​Sensus Penduduk 2020: Jumlah laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan

Minggu, 24 Januari 2021 | 12:45 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
​Sensus Penduduk 2020: Jumlah laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan

KONTAN.CO.ID - Badan Pusat Statistik telah merilis hasil Sensus Penduduk 2020. Sensus Penduduk mencatat jumlah penduduk Indonesia pada September 2020 mencapai 270,20 juta jiwa. 

Jumlah penduduk Indonesia 2020 mengalami kenaikan sebanyak 32,56 juta jiwa jika dibandingkan hasil SP 2010. Jadi, rata-rata setiap tahun ada tambahan 3,26 juta jiwa. 

Sensus penduduk adalah perhitungan jumlah penduduk secara periodik. 

Data yang dicapai, biasanya tidak hanya meliputi jumlah orang, tetapi juga fakta mengenai misalnya jenis kelamin, usia,bahasa, dan hal-hal lain yang dianggap perlu.

Baca Juga: Jumlah penduduk Indonesia terkini 270,2 juta jiwa, naik 14,46% satu dekade

Jumlah laki-laki dan perempuan di Indonesia 2020

Hasil sensus penduduk juga memaparkan jumlah laki-laki dan perempuan di Indonesia pada 2020. SP2020 mencatat jumlah penduduk laki-laki di Indonesia sebanyak 136,66 juta orang, atau 50,58 persen dari penduduk Indonesia. 

Sementara, jumlah penduduk perempuan di Indonesia sebanyak 133,54 juta orang, atau 49,42 persen dari penduduk Indonesia. 

Dari kedua informasi tersebut, rasio jenis kelamin penduduk Indonesia sebesar 102, yang artinya terdapat 102 laki-laki untuk setiap 100 perempuan di Indonesia pada 2020.

Rasio jenis kelamin pun bervariasi menurut kelompok umur (Gambar 7). Secara umum, rasio jenis kelamin di Indonesia 2020 menunjukkan pola yang semakin menurun dengan bertambahnya umur. 

Baca Juga: Ternyata mayoritas penduduk Indonesia saat ini dari generasi Z dan milenial

Untuk penduduk usia di bawah 40 tahun, jumlah laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan. Rasionya pun bervariasi, di antaranya: 

  • Kelompok usia 0-4 tahun: rasionya 107 
  • Kelompok usia 5-9 tahun: rasionya 107 
  • Kelompok usia 10-14 tahun: rasionya 106 
  • Kelompok usia 15-19 tahun: rasionya 106 
  • Kelompok usia 20-24 tahun: rasionya 106 
  • Kelompok usia 25-29 tahun: rasionya 104 
  • Kelompok usia 30-34 tahun: rasionya 102
  • Kelompok usia 35-39 tahun: rasionya 101  

Namun, untuk usia 40 hingga 54 tahun rasio jumlah penduduk laki-laki dan perempuan di Indonesia pada 2020 sama. 

Sementara pada kelompok usia 55-64 tahun dan 70 hingga 75 ke atas, jumlah penduduk lansia perempuan lebih banyak daripada jumlah penduduk lansia laki-laki.

Selain itu, hasil SP2020 menunjukkan rasio jenis kelamin di level provinsi secara umum selaras dengan rasio jenis kelamin di level nasional, yaitu penduduk laki-laki lebih banyak daripada perempuan.

Namun demikian, terdapat dua provinsi yang penduduk perempuannya lebih banyak daripada laki-laki. Provinsi tersebut adalah DI Yogyakarta dan Sulawesi Selatan. 

Provinsi dengan rasio jenis kelamin tertinggi adalah Papua diikuti Kalimantan Utara dan Papua Barat, sedangkan provinsi dengan rasio jenis kelamin terendah adalah DI Yogyakarta.

Selanjutnya: Dalam tempo 10 tahun, penduduk Indonesia bertambah 32,57 juta jiwa

 

Editor: Virdita Ratriani


Terbaru