Hari Besar 3 Februari: Ada Apa Selain Nisfu Syaban? Simak Daftar Peringatan Ini!

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37 WIB
Hari Besar 3 Februari: Ada Apa Selain Nisfu Syaban? Simak Daftar Peringatan Ini!

ILUSTRASI. ilustrasi nisfu syaban (Dok/Freepik)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar 3 Februari yang penuh makna. Tanggal 3 Februari diperingati beberapa hari besar dan peringatan penting, baik secara internasional maupun di Indonesia.

Tidak ada hari libur nasional besar di Indonesia pada tanggal ini libur nasional Februari 2026 lebih banyak jatuh pada Imlek 17 Februari dan lainnya.

Ada juga paling beberapa momen bersejarah, keagamaan, dan observansi global yang relevan.

Baca Juga: Tiket Mudik Lebaran 2026 dengan Kereta Api Telah Dibuka, Ini Jadwalnya

Nah, untuk peringatan di Indonesia ada Nisfu Syaban 1447 H dan Hari Ulang Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia ke-76.

Ada juga peringatan nasional yang dirayakan di beberapa negara yang bisa ikut disemarakkan di Indonesia.

Berikut penjelasan latar belakang setiap hari besar 3 Februari yang penuh makna.

Baca Juga: Logo Imlek Nasional 2026: Ada Gambar Kuda Merah Putih, Apa Maknanya?

Hari Besar 3 Februari 

1. Nisfu Syaban 1447 H (Pertengahan Bulan Syaban)

Melansir Kemenag RI, Nisfu Syaban merupakan peringatan paling relevan dan paling banyak dirayakan di Indonesia pada 3 Februari 2026 (Selasa). Tanggal ini bertepatan dengan 15 Syaban dalam kalender Hijriah, di mana malam Nisfu Syaban dimulai setelah Maghrib pada 2 Februari 2026 dan berlanjut hingga pagi hari Selasa.

Berdasarkan pengumuman resmi dari Kementerian Agama RI, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah, awal Syaban 1447 H jatuh pada 20 Januari 2026, sehingga perhitungan ini konsisten di berbagai organisasi Islam besar. Malam ini dianggap istimewa karena diyakini Allah SWT membuka lembaran pengampunan dosa umat, menentukan rezeki, umur, serta takdir tahunan, sesuai dengan hadis-hadis yang diriwayatkan.

Di Indonesia, kegiatan umat Muslim pada Nisfu Syaban sangat beragam dan penuh semangat spiritual. Banyak yang melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh (13–15 Syaban), sholat malam sunnah, tadarus Al-Qur'an secara intensif, istighfar massal, doa bersama di masjid, serta ziarah kubur untuk mendoakan arwah keluarga.

Masjid-masjid sering menggelar pengajian khusus, tarawih sunnah, atau acara pembagian makanan untuk fakir miskin sebagai bentuk sedekah. Peringatan ini juga menjadi persiapan mental dan spiritual menyambut bulan Ramadan yang diperkirakan dimulai akhir Februari 2026, sehingga umat diajak memperbanyak amal shaleh agar hati lebih siap menerima rahmat puasa.

Baca Juga: Daftar Hari Besar Setiap 2 Februari: Ada Hari Lahan Basah hingga Candlemas

2. Hari Ulang Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia

Mengutip laman Kemenlu RI, peringatan ini merupakan momen nasional kecil namun bermakna di Indonesia, menandai hari jadi hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia (sejak 3 Februari 1950). Pada tahun 2025 saja sudah memperingati 75 tahun, dan di 2026 ini terus dirayakan sebagai simbol persahabatan lama yang semakin kuat di tengah dinamika geopolitik global. Rusia (dulu Uni Soviet) termasuk negara pertama yang mengakui kedaulatan Republik Indonesia pasca-proklamasi, dan sejak itu hubungan bilateral berkembang di bidang politik, ekonomi, pertahanan, serta budaya.

Perayaan biasanya berlangsung secara formal melalui Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, atau acara bersama seperti seminar bilateral, pameran seni dan budaya Rusia-Indonesia, pertemuan diplomatik, atau diskusi tentang kerjasama strategis (misalnya energi, pendidikan, dan perdagangan).

Meski bukan hari libur, peringatan ini relevan untuk memperkuat isu hubungan internasional, terutama di era BRICS di mana Indonesia dan Rusia aktif berkolaborasi. Acara semacam ini juga menjadi kesempatan mempromosikan pertukaran pelajar, investasi, dan pemahaman lintas budaya antara kedua negara.

Baca Juga: Daftar Negara dengan Militer Terkuat di Dunia Tahun 2026, Amerika No. 1

3. Four Chaplains Day (Hari Empat Pendeta)

Mengutip National Today, Four Chaplains Day adalah peringatan internasional, terutama kuat di Amerika Serikat, yang memperingati kejadian heroik pada 3 Februari 1943 selama Perang Dunia II.

Saat kapal USS Dorchester ditenggelamkan torpedo kapal selam Jerman di perairan Atlantik Utara, empat pendeta militer dari latar belakang agama berbeda—Reverend George L. Fox (Protestan), Rabbi Alexander D. Goode (Yahudi), Father John P. Washington (Katolik), dan Reverend Clark V. Poling (Reformed)—menyerahkan jaket pelampung mereka kepada tentara yang panik, lalu bergandengan tangan berdoa dan menyanyikan himne saat kapal tenggelam. Kisah ini menjadi ikon pengorbanan diri demi sesama.

Makna peringatan ini sangat dalam: simbol toleransi antaragama, keberanian moral, dan persatuan di tengah krisis. Di AS, hari ini dirayakan dengan upacara memorial, doa bersama, ceramah di gereja atau kapel militer, serta kampanye kesadaran tentang nilai-nilai kemanusiaan.

Banyak organisasi veteran seperti The American Legion mengadakan acara khusus, termasuk pembacaan nama para korban dan pendeta. Meski tidak dirayakan luas di Indonesia, kisah ini sering dijadikan inspirasi dalam ceramah tentang persaudaraan lintas agama dan pengorbanan untuk kebaikan bersama.

Baca Juga: Hari Besar 1 Februari: Ada 4 Momen Penting Global yang Wajib Diketahui

4. National Women Physicians Day (Hari Dokter Wanita Nasional – AS)

Hari ini dirayakan secara nasional di Amerika Serikat untuk menghormati kontribusi luar biasa dokter perempuan dalam dunia kedokteran, dengan fokus utama pada Dr. Elizabeth Blackwell—dokter wanita pertama di AS yang lulus pada 1849 setelah menghadapi diskriminasi berat. Peringatan ini bertujuan mengakui perjuangan panjang perempuan untuk masuk dan unggul di profesi medis yang dulunya didominasi pria, serta merayakan pencapaian mereka dalam penelitian, pelayanan pasien, dan inovasi kesehatan.

Fokus utama hari ini adalah meningkatkan kesadaran tentang isu gender di bidang medis, seperti kesetaraan kesempatan, dukungan work-life balance bagi dokter wanita (termasuk yang menjadi ibu), pencegahan burnout, dan inspirasi bagi generasi muda perempuan untuk mengejar karir di kedokteran.

Di AS, acara meliputi webinar, penghargaan, posting media sosial dari organisasi seperti Physician Moms Group, serta kampanye edukasi di sekolah dan rumah sakit. Di Indonesia, meski tidak resmi, tema ini relevan dengan meningkatnya jumlah dokter wanita dan diskusi tentang pemberdayaan perempuan di sektor kesehatan.

Baca Juga: Hari Hijab Sedunia Setiap 1 Februari: Bongkar Prasangka, Bangun Toleransi Global

5. National Golden Retriever Day

Ini adalah hari nasional yang ringan dan menyenangkan, terutama populer di AS dan beberapa negara lain, untuk merayakan Golden Retriever sebagai salah satu ras anjing paling dicintai di dunia. Anjing berbulu emas ini dikenal karena sifatnya yang setia, ramah, cerdas, mudah dilatih, dan penuh kasih sayang—cocok sebagai hewan peliharaan keluarga, anjing terapi, atau pencari dan penyelamat. Hari ini muncul sebagai perayaan informal untuk menghargai kebahagiaan yang dibawa ras ini ke kehidupan manusia.

Perayaan biasanya dilakukan secara santai: pemilik anjing memposting foto dan video lucu Golden Retriever mereka di media sosial, mengadakan event adopsi di shelter hewan, donasi ke organisasi penyelamat anjing, atau sekadar jalan-jalan bersama peliharaan. Banyak yang berbagi cerita tentang bagaimana Golden Retriever membantu mengurangi stres, mendampingi anak-anak, atau bahkan mendeteksi penyakit.

Di Indonesia, meski tidak resmi, komunitas pecinta anjing sering ikut merayakan dengan konten serupa, menjadikannya momen menyenangkan untuk mempromosikan adopsi hewan dan perawatan hewan peliharaan yang bertanggung jawab.

Tonton: AS Pasok Senjata Besar-besaran ke Israel dan Arab Saudi, Konflik Timur Tengah Makin Panas!

Selanjutnya: Diskon Chatime Serba Rp 15 Ribu Cuma 4 Hari, Buruan Sikat Sebelum Promo Lewat

Menarik Dibaca: Diskon Chatime Serba Rp 15 Ribu Cuma 4 Hari, Buruan Sikat Sebelum Promo Lewat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru