KONTAN.CO.ID - Simak daftar hari besar setiap 1 Februari. Pada awal bulan Februari, diperingati sebagai beberapa hari besar dan observasi penting, baik internasional maupun nasional.
Di Indonesia, tidak ada libur nasional resmi (tanggal merah) pada tanggal 1 Februari di tahun 2026, meskipun jatuh pada hari Minggu.
Artikel ini mengulas empat peringatan utama: Hari Hijab Sedunia, Hari Aspergillosis Sedunia, Hari Kebebasan Nasional (khususnya di AS), dan Hari Cokelat Hitam Nasional.
Baca Juga: Peringatan Hari Besar 31 Januari: Ada Harlah NU Hingga Hari Zebra
Daftar Hari Besar 1 Februari
Berikut daftar utama hari besar yang relevan, dengan penjelasan singkat masing-masing.
1. Hari Hijab Sedunia (World Hijab Day)
Melansir laman WHDO, World Hijab Day diperingati setiap 1 Februari sebagai kampanye global untuk mempromosikan kesadaran, solidaritas, dan kebebasan beragama bagi perempuan Muslim yang memilih berhijab.
Digagas oleh Nazma Khan pada 2013 di New York, hari ini mengajak perempuan dari berbagai latar belakang (termasuk non-Muslim) untuk mencoba mengenakan hijab selama satu hari guna memahami pengalaman dan tantangan yang dihadapi perempuan berhijab.
Pada 2026, ini menjadi peringatan ke-14 dengan tema #UnityInHijab, menekankan persatuan melawan prasangka, diskriminasi, dan Islamofobia. Acara global meliputi workshop, diskusi, pembagian hijab gratis, dan kampanye media sosial untuk mendukung hak berpakaian sesuai keyakinan.
Di Indonesia, hari ini sering dirayakan oleh komunitas Muslimah dengan kegiatan edukasi, sharing cerita, dan dukungan inklusivitas. Momentum ini mengingatkan pentingnya toleransi beragama dan penghormatan terhadap pilihan pribadi dalam masyarakat majemuk.
Baca Juga: Cek Tema dan Logo Harlah ke-1 Abad NU pada 31 Januari 2026
2. Hari Aspergillosis Sedunia (World Aspergillosis Day)
Mengutip laman WHO, peringatan World Aspergillosis Day diperingati pada 1 Februari untuk meningkatkan kesadaran tentang infeksi aspergillosis, penyakit paru-paru serius yang disebabkan oleh jamur Aspergillus yang ada di udara dan tanah. Penyakit ini terutama mengancam orang dengan sistem kekebalan lemah, seperti pasien kanker, transplantasi organ, atau penderita asma kronis/COPD.
Hari ini digagas oleh organisasi seperti Aspergillus & Aspergillosis Patients & Carers Support (Aspergillus Patients & Carers Support) untuk edukasi dini, diagnosis cepat, dan pengobatan tepat waktu.
Kampanye fokus pada gejala seperti batuk darah, sesak napas, dan demam yang sering disalahartikan sebagai infeksi biasa. Di tingkat global, hari ini mendorong penelitian lebih lanjut dan akses obat antijamur yang terjangkau. Peringatan ini penting karena aspergillosis bisa fatal jika tidak ditangani, terutama di negara berkembang dengan tingkat polusi tinggi.
Baca Juga: Hari Primata Indonesia Setiap 30 Januari: Aksi Kolektif Selamatkan Satwa
3. Hari Kebebasan Nasional (National Freedom Day)
Melansir laman National Today, peringatan National Freedom Day diperingati pada 1 Februari di Amerika Serikat untuk memperingati penandatanganan resolusi yang menjadi dasar Amandemen ke-13 Konstitusi AS pada 1 Februari 1865, yang menghapus perbudakan.
Digagas oleh Jenderal Julius P. Major pada 1942, hari ini dirayakan dengan upacara pembacaan Liberty Bell di Philadelphia dan kegiatan promosi kesetaraan serta kebebasan. Meski bukan libur federal, ini menjadi momen refleksi atas perjuangan hak sipil dan anti-diskriminasi.
Di luar AS, hari ini kadang diobservasi sebagai pengingat global tentang penghapusan perbudakan dan hak asasi manusia. Di Indonesia, tidak ada peringatan resmi, tapi relevan dengan nilai Pancasila tentang keadilan sosial.
Baca Juga: Fakta Es Gabus dari Hunkwe: Intip Sejarah Jajanan dari Tepung Kacang Hijau yang Unik
4. Hari Cokelat Hitam Nasional (National Dark Chocolate Day)
Terakhir, ada National Dark Chocolate Day adalah hari observasi ringan pada 1 Februari yang merayakan manfaat kesehatan cokelat hitam (dark chocolate) dengan kandungan kakao tinggi. Cokelat hitam kaya antioksidan, flavonoid, dan mineral yang baik untuk jantung, mood, dan tekanan darah jika dikonsumsi secukupnya.
Hari ini mendorong orang menikmati dark chocolate berkualitas tinggi tanpa rasa bersalah, sering dengan resep atau promo khusus.
Ini bagian dari rangkaian hari makanan di AS, tapi populer secara global melalui media sosial. Di Indonesia, bisa jadi momen santai mencoba dark chocolate lokal atau impor.
Tonton: BPK: Kerugian Negara Kasus Minyak 2,7 Miliar Dolar AS dan Rp 25 Triliun
Selanjutnya: Asing Jual Rp 1,53 Triliun, Ini 10 Saham Paling Banyak Dijual Jumat (30/1)
Menarik Dibaca: Jadwal Thailand Masters 2026: 10 Wakil Indonesia Berlaga Menuju Partai Final
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News