Hari Hijab Sedunia Setiap 1 Februari: Bongkar Prasangka, Bangun Toleransi Global

Sabtu, 31 Januari 2026 | 06:20 WIB
Hari Hijab Sedunia Setiap 1 Februari: Bongkar Prasangka, Bangun Toleransi Global

ILUSTRASI. Muslim Life fest 2024 (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Mengenal Hari Hijab Sedunia yang dirayakan setiap tanggal 1 Februari. Hari Hijab Sedunia (World Hijab Day) adalah peringatan tahunan yang jatuh setiap 1 Februari, dirayakan di lebih dari 150 negara di seluruh dunia.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang kebebasan beragama, mempromosikan pemahaman budaya, serta melawan diskriminasi dan prasangka terhadap perempuan

Muslim yang memilih mengenakan hijab sebagai bentuk kesopanan dan ekspresi keyakinan.

Lalu, apa latar belakang dari sejarah hingga pergerakannya? Cek informasi menarik selengkapnya.

Baca Juga: Peringatan Hari Besar 31 Januari: Ada Harlah NU Hingga Hari Zebra

Sejarah Hari Hijab Sedunia

Melansir WHDO, Hari Hijab Sedunia pertama kali diperingati pada 1 Februari 2013, menandai peringatan ke-14 pada tahun 2026. Ide ini dicetuskan oleh Nazma Khan, seorang imigran asal Bangladesh yang tinggal di New York, Amerika Serikat.

Nazma Khan mengalami pengalaman pahit berupa bullying, diskriminasi, dan pelecehan sejak kecil karena mengenakan hijab, termasuk diejek dengan sebutan seperti "Batman", "ninja", atau bahkan "teroris" setelah peristiwa 9/11.

Pengalaman ini mendorongnya untuk menciptakan gerakan yang mengajak perempuan dari berbagai latar belakang (Muslim maupun non-Muslim) untuk mencoba mengenakan hijab selama satu hari.

Tujuannya adalah membangun empati, memupuk toleransi beragama, dan menormalkan hijab sebagai pilihan pribadi yang sah. Dari gerakan kecil di New York, Hari Hijab Sedunia berkembang menjadi fenomena global, dengan partisipasi jutaan orang melalui kegiatan seperti workshop, pembagian hijab gratis, diskusi, dan kampanye media sosial.

Baca Juga: Cek Tema dan Logo Harlah ke-1 Abad NU pada 31 Januari 2026

Organisasi Pengelola

Organisasi resmi yang mengelola Hari Hijab Sedunia adalah World Hijab Day Organization (WHDO), sebuah lembaga nirlaba berstatus 501(c)(3) yang didirikan pada 2018 oleh Nazma Khan sebagai Founder dan CEO.

WHDO berbasis di Amerika Serikat dan memiliki misi utama untuk membongkar bigotri, diskriminasi, serta prasangka terhadap perempuan Muslim melalui pendidikan, kesadaran, dan pemberdayaan.

Organisasi ini juga mendirikan International Muslim History Month pada 2021 untuk menghormati kontribusi umat Muslim sepanjang sejarah dan melawan Islamofobia secara global. Situs resmi WHDO adalah worldhijabday.com, di mana tersedia paket grafis, panduan komunitas, dan informasi donasi untuk mendukung kampanye tahunan.

Baca Juga: Hari Primata Indonesia Setiap 30 Januari: Aksi Kolektif Selamatkan Satwa

Tema Hari Hijab Sedunia Tahun 2026

Tema resmi untuk Hari Hijab Sedunia 2026 adalah #UnityInHijab.  Tema ini menekankan kekuatan dalam identitas kolektif dan kemanusiaan bersama, mengajak perempuan dari berbagai latar belakang, budaya, dan agama untuk bersatu dalam solidaritas.

Di tengah tantangan diskriminasi, pembagian, dan salah paham yang masih dihadapi perempuan berhijab di berbagai belahan dunia, #UnityInHijab menjadi panggilan global untuk berdiri bersama, merayakan keragaman, menghormati martabat, dan mendukung hak memilih berpakaian sesuai keyakinan.

WHDO mengundang partisipasi melalui kegiatan lokal, seperti mengenakan hijab sehari, mengadakan event edukasi, atau berbagi cerita di media sosial dengan hashtag tersebut.

Nazma Khan menyatakan bahwa tema ini merepresentasikan kekuatan bersama untuk melawan prasangka dan membangun dunia yang lebih inklusif.Hari Hijab Sedunia bukan hanya tentang hijab itu sendiri, melainkan tentang hak asasi manusia, toleransi, dan empati lintas budaya.

Apabila Anda ingin ikut serta pada 1 Februari 2026, kunjungi situs resmi worldhijabday.com untuk mengunduh materi kampanye atau mencari event terdekat di Indonesia.

Tonton: PPATK Temukan Rekening Karyawan Tekstil Rp 12,49 Triliun, Diduga Berisi Duit Ilegal

Selanjutnya: Harga Emas 2030: Ekonom Prediksi Tembus Rp 5,4 Juta per Gram!

Menarik Dibaca: Punya Mental Baja, 6 Zodiak Ini Jarang Terlihat Menangis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru