KONTAN.CO.ID - El Nino godzilla diprediksi akan terjadi di musim kemarau di Indonesia pada tahun 2026. Apa itu godzilla? berikut prediksi waktunya.
Di awal bulan April tahun 2026 ini, tampaknya sedang terjadi pergantian musim di berbagai wilayah di Indonesia.
Hal ini terlihat dari berkurangnya curah hujan dan tidak seperti saat akhir tahun 2025 atau di bulan awal tahun 2026.
Ramai dikabarkan bahwa Indonesia akan mengalami El Nino godzilla saat musim kemarau tahun 2026 nanti.
Simak pengertian tentang El Nino godzilla yang akan terjadi di Indonesia beserta prediksi waktu peristiwanya.
El Nino Godzilla di Indonesia
Dikutip dari National Ocean Service, El Nino dalam bahasa Spanyol artinya anak laki-laki yang dicetuskan nelayan Amerika Selatan.
Istilah tersebut muncul saat terjadi periode waktu air hangat yang tidak biasa di Samudra Pasifik pada tahun 1600-an.
Istilah tersebut kemudian sering digunakan para ilmuwan saat terjadi air yang panas karena cuaca meningkat di Samudra Pasifik.
Melansir Badan Penanggulangan Bencana Daerah, El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur.
Baca Juga: Ketahui Fakta Menarik Tentang Bioskop Alfamart 2026, Cek Harga Tiketnya
El Nino di situasi normal terjadi saat awan terkonsentrasi di Samudra Pasifik sehingga negara seperti Indonesia mengalami pengurangan awan dan curah hujan.
Lalu bagaimana dengan El Nino godzilla? kata godzilla digunakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk musim panas tahun 2026 ini.
BRIN menggunakan kata godzilla untuk menunjukkan variasi El Nino yang kuat sehingga musim kemarau yang lebih panjang dan kering.
Menurut BRIN seperti dikutip dari @brin_indonesia di Instagram, El Nino diprediksi terjadi sejak bulan April tahun 2026.
El Nino godzilla tahun 2026 akan diperkuat dengan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) dengan intensitas moderat.
Tonton: Resmi! BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026
Dampak El Nino Godzilla
Menurut BRIN, dampak El Nino godzilla di tahun 2026 adalah awan dan hujan yang sedikit sehingga hujan berkurang drastis.
Meski begitu, dampak El Nino dan IOD positif tersebut tidak sama di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di tahun 2023.
Berikut dampak El Nino godzilla dan IOD positif yang akan terjadi di musim kemarau Indonesia tahun 2026 menurut BRIN:
- Kekeringan di Indonesia bagian selatan yang membahayakan lumbung padi nasional khususnya di pantai utara Jawa.
- Banjir di Indonesia wilayah timur laut karena curah hujan tinggi selama kemarau
- Bahaya kebakaran hutan dan lahan di Sumatra dan Kalimantan meski tetap ada potensi hujan yang tinggi
Namun, cuaca musim kemarau tetap dapat dioptimalkan untuk produksi garam demi dapat mencapai swasembada garam tahun 2026-2027.
Baca Juga: Cara Koreksi Data KJP Plus, Ini Cara Aktivasi ATM untuk Transportasi Gratis
Periode El Nino Godzilla
Musim kemarau di Indonesia yang biasanya terjadi bulan Maret hingga September akan menghadirkan cuaca panas.
Namun BMKG memprediksi bahwa musim kemarau akan datang lebih awal yaitu mulai bulan April tahun 2026 ini.
BRIN mengungkapkan bahwa musim kemarau akan berlangsung sejak bulan April hingga Oktober tahun 2026 ini.
BRIN memprediksi akan terjadi kemarau yang kering di sebagian besar pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur pada April-Juli tahun 2026.
Sementara itu di wilayah Maluku dan Sulawesi, Halmahera, Maluku, dan sebagian besar wilayah lain masih mengalami curah hujan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
- El Nino
- Musim Panas
- musim kemarau
- unlisted
- Jangan Lewatkan
- BMKG
- el nino adalah
- el nino artinya
- el nino menyebabkan
- el nino di Indonesia
- dampak el nino di indonesia
- dampak el nino
- BRIN
- Badan Riset Dan Inovasi Nasional (Brin)
- El Nino 2026
- Godzilla El Nino
- BMKG El Nino
- Pertanian Terdampak El Nino
- Mitigasi El Nino