Peringatan Setiap 10 Februari: 3 Isu Global Penting yang Wajib Anda Tahu!

Senin, 09 Februari 2026 | 10:02 WIB
Peringatan Setiap 10 Februari: 3 Isu Global Penting yang Wajib Anda Tahu!

ILUSTRASI. Jenis Kacang-kacangan (Boston Magazine/Getty Images)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar 10 Februari yang diperingati secara global. Pekan kedua Februari dipenuhi dengan sejumlah peringatan internasional yang mengangkat isu penting di bidang pangan, lingkungan, dan kesehatan.

Beragam hari peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global terhadap pentingnya pola konsumsi berkelanjutan, pelestarian satwa langka, serta pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi kesehatan tertentu.

Mulai dari World Pulses Day mengingatkan pentingnya sumber pangan bergizi dan berkelanjutan, Arabian Leopard Day menyoroti urgensi perlindungan satwa langka dari kepunahan, sementara International Epilepsy Day

Melalui peringatan tersebut, masyarakat diajak untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan, perlindungan keanekaragaman hayati, dan peningkatan kualitas hidup manusia.

Baca Juga: Hari Besar 9 Februari: Ini Makna HPN & Hari Kavaleri TNI-AD untuk Bangsa

Daftar Hari Besar 10 Februari

Berikut ini latar belakang setiap hari besar 10 Februari yang diperingati secara global.

1. World Pulses Day / Hari Kacang-kacangan Sedunia

Melansir laman United Nations, World Pulses Day atau Hari Kacang-kacangan Sedunia merupakan peringatan tahunan yang ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2019 dan diperingati setiap tanggal 10 Februari. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya pulses atau kacang-kacangan, seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, lentil, dan kacang polong, sebagai sumber pangan yang bergizi, terjangkau, dan berkelanjutan.

Kacang-kacangan dikenal kaya akan protein nabati, serat, vitamin, dan mineral, sehingga berperan penting dalam mendukung pola makan sehat serta mencegah berbagai penyakit tidak menular. Selain itu, pulses juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan karena mampu memperbaiki kesuburan tanah melalui fiksasi nitrogen dan membutuhkan lebih sedikit air dibandingkan sumber protein hewani. Oleh karena itu, konsumsi kacang-kacangan dinilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan, gizi masyarakat, serta upaya mitigasi perubahan iklim.

Di Indonesia, peringatan Hari Kacang-kacangan Sedunia kerap dimanfaatkan oleh Kementerian Pertanian, organisasi internasional seperti FAO, serta komunitas kesehatan dan pangan untuk mengedukasi masyarakat. Kegiatan yang dilakukan antara lain kampanye konsumsi kacang lokal, penyuluhan gizi, hingga acara memasak berbasis pulses guna mendorong pemanfaatan pangan lokal yang sehat dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Bulan Februari 2026 Disebut Perfect Month dalam Kalender Masehi, Apa Artinya?

2. International Day of Macaque / Arabian Leopard Day (Hari Macan Tutul Arab Internasional)

Melansir laman UAE Gov, International Day of Macaque atau yang lebih dikenal sebagai Arabian Leopard Day merupakan hari kesadaran internasional yang ditujukan untuk melindungi macan tutul Arab (Panthera pardus nimr). Subspesies ini merupakan salah satu kucing besar paling langka di dunia dan saat ini berada dalam kondisi sangat terancam punah, dengan populasi di alam liar yang diperkirakan tersisa kurang dari 200 ekor.

Macan tutul Arab terutama hidup di wilayah pegunungan dan gurun Semenanjung Arab. Ancaman utama terhadap kelangsungan hidup satwa ini meliputi hilangnya habitat, perburuan liar, konflik dengan manusia, serta menurunnya populasi mangsa alami. Oleh sebab itu, berbagai organisasi konservasi internasional menetapkan hari peringatan ini sebagai momentum untuk mendorong perlindungan habitat, penegakan hukum terhadap perburuan, serta pengembangan program penangkaran dan pelepasliaran.

Di Indonesia, peringatan Hari Macan Tutul Arab Internasional umumnya disinggung dalam konteks edukasi dan kampanye konservasi satwa liar global. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa pelestarian keanekaragaman hayati merupakan tanggung jawab bersama, tidak terbatas oleh wilayah atau negara.

Baca Juga: BMKG Sebut Gempa Pacitan Berjenis Megathrust, Apa Artinya?

3. International Epilepsy Day / Hari Epilepsi Internasional

International Epilepsy Day atau Hari Epilepsi Internasional merupakan hari kesadaran global yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang epilepsi, sekaligus mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penyandangnya. Secara resmi, peringatan ini diperingati setiap Senin kedua bulan Februari. Namun, dalam beberapa sumber dan negara, peringatannya kadang dikaitkan dengan tanggal 9 atau 10 Februari, sehingga muncul variasi penulisan tanggal, termasuk pada tahun 2026.

Hari Epilepsi Internasional menjadi momentum penting untuk mengedukasi publik bahwa epilepsi adalah gangguan neurologis yang dapat dikelola dengan pengobatan dan dukungan yang tepat. Selain itu, peringatan ini juga mendorong peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, diagnosis dini, serta pengobatan yang terjangkau bagi penderita epilepsi, terutama di negara berkembang.

Melalui kampanye, seminar, dan kegiatan sosial, Hari Epilepsi Internasional diharapkan dapat membangun empati masyarakat, menghapus mitos yang keliru, serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan suportif bagi jutaan orang yang hidup dengan epilepsi di seluruh dunia.

Tonton: Regulasi Tak Konsisten, Investor Pilih Thailand dan Vietnam Ketimbang Indonesia

Selanjutnya: NPGF Tingkatkan Kapasitas Modal Kerja Menjadi Rp54 Miliar

Menarik Dibaca: HP 4 Jutaan Terbaik: Ini Spek Gahar Poco F6 untuk Gamer

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru