Apa Peringatan Global Setiap 11 Juli? Ada Hari Populasi hingga Dunia Kesehatan

Jumat, 10 Juli 2026 | 05:17 WIB
Apa Peringatan Global Setiap 11 Juli? Ada Hari Populasi hingga Dunia Kesehatan

ILUSTRASI. CFD Jakarta (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Sumber: National Day Calendar  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Cek latar belakang setiap hari besar 11 Juli 2026. Tanggal 11 Juli 2026 yang jatuh pada Sabtu diperingati sebagai sejumlah hari besar dan kampanye internasional.

Beberapa di antaranya bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu kependudukan, kesehatan, hingga pemanfaatan sumber daya alam.

Salah satu peringatan yang paling dikenal adalah Hari Populasi Sedunia (World Population Day) yang diperingati setiap tahun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selain itu, tanggal 11 Juli juga diperingati sebagai Hari Kesadaran Benzodiazepin Sedunia, Hari Minyak Atsiri Internasional, dan Hari Bowdler.

Baca Juga: 5 Tips Tinggi Cepat di Masa Pertumbuhan, Orang Tua Wajib Tahu Sekarang

Daftar Hari Besar 11 Juli

Berikut latar belakang setiap hari besar yang diperingati pada 11 Juli 2026.

1. Hari Populasi Sedunia (World Population Day)

Melansir laman PBB, Hari Populasi Sedunia diperingati setiap 11 Juli untuk meningkatkan kesadaran global mengenai berbagai isu kependudukan, seperti pertumbuhan populasi, kesehatan reproduksi, kesetaraan gender, pendidikan, hingga pembangunan berkelanjutan.

Peringatan ini ditetapkan oleh United Nations Development Programme (UNDP) pada 1989, terinspirasi dari momentum ketika jumlah penduduk dunia mencapai sekitar lima miliar jiwa pada 11 Juli 1987.

Kini, Hari Populasi Sedunia menjadi ajang bagi berbagai negara untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga, peningkatan kualitas hidup, serta pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Sendi Nyeri Akibat Asam Urat? Pasien Ginjal Kronis Wajib Tahu Ini

2. Hari Kesadaran Benzodiazepin Sedunia (World Benzodiazepine Awareness Day)

Mengutip laman National Day Calendar, tanggal 11 Juli juga diperingati sebagai Hari Kesadaran Benzodiazepin Sedunia.

Peringatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat golongan benzodiazepin, termasuk manfaat, risiko efek samping, hingga pentingnya penggunaan sesuai resep tenaga medis.

Benzodiazepin merupakan kelompok obat yang umum digunakan untuk mengatasi gangguan kecemasan, insomnia, kejang, maupun kondisi medis tertentu. Melalui kampanye ini, masyarakat diingatkan agar tidak menggunakan obat tersebut tanpa pengawasan dokter karena berpotensi menimbulkan ketergantungan apabila digunakan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Rahasia Tuna: 7 Manfaatnya Bikin Tubuh Lebih Sehat, Wajib Tahu!

3. Hari Minyak Atsiri Internasional (International Essential Oils Day)

Setiap tanggal 11 Juli juga diperingati sebagai Hari Minyak Atsiri Internasional. Peringatan ini bertujuan mengenalkan manfaat minyak atsiri (essential oils) yang berasal dari ekstraksi berbagai tanaman aromatik.

Minyak atsiri banyak dimanfaatkan dalam industri aromaterapi, kosmetik, parfum, produk kesehatan, hingga perawatan tubuh.

Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan apresiasi terhadap tanaman penghasil minyak atsiri, termasuk berbagai komoditas unggulan seperti nilam, serai wangi, cengkeh, kayu putih, dan lavender.

Baca Juga: Investor Pemula Wajib Tahu: Investasi Obligasi, Pilihan Aman Minim Risiko?

4. Hari Bowdler (Bowdler's Day)

Hari Bowdler diperingati setiap 11 Juli untuk mengenang Thomas Bowdler, seorang dokter dan penyunting asal Inggris yang dikenal karena menerbitkan versi karya sastra yang telah disunting agar dianggap lebih sesuai untuk pembaca umum.

Namanya kemudian melahirkan istilah "bowdlerize", yaitu tindakan menghapus atau mengubah bagian-bagian dalam suatu karya yang dianggap sensitif, vulgar, atau tidak pantas. Hari Bowdler menjadi pengingat mengenai sejarah penyuntingan karya sastra sekaligus memicu diskusi tentang kebebasan berekspresi dan penyensoran dalam dunia literasi.

Keempat peringatan tersebut mengangkat tema yang beragam, mulai dari isu kependudukan dunia, penggunaan obat secara bijak, pemanfaatan minyak atsiri, hingga sejarah penyuntingan karya sastra. Masing-masing menjadi momentum untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu yang relevan di tingkat global.

Tonton: TNI Buka Suara! Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Bukan karena Isu Penggeledahan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru