarsai oleh World Health Organization untuk menekankan pentingnya kebersihan tangan dalam mencegah penyebaran penyakit. Peringatan ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga tenaga kesehatan di seluruh dunia, terutama di fasilitas layanan medis seperti rumah sakit dan klinik.
Mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol terbukti mampu mengurangi risiko penularan berbagai infeksi, termasuk penyakit pernapasan dan infeksi saluran pencernaan.
Dalam praktiknya, WHO juga memperkenalkan konsep “5 Momen Kebersihan Tangan” bagi tenaga medis sebagai standar keselamatan pasien. Kampanye ini semakin relevan sejak pandemi global, di mana kesadaran akan kebersihan tangan menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat sehari-hari.
Baca Juga: Cek Hari Besar 7 November: Ada Hari Wayang Nasional hingga Fisika Medis Dunia
2. Hari Bidan Internasional (International Day of the Midwife)
International Day of the Midwife menjadi momen penting untuk memberikan penghargaan terhadap dedikasi bidan dalam sistem pelayanan kesehatan. Bidan memiliki peran krusial dalam mendampingi ibu selama masa kehamilan, proses persalinan, hingga perawatan pascamelahirkan.
Selain itu, bidan juga berperan dalam memberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi, keluarga berencana, serta gizi ibu dan anak. Di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia, bidan sering menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di daerah terpencil.
Peran mereka terbukti signifikan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, peringatan ini juga menjadi ajakan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan dukungan bagi profesi bidan.
Baca Juga: Ada Apa di 12 April? Ternyata 4 Hari Besar Ini Jarang Diketahui Maknanya
3. Cinco de Mayo (Meksiko)
Cinco de Mayo adalah hari bersejarah bagi Meksiko yang memperingati kemenangan tentara Meksiko atas pasukan Prancis dalam Pertempuran Puebla pada 5 Mei 1862. Kemenangan ini menjadi simbol perlawanan dan semangat nasionalisme, meskipun pada saat itu Meksiko berada dalam kondisi militer yang lebih lemah.
Menariknya, Cinco de Mayo sering disalahartikan sebagai hari kemerdekaan Meksiko, padahal hari kemerdekaan negara tersebut diperingati pada 16 September.
Saat ini, Cinco de Mayo tidak hanya dirayakan di Meksiko, tetapi juga di Amerika Serikat, khususnya oleh komunitas Meksiko-Amerika. Perayaan ini identik dengan festival budaya, musik tradisional, tarian, serta kuliner khas yang mencerminkan kekayaan budaya Meksiko.
Baca Juga: Apa Hari Besar 15 April? Ada Hari Seni Sedunia dan 4 Peringatan Lain
4. Hari Anak-Anak di Jepang (Children's Day / Kodomo no Hi)
Children's Day atau Kodomo no Hi merupakan hari libur nasional di Jepang yang didedikasikan untuk merayakan kebahagiaan, kesehatan, dan masa depan anak-anak. Peringatan ini memiliki akar tradisi yang kuat dan menjadi bagian dari rangkaian Golden Week di Jepang.
Salah satu simbol paling terkenal dari perayaan ini adalah koinobori, yaitu bendera berbentuk ikan koi yang dipasang di depan rumah. Ikan koi melambangkan kekuatan, ketekunan, dan keberanian dalam menghadapi arus kehidupan.
Selain itu, keluarga di Jepang juga biasanya menampilkan boneka samurai atau helm perang sebagai simbol harapan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan tangguh.
Hari ini bukan hanya perayaan, tetapi juga bentuk refleksi akan pentingnya perlindungan, pendidikan, dan kesejahteraan anak sebagai generasi penerus bangsa.
Tonton: Prabowo Bentuk Satgas PHK, Janji Lindungi Buruh dan Bangun 1 Juta Rumah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News