Idulfitri atau Idul Fitri yang Benar? Cek Bentuk Baku Menurut KBBI

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:14 WIB
Idulfitri atau Idul Fitri yang Benar? Cek Bentuk Baku Menurut KBBI

ILUSTRASI. Parcel Idul Fitri (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Pahami penulisan Idulfitri atau Idul Fitri yang benar menurut KBBI. Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, banyak masyarakat mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari mudik, belanja, hingga membuat ucapan selamat.

Ucapan Idulfitri yang benar dapat memudahkan Anda membagikan pesan kegembiraan di hari suci.

Namun, di tengah euforia tersebut, masih sering muncul pertanyaan sederhana: penulisan yang benar itu “Idul Fitri” atau “Idulfitri”?

Baca Juga: Makna Hari Besar 18 Maret: 3 Peringatan Global Penting untuk Kesadaran Anda

Penulisan yang Benar

Dalam kaidah bahasa Indonesia yang baku, penulisan yang tepat merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) serta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, yaitu “Idulfitri” (ditulis serangkai tanpa spasi).

Bentuk ini sudah disesuaikan dengan kaidah penyerapan kata dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, sehingga menjadi satu kesatuan makna.

Secara asal-usul, istilah ini berasal dari bahasa Arab “ʿĪd al-Fiṭr” yang berarti hari raya berbuka puasa.

Baca Juga: Peringatan Setiap 17 Maret: Ada 3 Perayaan Besar Profesi Hingga Kuliner Unik

Dalam proses penyerapan ke bahasa Indonesia, penulisannya disederhanakan menjadi satu kata, yakni “Idulfitri”. Hal ini sejalan dengan prinsip penulisan kata serapan yang diatur dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Meski demikian, penulisan “Idul Fitri” (dipisah) masih cukup sering dijumpai dalam percakapan sehari-hari, media sosial, hingga berbagai materi publikasi.

Secara makna, keduanya tetap merujuk pada hal yang sama, namun jika mengacu pada standar bahasa Indonesia yang benar, bentuk yang dianjurkan adalah “Idulfitri”.

Baca Juga: Besaran Zakat Fitrah Tahun 2026 Menurut Baznas, Siapa Saja Penerimanya?

Penggunaan bentuk baku ini penting, terutama dalam penulisan resmi seperti surat, artikel, media massa, hingga ucapan formal.

Selain menunjukkan ketepatan berbahasa, hal ini juga mencerminkan kepedulian terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Contoh Penggunaan

Sebagai contoh, penulisan yang tepat adalah: “Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin.”

Sementara itu, untuk konteks nonformal seperti percakapan santai atau media sosial, penggunaan “Idul Fitri” masih dapat dimaklumi, meskipun tetap disarankan menggunakan bentuk baku agar lebih konsisten.

Sebagai kesimpulan, menjelang Hari Raya Idulfitri, penting bagi kita untuk memahami bahwa penulisan yang benar sesuai kaidah bahasa Indonesia adalah “Idulfitri” (tanpa spasi).

Dengan penggunaan yang tepat, kita tidak hanya menyampaikan ucapan dengan baik, tetapi juga turut menjaga standar bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

Tonton: Pemerintah Siapkan Pemangkasan Anggaran! Harga Minyak Dunia Jadi Ancaman APBN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru