KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar pada 8 Februari 2026 yang sebagian besar internasional. Dunia merayakan World Marriage Day untuk menghargai pernikahan dan mendorong pasangan memperkuat komitmen.
Sementara itu, Umat Buddha memperingati Nirvana Day, mengenang wafatnya Siddhartha Gautama yang mencapai nirwana akhir.
International Day of Prayer and Awareness against Human Trafficking mengajak doa dan aksi melawan perdagangan manusia. International Epilepsy Day meningkatkan kesadaran tentang epilepsi dan mengurangi stigma.
Baca Juga: Makna Peringatan Setiap 7 Februari: Hari Kesadaran HIV/AIDS hingga Literasi Global
Hari Besar 8 Februari 2026
Tanggal 8 Februari 2026 jatuh pada hari Minggu, mengajak refleksi nilai cinta, welas asih, keadilan, dan kebahagiaan sederhana.
Simak latar belakang setiap hari besar yang menarik untuk dirayakan pada 8 Februari 2026.
1. World Marriage Day
Melansir laman National Today, World Marriage Day adalah perayaan tahunan yang jatuh pada Minggu kedua Februari (di 2026 tepat 8 Februari), diprakarsai oleh Worldwide Marriage Encounter sejak 1981 untuk menghargai pernikahan sebagai institusi suci dan mendorong pasangan suami-istri memperkuat ikatan.
Diperingati di banyak negara dengan acara seperti misa pernikahan bersama, seminar keluarga, renewal vows (pembaruan janji nikah), atau kegiatan romantis seperti makan malam bersama.
Di Indonesia, hari ini kadang dirayakan oleh komunitas Kristen/Katolik atau pasangan melalui postingan medsos, doa bersama, atau acara keluarga—meski bukan hari resmi nasional. Tema umumnya menekankan komitmen, komunikasi, dan cinta dalam pernikahan di tengah tantangan modern.
Baca Juga: Peringatan Setiap 5 Februari: Ada 3 Perayaan Hari Besar Nasional dan Global
2. Nirvana Day
Dirayakan oleh sebagian umat Buddha (terutama tradisi Mahayana) untuk memperingati Parinirvana atau wafatnya Siddhartha Gautama (Buddha) pada usia 80 tahun, yang mencapai nirwana akhir.
Tanggal ini kadang jatuh pada 8 Februari di kalender Gregorian (meski di tradisi lain seperti Theravada lebih sering 15 Februari). Perayaan meliputi meditasi, pembacaan sutra, doa untuk almarhum, dan kegiatan amal.
Di Indonesia, komunitas Buddha di vihara-vihara mungkin mengadakan acara sederhana seperti puja bersama atau ceramah Dharma, meski peringatan utama Buddha lebih besar pada Waisak.
Baca Juga: Apa Saja Hari Besar Setiap 6 Februari? Hari Nol Toleransi FGM hingga Sumpit Sedunia
3. International Day of Prayer and Awareness against Human Trafficking
Hari ini diperingati setiap 8 Februari sebagai Hari Doa dan Kesadaran Melawan Perdagangan Manusia, bertepatan dengan hari raya Santo Yosefina Bakhita (santo pelindung korban perdagangan manusia, seorang budak Sudan yang dibebaskan dan menjadi biarawati).
Digagas oleh serikat biarawati dan Paus Fransiskus, hari ini mendorong doa, kesadaran, dan aksi melawan human trafficking (perdagangan manusia, termasuk eksploitasi seksual, kerja paksa, dan perdagangan anak). Di Indonesia, LSM seperti ECPAT, Koalisi Perempuan Indonesia, atau gereja Katolik sering mengadakan webinar, kampanye medsos, atau doa bersama untuk isu ini.
4. International Epilepsy Day
Terakhir, ada Hari Kesadaran Epilepsi Internasional, diperingati pada Minggu kedua Februari (8 Februari 2026), untuk meningkatkan pemahaman tentang epilepsi (penyakit kejang berulang), mengurangi stigma, dan mendorong akses pengobatan.
Diorganisir oleh International Bureau for Epilepsy (IBE) dan International League Against Epilepsy (ILAE), kegiatan meliputi edukasi, kampanye #PurpleDay (warna ungu simbol epilepsi), dan dukungan bagi penderita.
Di Indonesia, peringatan ini kadang diadakan oleh komunitas medis atau organisasi kesehatan.
Tonton: Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Purbaya Janji Tidak Naikkan Tarif Pajak
Selanjutnya: IIMS 2026 Guncang Industri Otomotif, Targetkan Nilai Transaksi Rp 8 Triliun
Menarik Dibaca: Tak Ada An Se Young, Ini Skuad Tim Putri Indonesia VS Korsel di Semifinal BATC 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News