Makna Peringatan Setiap 7 Februari: Hari Kesadaran HIV/AIDS hingga Literasi Global

Jumat, 06 Februari 2026 | 09:56 WIB
Makna Peringatan Setiap 7 Februari: Hari Kesadaran HIV/AIDS hingga Literasi Global

ILUSTRASI. HIV (dok/Tribunnews.com)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar setiap 7 Februari yang penuh makna. Sejumlah peringatan penting diperingati pada awal Februari, mencakup isu kesehatan masyarakat, pendidikan, hingga ilmu pengetahuan.

Mulai dari National Black HIV/AIDS Awareness Day yang menyoroti kesenjangan akses kesehatan, e-Day yang merayakan peran matematika dalam kehidupan modern, hingga World Read Aloud Day yang mendorong budaya literasi global.

Ketiga momen ini memiliki tujuan berbeda namun sama-sama menekankan pentingnya kesadaran, edukasi, dan partisipasi masyarakat dalam membangun kualitas hidup yang lebih baik.

Baca Juga: Jadwal Cuti Bersama Lebaran 2026, Ini Jumlah Hari Libur di Bulan Maret

Hari besar setiap 7 Februari

Berikut ini daftar hari besar setiap 7 Februari yang memiliki latar belakang beragam.

1. National Black HIV/AIDS Awareness Day

National Black HIV/AIDS Awareness Day (NBHAAD) diperingati setiap 7 Februari dan pertama kali diobservasi pada 1999 di Amerika Serikat. Peringatan ini didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran terhadap dampak yang tidak proporsional dari epidemi HIV/AIDS pada komunitas Black atau Afrika-Amerika.

Meski hanya mewakili sekitar 12–13 persen populasi Amerika Serikat, komunitas Black menyumbang sekitar 38–42 persen dari kasus diagnosis baru HIV serta proporsi serupa pada kelompok yang hidup dengan HIV, berdasarkan data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) hingga 2023. Fakta ini menunjukkan adanya kesenjangan kesehatan yang signifikan.

NBHAAD mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui tes HIV rutin, edukasi pencegahan, termasuk penggunaan Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP), peningkatan akses pengobatan, serta penghapusan stigma dan diskriminasi. Ketidaksetaraan ini dipahami bukan semata akibat perilaku individu, melainkan juga faktor struktural seperti kemiskinan, ketidakstabilan perumahan, keterbatasan akses layanan kesehatan, dan bias sistemik.

Pada tahun 2026, peringatan NBHAAD kerap mengusung tema seperti United We Rise atau fokus pada dampak kebijakan PrEP di komunitas Black. Kegiatannya meliputi acara komunitas, panel diskusi, tes HIV dan IMS gratis, distribusi materi edukasi, serta kampanye media sosial dengan tagar #NBHAAD.

Meski lebih dikenal di Amerika Serikat dan diaspora Afrika secara global, NBHAAD menjadi pengingat universal akan pentingnya kesetaraan akses layanan kesehatan. Di Indonesia, isu HIV/AIDS umumnya diperingati pada Hari AIDS Sedunia (1 Desember) melalui Kementerian Kesehatan dan berbagai organisasi masyarakat sipil.

Baca Juga: Kapan Jadwal Libur Imlek 2026 & Cuti Bersama? Cek Tanggal Merah Februari

2. e-Day (Hari e atau Hari Euler’s Number)

e-Day merupakan perayaan matematika yang diperingati setiap 7 Februari di negara dengan format tanggal bulan/hari, seperti Amerika Serikat. Tanggal 2/7 dipilih karena mencerminkan dua digit awal dari konstanta matematika e, yaitu sekitar 2,71828.

Konstanta e adalah bilangan irasional yang pertama kali dipelajari oleh Jacob Bernoulli pada akhir abad ke-17 saat meneliti bunga majemuk, lalu diformalkan oleh Leonhard Euler. Nilai e menjadi fondasi penting dalam kalkulus, fisika, teknik, keuangan, serta berbagai model pertumbuhan eksponensial, termasuk pertumbuhan populasi, peluruhan radioaktif, dan bunga majemuk kontinu.

Sejak sekitar 2018, e-Day dirayakan secara informal oleh komunitas matematika dan STEM melalui kegiatan edukatif seperti diskusi sejarah konstanta e, lomba menghitung digit e, pembuatan poster, hingga tantangan menghafal digit e di media sosial dengan tagar #EDay.

Di negara dengan format tanggal hari/bulan, perayaan serupa sering dipindahkan ke 27 Januari (27/1 ≈ 2,71). Meski bukan hari libur resmi, e-Day menjadi momen ringan untuk merayakan keindahan matematika dan menginspirasi minat generasi muda terhadap ilmu eksak dan inovasi teknologi.

Baca Juga: Peringatan Setiap 5 Februari: Ada 3 Perayaan Hari Besar Nasional dan Global

3. World Read Aloud Day (Hari Membaca Nyaring Sedunia)

World Read Aloud Day (WRAD) adalah perayaan global tahunan yang digagas oleh organisasi LitWorld pada awal 2010-an. Peringatan ini biasanya jatuh pada Rabu pertama bulan Februari, yang pada tahun 2026 bertepatan dengan 4 Februari, meskipun terdapat variasi tanggal dalam beberapa sumber.

WRAD bertujuan mendorong orang dari segala usia, terutama anak-anak, keluarga, pendidik, dan komunitas, untuk membaca nyaring bersama. Kegiatan ini terbukti meningkatkan minat baca, kemampuan literasi, pemahaman emosional, serta memperkuat ikatan sosial melalui cerita.

Hingga kini, WRAD telah menjangkau jutaan peserta di lebih dari 170 negara, dengan berbagai kegiatan seperti sesi membaca di sekolah dan perpustakaan, pertemuan daring dengan penulis dan ilustrator, tantangan membaca di rumah, serta acara komunitas baik secara virtual maupun tatap muka.

Di Indonesia, peringatan WRAD sering diinisiasi oleh sekolah, komunitas literasi, Taman Bacaan Masyarakat, serta relawan dan penerbit. Kegiatannya antara lain membaca dongeng untuk anak-anak, kampanye media sosial dengan tagar #WorldReadAloudDay, hingga kolaborasi dengan penulis lokal.

Makna WRAD sangat mendalam karena membaca nyaring tidak hanya membangun keterampilan bahasa dan imajinasi, tetapi juga menumbuhkan empati, rasa aman, dan akses terhadap cerita, terutama bagi anak-anak di daerah terpencil atau kurang beruntung.

Oleh karena itu, WRAD dipandang sebagai salah satu cara efektif untuk mengurangi kesenjangan pendidikan dan menanamkan budaya membaca sepanjang hayat.

Tonton: Gaya Hidup Modern Bisa Picu Kanker? Ini Faktanya

Selanjutnya: Patrick dan John Collison: Dua Bersaudara di Balik Kesuksesan Stripe

Menarik Dibaca: Diskon 50% CFC Hebat, Promo Paket Ayam Favorit Mulai Rp 26 Ribuan Saja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru