Libur Maulid Nabi 2021 digeser 20 Oktober, ini sejarah lengkapnya

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:23 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Libur Maulid Nabi 2021 digeser 20 Oktober, ini sejarah lengkapnya

ILUSTRASI. Libur Maulid Nabi 2021 digeser 20 Oktober, ini sejarah lengkapnya.

KONTAN.CO.ID - Libur Maulid Nabi 2021 yang semula jatuh pada Selasa tanggal 19 Oktober 2021 digeser menjadi Rabu, 20 Oktober 2021. Berikut ini sejarah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Libur Maulid Nabi Muhammad SAW 2021 yang digeser tersebut berdasarkan SKB 3 Menteri. Libur Maulid Nabi 2021 pun menjadi satu-satunya hari libur nasional di bulan Oktober 2021. Kapan Maulid Nabi 2021? 

Maulid Nabi Muhammad SAW 2021 tetap jatuh pada 19 Oktober. Hanya waktu libur Maulid Nabi 2021 saja yang berubah, digeser pada 20 Oktober. 

"Maulid Nabi Muhammad SAW tetap 12 Rabiul Awal. Tahun ini bertepatan 19 Oktober 2021 M. Hari libur peringatannya yang digeser menjadi 20 Oktober 2021 M," kata Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dikutip dari laman resmi Kementerian Agama. 

Lantas, seperti apa sejarah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW? 

Baca Juga: Libur Maulid Nabi 2021 digeser 20 Oktober, ini pedoman merayakannya

Sejarah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 

Dirangkum dari laman NU Online, menurut catatan Ahmad Tsauri dalam Sejarah Maulid Nabi (2015), perayaan Maulid Nabi sudah dilakukan oleh masyarakat Muslim sejak tahun kedua hijriah. 

Catatan tersebut merujuk pada Nuruddin Ali dalam kitabnya Wafa’ul Wafa bi Akhbar Darul Mustafa.

Waktu itu, seorang bernama Khaizuran (170 H/786 M) yang merupakan ibu dari Amirul Mukminin Musa al-Hadi dan al-Rasyid datang ke Madinah dan memerintahkan penduduk mengadakan perayaan kelahiran Nabi Muhammad di Masjid Nabawi. 

Dari Madinah, Khaizuran juga menyambangi Makkah dan melakukan perintah yang sama kepada penduduk Makkah untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad.

Di Madinah, perayaan Maulid Nabi dilakukan di masjid, sementara Khaizuran memerintahkan kepada penduduk Makkah untuk merayakan Maulid di rumah-rumah mereka. 

Baca Juga: Bukan besok, libur Maulid Nabi 2021 digeser 20 Oktober

Khaizuran adalah sosok berpengaruh selama masa pemerintahan tiga khalifah Dinasti Abbasiyah, yaitu pada masa Khalifah al-Mahdi bin Mansur al-Abbas (suami), Khalifah al-Hadi dan Khalifah al-Rasyid (putra).

Khaizuran mampu menggerakkan masyarakat Muslim di Arab karena pengaruhnya tersebut. 

Khaizuran melakukan hal tersebut agar teladan, ajaran, dan kepemimpinan mulia Nabi Muhammad bisa terus menginspirasi warga Arab dan umat Islam pada umumnya. 

Pada masa Dinasti Abbasiyah, pembaruan pemikiran memang banyak terjadi di semua sektor kehidupan, dari perkembangan ilmu-ilmu umum, arsitektur, hingga situs-situs sejarah. 

Baca Juga: Hari libur Maulid Nabi diubah bukan besok, ini alasan pemerintah

Editor: Virdita Ratriani
Terbaru