KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar 24 Oktober yang penuh makna. Tanggal 24 Oktober diperingati sebagai momentum penting di bidang kesehatan, kerja sama internasional, dan pembangunan global.
Di Indonesia, tanggal ini dikenal sebagai Hari Dokter Nasional yang bertepatan dengan hari jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Pada tingkat internasional, 24 Oktober juga diperingati sebagai Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Hari Informasi Pembangunan Sedunia.
Selain itu, tanggal ini menjadi momentum kampanye kesehatan global melalui Hari Polio Sedunia. Berbagai peringatan tersebut mengingatkan masyarakat tentang pentingnya pengabdian tenaga medis, kerja sama antarnegara, penyebaran informasi yang berkualitas, serta upaya melindungi masyarakat dari penyakit yang dapat dicegah.
Baca Juga: Apa Saja Hari Besar 1 Oktober? Ada 4 Peringatan Penting Nasional dan Internasional
Hari Besar Oktober
Berikut ini latar belakang setiap hari besar 24 Oktober 2026.
1. Hari Dokter Nasional dan HUT IDI
Pertama, Hari Dokter Nasional diperingati setiap 24 Oktober untuk mengapresiasi pengabdian dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Peringatan ini bertepatan dengan hari jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), yang memperoleh legalitas sebagai organisasi pada 24 Oktober 1950.
Dengan demikian, pada 2026, IDI memperingati hari jadinya yang ke-76. Kementerian Kesehatan dan sejumlah organisasi profesi kedokteran mencatat tanggal tersebut sebagai tonggak sejarah IDI.
Melansir laman IDI, peringatan Hari Dokter Nasional menjadi kesempatan untuk mengenang peran dokter dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tugas dokter tidak hanya berkaitan dengan diagnosis dan pengobatan, tetapi juga mencakup pencegahan penyakit, edukasi kesehatan, serta pendampingan pasien dalam proses pemulihan.
Momentum ini juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya akses terhadap layanan kesehatan yang aman dan bermutu. Di sisi lain, apresiasi terhadap dokter dapat menjadi pengingat tentang perlunya dukungan terhadap tenaga medis, termasuk melalui lingkungan kerja yang layak dan hubungan yang saling menghormati antara tenaga kesehatan dan pasien.
Baca Juga: Apa Saja Hari Besar 17 Oktober? Ada Hari Kebudayaan Nasional hingga Trauma Sedunia
2. Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa
Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Day diperingati setiap 24 Oktober. Tanggal ini menandai berlakunya Piagam PBB pada 24 Oktober 1945, setelah diratifikasi oleh negara-negara yang dipersyaratkan dalam proses pendiriannya.
Peristiwa tersebut menandai berdirinya PBB sebagai organisasi internasional yang bertujuan menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Mengutip laman United Nationas, PBB dibentuk setelah Perang Dunia II, ketika masyarakat internasional membutuhkan mekanisme untuk mencegah konflik berskala besar terulang. Organisasi ini kemudian menjadi wadah bagi negara-negara untuk membahas berbagai persoalan bersama, mulai dari perdamaian dan keamanan hingga hak asasi manusia, pembangunan, serta bantuan kemanusiaan.
Hari PBB menjadi momentum untuk mengingat pentingnya diplomasi, dialog, dan kerja sama lintas negara dalam menghadapi tantangan global. Permasalahan seperti perubahan iklim, konflik bersenjata, kemiskinan, dan krisis kemanusiaan membutuhkan koordinasi serta keterlibatan banyak pihak.
Baca Juga: Apa Saja Hari Besar 13 Oktober? Ini 5 Peringatan Penting Internasional
3. Hari Polio Sedunia
Hari Polio Sedunia atau World Polio Day diperingati setiap 24 Oktober untuk meningkatkan kesadaran mengenai penyakit polio dan memperkuat upaya pemberantasannya. Polio merupakan penyakit menular akibat virus poliovirus yang dapat menyerang sistem saraf dan menyebabkan kelumpuhan. Dalam kasus tertentu, penyakit ini dapat berakibat fatal.
Salah satu upaya utama untuk mencegah polio adalah imunisasi. Vaksinasi membantu melindungi anak-anak dari risiko penyakit sekaligus mendukung upaya memutus rantai penularan. Karena virus dapat menyebar antarmanusia, cakupan imunisasi yang tinggi menjadi bagian penting dari strategi pemberantasan polio.
Peringatan ini juga menyoroti pentingnya surveilans penyakit, akses terhadap vaksin, edukasi masyarakat, dan kerja sama lintas negara. Selama virus polio masih beredar di suatu wilayah, risiko penyebaran ke wilayah lain tetap perlu diwaspadai.
Hari Polio Sedunia menjadi pengingat bahwa keberhasilan pemberantasan penyakit membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi internasional, dan masyarakat.
Baca Juga: Cek Daftar Hari Besar 7 Oktober: Ini 3 Peringatan Nasional dan Internasional
4. Hari Informasi Pembangunan Sedunia
Hari Informasi Pembangunan Sedunia atau World Development Information Day juga diperingati setiap 24 Oktober. Majelis Umum PBB menetapkan peringatan ini pada 1972 melalui Resolusi 3038 (XXVII). Tujuannya adalah meningkatkan perhatian dunia terhadap persoalan pembangunan dan pentingnya memperkuat kerja sama internasional untuk mengatasinya. Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Penetapan tanggal 24 Oktober dimaksudkan agar peringatan tersebut bertepatan dengan Hari PBB. Melalui penyebaran informasi yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat memahami tantangan pembangunan dan berpartisipasi dalam mendorong perubahan.
Informasi yang akurat, mudah diakses, dan tepat waktu berperan penting dalam mendukung pembangunan. Masyarakat membutuhkan informasi yang dapat dipercaya untuk memahami persoalan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ketimpangan, lingkungan, dan berbagai isu sosial lainnya.
Peringatan ini juga menekankan pentingnya literasi informasi, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital dan penyebaran informasi yang berlangsung cepat. Data dan informasi yang berkualitas dapat membantu masyarakat menilai kebijakan, memahami kebutuhan kelompok rentan, serta mendorong pengambilan keputusan yang lebih tepat.
Tonton: Media ASEAN Ramai Bicarakan Indonesia yang Tahan Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News