10 Fakta Hari Valentine yang Belum Banyak Diketahui, Ternyata Tidak Selalu Romantisme

Senin, 07 Februari 2022 | 13:26 WIB   Penulis: Ryan Suherlan
10 Fakta Hari Valentine yang Belum Banyak Diketahui, Ternyata Tidak Selalu Romantisme

ILUSTRASI. Ada sejumlah fakta seputar Hari Valentine yang belum banyak diketahui orang.


KONTAN.CO.ID - Bulan Februari identik dengan hari kasih sayang. Sebab, pada 14 Februari merupakan Hari Valentine. Terdapat sejumlah fakta seputar Hari Valentine yang belum banyak diketahui orang.

Hari Valentine biasanya dijadikan hari untuk menghabiskan waktu bersama pasangan, mengungkapkan perasaan, memberikan hadiah, dan masih banyak lagi. 

Namun, tahukah Anda bahwa Hari Valentine ternyata tidak selalu tentang romantisme dan cokelat. Jika melihat sejarah, Hari Valentine sudah ada sejak abad ke-6 SM.

Oleh karena itu, cukup banyak fakta-fakta yang belum diketahui banyak orang.

Melansir dari Country Living, terdapat 10 fakta Hari Valentine yang menarik dan belum banyak diketahui orang:

1.  Hari Valentine dimulai saat Festival Roman Fertility 

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa Hari Valentine berasal dari Festival Roman Fertility pagan berdarah yang berasal dari abad ke-6 SM. 

Setiap tahun, antara 13 dan 15 Februari, orang Romawi merayakan Lupercalia dengan mengorbankan hewan dan menampar wanita dengan kulit mereka, yang diyakini membuat mereka lebih subur. Hal tersebut cukup jauh dari romantisme.

Baca Juga: Hari Besar Nasional dan Internasional Februari 2022, Catat Tanggalnya!

2.  Ada lebih dari satu sejarah Valentine

Anehnya, tidak diketahui Hari Valentine didedikasikan untuk apa dan siapa. Pasalnya, terdapat beberapa sejarah yang berbeda-berbda. 

3. Hari Vaelntine baru diperuntukkan sebagai hari romantis di pertengahan abad

Hari Valentine tidak dikaitkan dengan manusia sampai abad pertengahan, ketika diyakini bahwa musim kawin burung dimulai pada 14 Februari.

Valentine pertama dikatakan sebagai hari romantis ditandai puisi yang dikirim pada tahun 1415 oleh Charles, Duke of Orleans, kepada istrinya.

4. Istilah “wearing your heart on your sleeve” benar-benar hal yang nyata

Istilah tersebut ternyata benar-benar terjadi pada zaman Romawi. Tapi, tidak dengan cara yang mengerikan. 

Kembali di Abad Pertengahan, selama festival menghormati Dewi Juno, pria Romawi akan menggambar nama wanita yang akan menjadi pasangan mereka untuk tahun berikutnya.

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Orchid Forest Cikole, Tempat Wisata Hidden Gem di Bandung

5. Dewa Cupid adalah tuhan bagi orang Yunani

Secara harfiah, ya, bayi gemuk kecil yang lucu dengan busur dan anak panah yang kita kaitkan dengan Hari Valentine dimulai pada 700 SM, sebagai dewa Yunani yang tampan dan jantan, Eros. 

Ia mampu membuat manusia jatuh cinta (atau benci) dengan panah ajaibnya. Dia dibuat ulang menjadi Cupid oleh orang Romawi sekitar abad ke-4 SM.

6. Berterimakasihlah kepada perempuan yang menyebabkan banyaknya kartu ucapan Hari Valentine

Saat Hari Valentine menjadi lebih populer, orang-orang mulai membagikan catatan kecil tulisan tangan dan tanda cinta lainnya. 

Pada awal 1700-an, praktik ini telah mencapai Amerika Serikat, dengan hadiah Valentine yang dibuat sebelumnya muncul pada pertengahan 1800-an, berkat seorang wanita bernama Esther A. Howland.

7. Cokelat di Hari Valentine hanya strategi marketing

Putra dari produsen Cadbury Chocolate mulai mengemas produk keluarganya dalam kotak berbentuk hati yang indah untuk mendongkrak penjualan. 

Sejak kotak Hari Valentine pertama yang dijual pada tahun 1860-an, kini cokelat sangat identik dengan Hari Valentine.

Baca Juga: Kumpulan Caption Instagram yang Cocok Untuk Hari Valentine 2022

8. Orang Victoria yang memulai tren pemberian bunga di Hari Valentine

Mawar merah sebagai simbol romansa berasal dari Roma kuno, adalah karangan bunga favorit Venus, dewi cinta Romawi (dan ibu Cupid). 

Tetapi, baru pada era Victoria, pria benar-benar mulai memberikan bunga kepada wanita yang mereka rayu.

9. Hari kasih sayang adalah sesuatu yang mahal

Menurut Good Housekeeping, lebih banyak uang (US$ 5,8 miliar) dihabiskan untuk pernak-pernik daripada apa pun pada 14 Februari 2019 di Amerika Serikat. Itu termasuk banyak sekali cincin berlian, sebanyak enam juta pasangan bertunangan di Hari Valentine.

10. Hari Valentine bukan hanya untuk tujuan romantis dengan pasangan saja

Hari Valentine bukan hanya tentang romantisme dengan pasangan saja. Untuk Anda yang single, bisa merayakan dengan cara lain sesuai keinginan diri  sendiri.

Seperti di Amerika Serikat, menurut Country Living, pada tahun 2020, hampir 45 juta rumahtangga membeli hadiah Hari Valentine untuk anjing dan kucing mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ryan Suherlan

Terbaru