Cara ini ini bisa mencegah tetanus

Selasa, 10 November 2020 | 14:45 WIB   Penulis: Belladina Biananda
Cara ini ini bisa mencegah tetanus


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tetanus merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh zat racun bakteri yang menyerang sistem saraf. Hasilnya, kontraksi otot akan terasa sakit, apalagi di bagian rahang dan leher. Gejala tetanus perlu Anda waspadai agar kondisi kesehatan Anda tak terancam.

Gejala Tetanus

Mayo Clinic (mayoclinic.org) mengatakan bahwa ciri-ciri tetanus muncul beberapa hari hingga beberapa minggu setelah zat racun bakteri menyerang tubuh. Biasanya, masa inkubasi penyakit tetanus adalah tujuh hingga 10 hari.

Saat terinfeksi zat racun dari bakteri, otot rahang dan leher akan terasa kaku. Hal yang sama juga terjadi pada otot perut Anda. Tak hanya itu, Anda akan merasa kesulitan untuk menelan, detak jantung meningkat, demam, dan tubuh mengeluarkan banyak keringat.

Penyebab Munculnya Gejala Tetanus

Zat racun bakteri yang menyebabkan penyakit tetanus bernama Clostridium tetani. Clostridium tetani bisa ditemukan tanah, debu, dan kotoran hewan. Saat masuk ke tubuh, zat racun menyerang saraf yang menggerakkan otot.

Baca Juga: Ingat, orang dewasa juga perlu divaksin

Ada beberapa faktor yang meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit tetanus. Misalnya tak mendapat vaksin tetanus atau luka yang mengakibatkan zat racun bakteri menyerang tubuh dengan mudah. Selain itu, ada pula kondisi lain yang perlu Anda perhatikan.

Tetanus bisa juga disebabkan oleh beberapa jenis luka, seperti luka tembak, luka bakar, luka bekas operasi, gigitan serangga, dan gigi serta gusi yang infeksi. Suntikan obat-obatan, tindikan tubuh, dan tato juga dapat jadi penyebab lainnya.

Cara Mencegah Gejala Tetanus

Agar Anda terhindar dari penyakit tetanus, Mayo Clinic menyarankan beberapa hal untuk Anda lakukan. Pertama, Anda perlu mendapat vaksin tetanus yang bernama Vaksin DTaP. Vaksin DTaP terdiri dari 5 suntikan. Selain mencegah tetanus, jenis vaksin itu juga bisa mencegah penyakit difteri dan pertusis.

Baca Juga: Catat, inilah gejala saraf terjepit plus penyebabnya

Setelah mendapat Vaksin DTaP, sebaiknya seseorang juga mendapat penguat yang bernama Vaksin Tdap pada usia 11-12 tahun. Jika Anda belum mendapat vaksin tetanus apapun saat masih kecil, Anda bisa berkonsultasi pada dokter.

Selain itu, Anda juga perlu memerhatikan negara mana yang akan Anda kunjungi. Jika tetanus merupakan penyakit yang umum terjadi di negara yang Anda tuju, Anda perlu memastikan sistem imun tubuh Anda terjaga dengan baik.

Selanjutnya: ‚ÄčApa itu vaksin dan bagaimana cara kerjanya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Belladina Biananda

Terbaru