Apa Saja Hari Besar 29 Oktober? Ada Hari Stroke dan Psoriasis Sedunia

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:31 WIB
Apa Saja Hari Besar 29 Oktober? Ada Hari Stroke dan Psoriasis Sedunia

ILUSTRASI. Klinik Kesehatan (KONTAN/Baihaki)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Tanggal 29 Oktober 2026 diperingati sebagai sejumlah momentum penting, baik di bidang kesehatan maupun perkembangan teknologi. Beberapa di antaranya adalah Hari Stroke Sedunia, Hari Psoriasis Sedunia, dan Hari Kucing Nasional yang tercantum dalam agenda Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Selain itu, tanggal 29 Oktober juga memiliki nilai historis bagi perkembangan internet karena pada tanggal tersebut pada 1969, pesan pertama dikirim melalui ARPANET, salah satu jaringan pendahulu internet modern.

Berbagai peringatan ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan, kesejahteraan hewan, dan sejarah teknologi komunikasi.

Perlu dicatat, peringatan terkait internet tersebut lebih tepat disebut sebagai momentum sejarah internet, bukan Hari Internet Nasional yang berlaku secara universal.

Baca Juga: Apa Hari Besar 4 Juli? Dari Independence Day hingga Hari Cokelat

Hari Besar 29 Oktober

Berikut ini latar belakang menarik hari besar 29 Oktober di dunia.

1. Hari Stroke Sedunia

Melansir laman PBB, Hari Stroke Sedunia atau World Stroke Day diperingati setiap 29 Oktober untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai stroke, mulai dari faktor risiko hingga pentingnya mendapatkan pertolongan medis sesegera mungkin.

Pada 2026, kampanye Hari Stroke Sedunia mengangkat pesan “Every M1nute Counts” dengan ajakan untuk mengenali gejala stroke dan segera mengambil tindakan melalui kampanye #ActFAST. Pesan ini menekankan bahwa setiap menit sangat berarti ketika seseorang mengalami stroke.

Stroke merupakan kondisi medis serius yang terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu atau ketika pembuluh darah di otak pecah. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otak dan memerlukan penanganan darurat.

Masyarakat perlu mengenali tanda-tanda stroke, seperti wajah yang mendadak menurun pada satu sisi, kelemahan lengan, dan gangguan bicara. Apabila gejala tersebut muncul secara tiba-tiba, segera hubungi layanan kegawatdaruratan setempat dan jangan menunda pertolongan medis.

Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 30 Mei? Ini 5 Peringatan Penting Seluruh Dunia

2. Hari Psoriasis Sedunia

Hari Psoriasis Sedunia atau World Psoriasis Day juga diperingati setiap 29 Oktober. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai psoriasis, memberikan dukungan kepada orang yang mengalaminya, dan mengurangi diskriminasi akibat kurangnya pemahaman masyarakat.

Psoriasis merupakan penyakit peradangan kronis yang dapat memengaruhi kulit. Gejalanya dapat berupa bercak kulit yang menebal, bersisik, gatal, atau terasa nyeri. Pada sebagian orang, kondisi ini juga berkaitan dengan peradangan sendi yang dikenal sebagai artritis psoriatik.

Tema kampanye Hari Psoriasis Sedunia 2026 adalah “Look Beyond My Skin”. Pesan tersebut mengajak masyarakat untuk melihat individu secara utuh, bukan sekadar kondisi kulit yang dialaminya, sekaligus mendorong empati dan mengurangi stigma.

Melalui peringatan ini, masyarakat diharapkan lebih memahami psoriasis sebagai kondisi medis yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Orang yang mengalaminya juga perlu memperoleh akses terhadap informasi dan perawatan kesehatan yang tepat.

Baca Juga: Apa Hari Besar 23 Juni? Ini 3 Hari Besar Dunia yang Penuh Makna

3. Hari Kucing Nasional

Tanggal 29 Oktober juga tercantum sebagai Hari Kucing Nasional dalam agenda Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan kucing.

Kucing merupakan salah satu hewan yang banyak dipelihara sebagai teman di rumah. Namun, memelihara kucing juga membutuhkan tanggung jawab, mulai dari menyediakan makanan dan air yang cukup, menjaga kebersihan, memberikan vaksinasi sesuai anjuran dokter hewan, hingga memastikan hewan mendapatkan perawatan ketika sakit.

Peringatan ini juga dapat menjadi pengingat mengenai pentingnya adopsi hewan yang bertanggung jawab dan perlakuan yang layak terhadap kucing terlantar.

Masyarakat dapat memperingatinya dengan merawat kucing peliharaan, membantu hewan yang membutuhkan, atau mendukung kegiatan perlindungan hewan di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Apa Hari Besar 16 Juni? Ini 3 Peristiwa Penting di Indonesia dan Dunia

4. Sejarah Internet pada 29 Oktober 1969

Tanggal 29 Oktober memiliki arti penting dalam sejarah perkembangan internet. Pada tanggal tersebut pada 1969, tim peneliti di University of California, Los Angeles (UCLA) mengirimkan pesan melalui ARPANET kepada Stanford Research Institute.

Pesan yang hendak dikirim adalah kata “LOGIN”. Namun, sistem mengalami gangguan setelah dua karakter pertama, yakni “L” dan “O”, berhasil diterima. Peristiwa tersebut dikenang sebagai pengiriman pesan pertama melalui ARPANET, salah satu pendahulu internet modern.

ARPANET pada awalnya dikembangkan untuk menghubungkan komputer dan memungkinkan pertukaran informasi di antara lembaga penelitian. Seiring perkembangan teknologi, jaringan komputer terus berkembang hingga membentuk fondasi internet yang digunakan masyarakat saat ini.

Meski demikian, tanggal 29 Oktober lebih tepat dipahami sebagai tanggal bersejarah dalam perkembangan internet. Istilah Hari Internet Nasional tidak merujuk pada peringatan resmi yang berlaku secara universal pada tanggal tersebut.

Tonton: Enam Saham Masuk Indeks BEI, Siapa yang Berpeluang Diuntungkan?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru