Kapan Puasa Ramadan Dimulai? Cek Selisih 1 Hari Versi Kemenag dan Muhammadiyah

Jumat, 16 Januari 2026 | 13:11 WIB
Kapan Puasa Ramadan Dimulai? Cek Selisih 1 Hari Versi Kemenag dan Muhammadiyah

ILUSTRASI. Buka Bersama di Masjid Istiqlal (TRIBUNNEWS/HERUDIN)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak hitungan berapa hari lagi menuju puasa Bulan Ramadhan. Hari ini Jumat, 16 Januari 2026 (bertepatan dengan Isra Mikraj), banyak umat Muslim mulai bertanya: "Puasa Ramadan berapa hari lagi?"

Bulan suci Ramadan 1447 H semakin dekat, dan ini saatnya mempersiapkan diri secara fisik, mental, serta spiritual.

Berdasarkan berbagai sumber resmi dan prediksi astronomi terkini (per Januari 2026), awal puasa diperkirakan jatuh di pertengahan Februari 2026.

Hitung mundur hari ini (16 Januari 2026):

  • Versi Muhammadiyah: 33 hari lagi (mulai Rabu, 18 Februari 2026).
  • Versi Pemerintah (Kemenag) & NU: 34 hari lagi (mulai Kamis, 19 Februari 2026).

Baca Juga: Jadwal Februari 2026: Imlek, Ramadan, dan 8 Hari Besar yang Wajib Dicatat

Perbedaan ini wajar karena metode penentuan awal bulan Hijriah berbeda. Muhammadiyah menggunakan hisab hakiki dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) untuk keseragaman global.

Sementara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) menggabungkan hisab dengan rukyatul hilal (pengamatan hilal langsung) sesuai kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura).

Penetapan resmi pemerintah akan ditentukan melalui Sidang Isbat pada Selasa, 17 Februari 2026 (29 Syakban 1447 H).

Baca Juga: Apa Saja Peringatan Setiap 17 Januari? Cek 4 Hari Besar Nasional dan Internasional

Jadwal Awal Puasa Ramadan 1447 H Menurut Versi Resmi/Perkiraan

Berikut rincian lengkap berdasarkan maklumat dan kalender terbaru:

1. Versi Muhammadiyah (Resmi Tetap)

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 (Rabu Legi).

Berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal dan KHGT, ijtimak terjadi 17 Februari 2026, dan posisi hilal memenuhi syarat global

  • Puasa diperkirakan berlangsung 30 hari hingga 19 Maret 2026.  
  • Idul Fitri 1 Syawal 1447 H: Jumat, 20 Maret 2026 (prediksi).

Muhammadiyah menetapkan lebih awal untuk kepastian, sehingga warga Muhammadiyah mulai puasa 33 hari dari sekarang.

Baca Juga: Apa Saja Peringatan Setiap 17 Januari? Ini 4 Hari Besar Nasional dan Internasional

2. Versi Pemerintah (Kementerian Agama)

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang dirilis Kemenag, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Alasan: Mengacu kriteria MABIMS (tinggi hilal minimal ~3° dan elongasi cukup), posisi hilal pada 17 Februari 2026 diprediksi belum memenuhi, sehingga Syakban digenapkan 30 hari.  
Melalui Sidang Isbat pada 17 Februari 2026 sore/malam, setelah rukyatul hilal di berbagai titik Indonesia.  

Puasa kemungkinan 29 atau 30 hari, Idul Fitri diprediksi 20-21 Maret 2026 atau sekitarnya. Sementara itu, untuk hitung mundur: 34 hari lagi dari 16 Januari.

Baca Juga: Apa Saja Hari Besar pada 16 Januari? Ini Daftar Peringatan Selain Isra Miraj

3. Versi Nahdlatul Ulama (NU) – Mengikuti Pemerintah

PBNU biasanya mengikuti penetapan pemerintah melalui kombinasi hisab dan rukyat (Imkanur Rukyah NU).  Prediksi sama dengan Kemenag: Kamis, 19 Februari 2026.  

NU akan ikut sidang isbat dan rukyatul hilal bersama Kemenag.  

Jadi, puasa NU juga 34 hari lagi dari sekarang, dan selaras dengan libur nasional.

Perbedaan 1 hari ini sering terjadi dan sah menurut syariat, selama masing-masing mengikuti dalil yang kuat. Yang terpenting adalah niat ikhlas dan saling menghormati. Puasa Ramadan tahun ini kemungkinan 29-30 hari, tergantung rukyat akhir Ramadan.

Untuk itu, Anda bisa memulai sekarang stok makanan sahur/iftar, tingkatkan ibadah, dan persiapkan fisik (kurangi kafein, atur pola tidur).

Tonton: 32.000 Pegawai Dapur MBG akan Diangkat Jadi PPPK, Cek Syarat & Rincian Gaji

Selanjutnya: Promo HokBen Gratis: Cuma Download Aplikasi HokBenAja, Langsung Dapat Irodori Bento

Menarik Dibaca: Promo HokBen Gratis: Cuma Download Aplikasi HokBenAja, Langsung Dapat Irodori Bento

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru