kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45790,50   -3,71   -0.47%
  • EMAS1.007.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.22%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.23%

​Cara ikut survei Prakerja agar dapat insentif Rp 150.000


Selasa, 29 September 2020 / 06:58 WIB
​Cara ikut survei Prakerja agar dapat insentif Rp 150.000
ILUSTRASI. Warga membuka laman program Kartu Prakerja di Jakarta, Sabtu (26/9/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

Reporter: Virdita Rizki Ratriani | Editor: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Survei evaluasi Prakerja bertujuan untuk mengukur dampak pelatihan dalam program Kartu Prakerja. Cara ikut survei Prakerja pun mudah. 

Ikut survei Prakerja harus dilakukan bagi peserta program tersebut yang telah menyelesaikan pelatihan. Melalui survei tersebut, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja (PMO) ingin mengevaluasi peran pelatihan yang diikuti oleh peserta terkait dengan kondisi kebekerjaan dan kondisi sosial ekonomi Anda. 

Survei Prakerja merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020, yang telah diubah oleh Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2020, dan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 3 Tahun 2020 untuk mengevaluasi efektivitas Program Kartu Prakerja.

Setelah ikut survei Prakerja, peserta bisa mendapat insentif survei Prakerja sebesar Rp 50 ribu. Terdapat 3 survei yang harus diisi oleh peserta sehingga total insentif survei Prakerja sebanyak Rp 150.000. 
ㅤㅤ
Insentif akan ditransfer ke rekening bank/akun e-wallet Sobat paling lama 14 hari setelah menyelesaikan survei.

Baca Juga: PMO ingatkan penerima kartu prakerja segera lakukan pembelian pelatihan pertama

Syarat ikut survei Prakerja 

PROGRAM KARTU PRAKERJA. Cara ikut survei Prakerja cukup mudah.

ㅤㅤ
Agar dapat ikut survei Prakerja, peserta sudah harus memenuhi syarat berikut:
ㅤㅤ

  1. Sudah menyelesaikan minimal 1 pelatihan serta memberikan ulasan dan rating pelatihan.
  2. Sudah menerima insentif pertama setelah menyelesaikan pelatihan.

Baca Juga: Rincian 9 program perlindungan sosial dari pemerintah selama pandemi Covid-19



TERBARU

[X]
×