KONTAN.CO.ID - Intip daftar hari besar 28 April baik nasional dan dunia. Tanggal 28 April menjadi salah satu hari yang sarat makna karena dipenuhi berbagai peringatan penting, baik di tingkat internasional maupun nasional.
Pada hari ini, dunia diajak meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan kerja. Indonesia mengenang tokoh besar dalam dunia sastra, serta masyarakat Bali merefleksikan perjuangan heroik melawan penjajahan.
Beragam momentum tersebut menjadikan 28 April tidak sekadar tanggal biasa, melainkan waktu yang tepat untuk merenungkan nilai keselamatan, budaya, dan sejarah perjuangan bangsa.
Baca Juga: Ada Apa di 12 April? Ternyata 4 Hari Besar Ini Jarang Diketahui Maknanya
Daftar Hari Besar 28 April
Berikut ini informasi mengenai latar belakang setiap hari besar 28 April.
1. Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sedunia
Melansir laman Kemnaker, Hari ini merupakan peringatan global yang diinisiasi oleh International Labour Organization untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.
Peringatan ini menekankan bahwa setiap pekerja berhak atas lingkungan kerja yang aman dan terlindungi dari risiko kecelakaan maupun penyakit akibat kerja.
Selain itu, momentum ini juga mendorong perusahaan dan pemerintah untuk terus memperkuat penerapan standar K3 demi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja.
Baca Juga: Peristiwa Hari Besar 22 Januari: Ada Peringatan Hari Pejalanan Kaki Nasional
2. Hari Puisi Nasional
Di Indonesia, 28 April juga diperingati sebagai Hari Puisi Nasional yang bertepatan dengan wafatnya Chairil Anwar. Ia dikenal sebagai pelopor puisi modern Indonesia dengan karya-karya yang kuat, ekspresif, dan penuh makna.
Peringatan ini menjadi momen untuk menghargai dunia sastra, meningkatkan minat membaca dan menulis puisi, serta mengenang kontribusi besar para sastrawan dalam membentuk identitas budaya bangsa.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 5 Peristiwa Global Ini Terjadi Serentak Tiap 13 April
3. Hari Puputan Klungkung
Peringatan ini mengenang peristiwa heroik Puputan Klungkung, yaitu perlawanan terakhir rakyat dan Kerajaan Klungkung di Bali terhadap penjajah Belanda pada tahun 1908. Dalam peristiwa tersebut, para pejuang memilih bertempur hingga akhir sebagai simbol kehormatan dan keberanian.
Hari Puputan Klungkung menjadi pengingat akan semangat juang, pengorbanan, serta nilai-nilai patriotisme dalam sejarah Indonesia.
Tonton: Dampak Harga Minyak ke Ekonomi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News