Perlu Anda waspadai, 5 penyebab keringat dingin ini

Rabu, 02 Desember 2020 | 18:15 WIB   Penulis: Belladina Biananda
Perlu Anda waspadai, 5 penyebab keringat dingin ini

KONTAN.CO.ID - Keringat dikeluarkan manusia saat cuaca panas dan melakukan banyak kegiatan untuk menormalkan suhu tubuh. Namun, penyebab keringat dingin keluar bukan karena kedua hal tersebut.

Beberapa penyebab keringat dingin berikut perlu Anda waspadai supaya kondisi kesehatan Anda tetap terjaga:

Kecemasan

Penyebab keringat dingin bisa karena kecemasan berlebih yang sedang Anda rasakan. Kondisi tersebut membuat suplai oksigen ke bagian-bagian tubuh Anda menjadi terganggu.

Jika konidisi itu berlangsung dalam jangka waktu lama, kegiatan Anda sehari-hari pun ikut terkena dampaknya. Bila Anda mengalami kecemasan berlebih yang berlangsung dalam jangka waktu lama, segera periksakan diri ke dokter.

Nantinya, dokter akan menjalankan beberapa tes untuk melihat kondisi kesehatan Anda. Dengan begitu, keringat dingin pun bisa Anda atasi.

Baca Juga: Selain sesak nafas, ini 3 ciri-ciri penyakit jantung pada wanita

Hipoglikemia

Penyebab keringat dingin selanjutnya, melansir Sweatblock.com, adalah hipoglikemia. Hipoglikemia kondisi di mana jumlah gula darah dalam tubuh sangat rendah dan di bawah batas normal.

Saat jumlah gula darah turun secara tiba-tiba, otak menganggap oksigen pun berkurang. Hal itu memicu keluarnya keringat dingin.

Anda bisa mengatasi hal tersebut dengan mengonsumsi makanan atau minuman dengan gula alami agar jumlah gula darah meningkat.

Serangan jantung

Selain kecemasan dan hipoglikemia, serangan jantung juga dapat menyebabkan keluarnya keringat dingin. Selain menyebabkan keluarnya keringat dingin yang terlalu banyak, serangan jantung juga bisa ditandai dengan nyeri dada dan sesak napas.

Jika Anda mengalaminya, segera hubungi petugas kesehatan.

Baca Juga: Catat, inilah penyebab biduran yang perlu Anda perhatikan

 

Perubahan hormon

Menurut Sweatblock.com, perubahan hormon bisa jadi penyebab keringat dingin. Apalagi, bagi Anda yang memasuki masa perimenopause atau menopause.

Selain keringat dingin, kondisi tersebut juga dapat menyebabkan hot flashes atau tubuh yang terasa panas secara tiba-tiba.

Infeksi

Keringat dingin bia jadi tanda tubuh sedang berusaha melawan infeksi penyakit, apalagi penyakit-penyakit parah seperti TBC atau HIV. Infeksi menyerang sistem imun tubuh dan salah satu responsnya adalah dengan mengeluarkan keringat dingin.

Selain mengeluarkan keringat dingin, infeksi penyakit biasanya juga ditandai dengan gejala yang lain. Misalnya, demam, hot flashes, serta keringat berlebih yang keluar di malam hari.

Selanjutnya: Perlu Anda waspadai, 5 penyebab batuk beradarah ini

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Belladina Biananda
Terbaru