Daya Beli Menurun, 10 Negara dengan Inflasi Terparah di 2025 Menurut IMF

Sabtu, 29 November 2025 | 17:00 WIB
Daya Beli Menurun, 10 Negara dengan Inflasi Terparah di 2025 Menurut IMF

Daya Beli Menurun, 10 Negara dengan Inflasi Terparah di 2025 Menurut IMF


Sumber: Visual Capitalist,Visual Capitalist  | Editor: Mega Putri

KONTAN.CO.ID - Negara mana yang mengalami penurunan daya beli paling besar di tahun 2025 ini? Simak data IMF tentang inflasi di tahun 2025 ini.

Beberapa negara di dunia ternyata mengalami inflasi yang serius di sepanjang tahun 2025 ini.

Inflasi itu menyebabkan penurunan nilai mata uang dan daya beli yang menurun di negara tersebut.

Berikut 10 negara yang mengalami inflasi sehingga terjadi kehilangan daya beli yang besar di tahun 2025.

Baca Juga: Berapa Biaya Haji Reguler 2026 M/1447 H Per Embarkasi? Ini Jadwal Pelunasannya

Negara Keh‎ilangan Daya Beli Terbesar di 2025

Dilansir dari Visual Capitalist, negara yang kehilangan daya beli terbesar di tahun 2025 adalah Venezuela.

Ini berdasarkan hasil analisis dari IMF World Economic Outlook yang dirilis pada Oktober 2025.

IMF (International Monetary Fund) menggunakan standar penilaian inflasi tahun 2025 dengan uang Dollar.

IMF memperkirakan nilai yang setara dengan US$ 100 di negara itu saat awal tahun dibandingkan dengan akhir tahun.

Tonton: Danantara Akan Terbitkan Global Bond di 2026

Menurut data dari IMF, Venezuela mengalami penurunan daya beli tertinggi dari US$ 100 menjadi US$ 15 saja di akhir 2025.

Disusul oleh negara Sudan yang menjadi US$ 67 dan Iran yang menurun menjadi US$ 69 di akhir tahun 2025.

Berikut daftar negara dengan penurunan daya beli tertinggi di tahun 2025 menurut hasil analisis IMF:

  1. Venezuela dari US$ 100 menjadi US$ 15
  2. Sudan dari US$ 100 menjadi US$ 67
  3. Iran dari US$ 100 menjadi US$ 69
  4. Turki dari US$ 100 menjadi US$ 76
  5. Yaman dari US$ 100 menjadi US$ 76
  6. Zimbabwe dari US$ 100 menjadi US$ 77
  7. Myanmar dari US$ 100 menjadi US$ 77
  8. Haiti dari US$ 100 menjadi US$ 77
  9. Burundi dari US$ 100 menjadi US$ 77
  10. Argentina dari US$ 100 menjadi US$ 78

Baca Juga: Daftar Negara Pemilik Logam Tanah Jarang Terbanyak 2025, Ada Indonesia?

Menurut data dari IMF, negara Venezuela diprediksi akan mengalami inflasi sampai hampir 549% di tahun 2025.

Hal itu membuat nilai uang US$ 100 di awal tahun akan berubah menjadi US$ 15 saja di bulan Desember nanti.

Salah satu pemicu inflasi tersebut adalah sanksi ekonomi dari Amerika Serikat yang memperburuk kondisi keuangan negara.

Krisis ekonomi di dalam negara diprediksi akan membuat masyarakat semakin sulit membeli makanan maupun bayar sewa tempat.

Itulah 10 negara yang dianggap mengalami penurunan daya beli terbesar di tahun 2025 menurut IMF.

 

Selanjutnya: Kisah Antonius Auwyang: Membangun Jembatan Emas Produk Indonesia di Australia

Menarik Dibaca: Hasil Syed Modi India International 2025, Satu Wakil Indonesia Melesat ke Final

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru