Apa Saja Hari Besar 20 Oktober? Ini 3 Peringatan Penting Internasional

Senin, 19 Oktober 2026 | 11:19 WIB
Apa Saja Hari Besar 20 Oktober? Ini 3 Peringatan Penting Internasional

ILUSTRASI. Pemeriksaan Kepadatan Tulang Sambut Hari Osteoporosis Nasional (KONTAN/Baihaki)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar setiap 20 Oktober. Sejumlah peringatan internasional berlangsung pada tanggal ini, mulai dari kampanye menjaga kesehatan tulang hingga apresiasi bagi para profesional di bidang kuliner.

Ada pula peringatan yang mengajak masyarakat mengelola konsumsi informasi di tengah derasnya arus berita dan media sosial.

Beberapa peringatan yang berkaitan dengan tanggal 20 Oktober adalah Hari Osteoporosis Sedunia (World Osteoporosis Day), Hari Koki Internasional (International Chefs Day), dan Hari Informasi Berlebih (Information Overload Day).

Namun, tidak semua peringatan yang sering dikaitkan dengan tanggal ini berlangsung setiap tahun pada tanggal 20 Oktober. Hari Statistik Dunia, misalnya, diselenggarakan setiap lima tahun sekali.

Sementara itu, Hari Kamera Mainan Sedunia diperingati pada Minggu ketiga Oktober, sehingga pada 2026 jatuh pada 18 Oktober, bukan 20 Oktober.

Baca Juga: Apa Hari Besar 7 Agustus? Ada Peringatan Lahirnya PPKI hingga Hari Hutan Indonesia

Daftar Hari Besar 20 Oktober 2026

Berikut beberapa peringatan internasional yang perlu diketahui untuk Selasa, 20 Oktober 2026.

1. Hari Osteoporosis Sedunia

Hari Osteoporosis Sedunia atauWorld Osteoporosis Day diperingati setiap 20 Oktober. Peringatan ini digagas untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang osteoporosis, kondisi yang membuat tulang menjadi rapuh dan lebih rentan mengalami patah tulang.

Melansir laman International Osteoporosis Foundation (IOF), organisasi internasional yang berfokus pada pencegahan, diagnosis, dan penanganan osteoporosis serta penyakit tulang terkait.

Osteoporosis kerap tidak menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Seseorang mungkin baru mengetahui kondisi tersebut setelah mengalami patah tulang akibat benturan ringan atau terjatuh. Karena itu, pemahaman mengenai faktor risiko dan upaya menjaga kesehatan tulang menjadi bagian penting dari kampanye ini.

Pada 2026, kampanye Hari Osteoporosis Sedunia menyoroti pentingnya menjaga kesehatan tulang sepanjang hidup. Upaya tersebut mencakup membangun kepadatan tulang sejak masa kanak-kanak, mempertahankan kesehatan tulang saat dewasa, serta mencegah patah tulang pada usia lanjut.

Beberapa langkah yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan tulang meliputi mengonsumsi makanan dengan kandungan kalsium dan protein yang cukup, melakukan aktivitas fisik secara teratur, serta menerapkan kebiasaan hidup sehat. Pemeriksaan dan penilaian risiko osteoporosis juga dapat dipertimbangkan sesuai usia, kondisi, dan faktor risiko seseorang.

Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 29 Agustus? Ada Perayaan HUT DPR RI

2. Hari Koki Internasional

Kemudian, Hari Koki Internasional atau International Chefs Day diperingati setiap 20 Oktober. Peringatan ini didirikan pada 2004 oleh Chef Dr. Bill Gallagher melalui World Association of Chefs' Societies, yang dikenal sebagai Worldchefs.

Hari Koki Internasional menjadi kesempatan untuk mengapresiasi peran para koki dalam dunia kuliner. Profesi ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memasak, tetapi juga kreativitas, pengetahuan tentang bahan makanan, keamanan pangan, serta penyajian hidangan.

Peringatan ini juga digunakan untuk mengenalkan dunia kuliner kepada generasi muda. Melalui kegiatan edukasi, lokakarya memasak, dan pengenalan bahan pangan, anak-anak dapat belajar tentang makanan sehat, asal-usul bahan makanan, serta pentingnya praktik yang lebih berkelanjutan.

Pada 2026, Worldchefs bersama Nestlé Professional kembali mengusung kampanye Food Explorers. Kampanye tersebut mengajak anak-anak mengeksplorasi bahan makanan, memahami asalnya, dan mengenal proses pertumbuhan atau pemanenannya.

Melalui peringatan ini, para koki diharapkan dapat berbagi pengetahuan dan keterampilan sekaligus menginspirasi generasi berikutnya untuk mengenal makanan dan dunia kuliner.

Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 21 Juli? Ini 3 Hari Besar Nasional dan Internasional

3. Hari Informasi Berlebih

Terakhir, Hari Informasi Berlebih atau Information Overload Day merupakan peringatan yang mengajak masyarakat mengevaluasi kebiasaan menerima dan mengonsumsi informasi.

Di era digital, informasi dapat diperoleh dari berbagai saluran, seperti media sosial, situs berita, surat elektronik, aplikasi percakapan, dan pemberitahuan ponsel. Arus informasi yang terus-menerus dapat membuat seseorang kesulitan menentukan prioritas, berkonsentrasi, atau memilah informasi yang benar-benar dibutuhkan.

Peringatan ini dikaitkan dengan analis Jonathan Spira dan perusahaan riset Basex, yang menyoroti persoalan kelebihan informasi pada 2009. Setelah awalnya diperingati pada Agustus, Hari Informasi Berlebih kemudian dikaitkan dengan tanggal 20 Oktober sejak 2010.

Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk menata kebiasaan digital, misalnya dengan membatasi pemberitahuan yang tidak penting, menentukan waktu khusus untuk membaca berita, dan memeriksa kredibilitas sumber sebelum membagikan informasi.

Tujuannya bukan menghindari informasi sepenuhnya, melainkan mengelolanya secara lebih terarah agar informasi yang diterima tetap bermanfaat dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Tonton: Bukan Lagi Emerging Market? Ini Risiko Terbesar Indonesia dari MSCI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru