Indonesia Peringati 60 Tahun Hari Tritura, Apa Hari Besar Lain pada 10 Januari?

Jumat, 09 Januari 2026 | 10:38 WIB
Indonesia Peringati 60 Tahun Hari Tritura, Apa Hari Besar Lain pada 10 Januari?

ILUSTRASI. Tritura (Dok/ANRI)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak daftar Hari Besar setiap 10 Januari yang penuh makna. Tanggal 10 Januari setiap tahunnya menyimpan kenangan mendalam baik secara nasional maupun internasional.

Di Indonesia, hari ini diperingati sebagai dua hari besar yang mencerminkan perjuangan sejarah dan komitmen lingkungan.

Sementara di kancah global ada peringatan ringan yang mengajak menghargai hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Peringatan Hari Besar 8 Januari: Hari Rotasi Bumi hingga World Typing Day

Daftar Hari Besar 10 Januari

Berikut ini hari besar setiap 10 Januari yang penuh makna beserta latar belakangnya.

1. Hari Tri Tuntutan Rakyat (Hari Tritura)

Pada 10 Januari 1966, ribuan mahasiswa dan rakyat Indonesia berkumpul di depan Gedung DPR-GR di Jakarta untuk menyampaikan Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura).

Melansir dari laman Setneg RI, Tuntutan tersebut meliputi pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) pasca-Gestapu 1965, perombakan Kabinet Dwikora dengan membersihkan unsur-unsur kiri dari pemerintahan, serta penurunan harga barang pokok yang melonjak akibat hiperinflasi dan krisis ekonomi pada masa Orde Lama.

Aksi Tritura ini menjadi katalisator utama runtuhnya kekuasaan Presiden Soekarno dan munculnya Orde Baru di bawah Soeharto. Peristiwa ini menunjukkan kekuatan gerakan mahasiswa dalam mendorong perubahan politik besar, sekaligus menjadi pelajaran berharga tentang peran rakyat dalam menjaga stabilitas bangsa.

Hingga kini, Hari Tritura diperingati melalui seminar, diskusi demokrasi, dan refleksi sejarah untuk mengingatkan generasi muda akan pentingnya keberanian menyuarakan kebenaran.

Baca Juga: Berapa Hijriah Isra Miraj Tahun 2026? Cek Makna dan Sejarah Peristiwa 27 Rajab

2. Hari Gerakan Satu Juta Pohon

Hari Gerakan Satu Juta Pohon pertama kali dicanangkan oleh Presiden Soeharto pada 10 Januari 1993 di Jakarta sebagai upaya nasional menghijaukan kembali Indonesia yang saat itu mengalami deforestasi masif akibat penebangan liar.

Gerakan ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menanam pohon secara massal, dengan target satu juta pohon setiap tahunnya, guna mengatasi pemanasan global, erosi tanah, dan banjir.

Manfaat penanaman pohon sangat luas, mulai dari produksi oksigen, penyerapan karbon dioksida, pelestarian biodiversitas, hingga pencegahan bencana alam. Peringatan ini kini sering diisi dengan aksi nyata seperti penanaman pohon di sekolah, kawasan perkotaan, dan hutan lindung, melibatkan komunitas, pemerintah, dan swasta.

Di era perubahan iklim saat ini, Hari Gerakan Satu Juta Pohon semakin relevan sebagai panggilan untuk bertindak konkret menjaga bumi bagi generasi mendatang.

Baca Juga: Hari Besar 6 Januari: Hari Epifani hingga Peringatan Hari Yatim Piatu Pasca Perang

3. Houseplant Appreciation Day (Hari Apresiasi Tanaman Hias)

Melansir laman National Today, Houseplant Appreciation Day dirayakan setiap 10 Januari untuk menghargai tanaman hias dalam ruangan (houseplants) yang membawa banyak manfaat bagi kehidupan modern.

Tanaman seperti monstera, sansevieria, atau pothos tidak hanya mempercantik interior rumah, tapi juga memurnikan udara dengan menyerap polutan, meningkatkan kelembaban, serta mengurangi stres melalui efek relaksasi.

Peringatan ini mengajak kita merawat tanaman dengan lebih baik, seperti menyiram rutin, memberikan cahaya cukup, atau bahkan "berbicara" dengan tanaman untuk stimulasi pertumbuhan.

Di tengah gaya hidup urban yang sibuk, memiliki tanaman hias menjadi cara sederhana menghubungkan diri dengan alam, meningkatkan kesehatan mental, dan menciptakan suasana rumah yang lebih nyaman serta produktif.

Baca Juga: Daftar Hari Besar 4 Januari: Hari Braille hingga Hipnotisme Sedunia

4. National Bittersweet Chocolate Day (Hari Cokelat Pahit Nasional)

National Bittersweet Chocolate Day, terutama populer di Amerika Serikat, merayakan jenis cokelat dark atau bittersweet dengan kandungan kakao tinggi (biasanya 60-80%).

Berbeda dengan cokelat susu yang manis, bittersweet chocolate menawarkan rasa pahit yang intens namun kaya akan antioksidan seperti flavonoid yang baik untuk kesehatan jantung dan mood.

Hari ini menjadi kesempatan untuk menikmati cokelat berkualitas tinggi, baik dimakan langsung, dicairkan untuk dipping buah, atau digunakan dalam resep baking.

Bagi pecinta cokelat sejati, bittersweet chocolate memberikan pengalaman rasa yang lebih mendalam dan sophisticated, sekaligus manfaat kesehatan yang lebih besar dibanding varian manis biasa.

Secara internasional, 10 Januari dirayakan sebagai Houseplant Appreciation Day (Hari Apresiasi Tanaman Hias) untuk menghargai manfaat tanaman dalam ruangan bagi kesehatan mental dan pemurnian udara, serta National Bittersweet Chocolate Day untuk merayakan cokelat pahit tinggi antioksidan.

Tonton: RI Menang Lelang Tanah Kampung Haji di Mekah, Target Pembangunan Kuartal IV-2026

Selanjutnya: Angka Kredit Macet Fintech Lending Melonjak, Tembus 4,33% per November 2025

Menarik Dibaca: Permasalahan Usia Anak dan Remaja yang Paling Sering Dikonsultasikan ke Psikolog

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru