Menguasai Uang: 7 Prinsip Fundamental untuk Kemakmuran

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:02 WIB Sumber: New Trader U
Menguasai Uang: 7 Prinsip Fundamental untuk Kemakmuran

ILUSTRASI. Menguasai Uang: 7 Prinsip Fundamental untuk Kemakmuran.


KONTAN.CO.ID -  Membangun kekayaan sering kali terasa seperti mendaki gunung yang curam. Banyak orang berusaha keras, namun hanya sedikit yang benar-benar berhasil mencapai puncak. 

Berikut ini penjelasan tujuh hukum fundamental yang, jika diterapkan, dapat mengubah cara pandang kita terhadap uang dan mempercepat perjalanan menuju kemakmuran finansial. 

Hukum-hukum ini bukan sekadar teori, melainkan prinsip praktis yang telah teruji oleh waktu dan menjadi panduan bagi banyak individu sukses.

Apa saja hukum tersebut? Simak rangkumannya dari situs edukasi trading, New Trader U ini. 

Baca Juga: Xi Jinping Pamer Pengaruh, Parade Beijing Dihadiri Putin, Kim, hingga Prabowo

Hukum Murphy

Hukum Murphy, yang terkenal dengan ungkapan "apa pun yang bisa salah, akan salah," ternyata memiliki peran penting dalam dunia finansial.

Alih-alih menganggapnya sebagai nasib buruk, para pembangun kekayaan yang bijak menggunakannya sebagai strategi. Mereka mengantisipasi potensi masalah seperti resesi, kehilangan pekerjaan, atau biaya tak terduga dan menyiapkan rencana cadangan.

Dengan demikian, mereka tidak hanya mengurangi risiko, tetapi juga membangun ketahanan finansial yang kuat.

Hukum Kidlin

"Jika Anda bisa menuliskan masalah dengan jelas, itu sudah setengah terpecahkan," demikian bunyi Hukum Kidlin.

Dalam konteks keuangan, ini berarti menuliskan tujuan finansial Anda, menyusun anggaran, dan membuat strategi investasi.

Dengan mencatatnya, Anda menciptakan kejelasan, presisi, dan komitmen psikologis terhadap rencana Anda. Ini mengubah keinginan samar menjadi langkah-langkah konkret yang bisa diukur dan dicapai.

Hukum Gilbert

Hukum Gilbert mengajarkan pentingnya mengambil kendali penuh atas hasil finansial Anda.

Sukses finansial bukanlah soal keberuntungan, melainkan tanggung jawab. Individu yang sukses tidak menyalahkan keadaan eksternal, melainkan fokus pada hal-hal yang bisa mereka kontrol: pengetahuan, keterampilan, dan pilihan strategis.

Mereka memahami bahwa kekuatan untuk mengubah masa depan finansial ada di tangan mereka sendiri.

Baca Juga: Layanan Transjakarta Masih Dihentikan Sementara Sabtu (30/8/2025) Pagi

Hukum Wilson

Hukum Wilson menekankan investasi pada pengetahuan. Seperti Warren Buffett yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membaca, investasi terbesar yang bisa Anda lakukan adalah pada diri sendiri.

Pengetahuan tentang pasar, investasi, dan pengelolaan uang akan terus bertumbuh dan memberikan imbal hasil jangka panjang yang jauh lebih besar dari investasi lainnya. Pengetahuan adalah pondasi untuk keputusan finansial yang lebih baik.

Hukum Falkland

"Ketika tidak ada keputusan yang diperlukan, jangan membuat keputusan," adalah inti dari Hukum Falkland.

Prinsip ini mengajarkan kesabaran strategis. Dalam dunia investasi, sering kali tindakan terbaik adalah tidak melakukan apa-apa.

Dengan menghemat energi pengambilan keputusan untuk pilihan yang benar-benar berdampak besar, Anda bisa menghindari tindakan impulsif yang sering kali merugikan.

Hukum Parkinson

Hukum Parkinson menyatakan bahwa "pekerjaan akan meluas untuk mengisi waktu yang tersedia." Prinsip ini juga berlaku untuk keuangan.

Jika Anda tidak menetapkan tenggat waktu yang ketat untuk tujuan Anda, seperti melunasi utang atau menabung, kemajuan Anda akan melambat.

Dengan menetapkan target yang realistis namun ambisius, Anda menciptakan urgensi yang diperlukan untuk mencapai tujuan finansial Anda.

Tonton: Ada Insentif Pajak, Pemprov DKI Rogoh Rp 2,7 Triliun untuk per Juli 2025

Prinsip Pareto

Dikenal sebagai Aturan 80/20, Prinsip Pareto menyatakan bahwa 80% hasil datang dari 20% upaya.

Dalam keuangan, ini berarti mengidentifikasi dan fokus pada aktivitas yang memberikan dampak terbesar.

Misalnya, 20% keputusan investasi Anda mungkin menghasilkan 80% keuntungan. Dengan mengidentifikasi area-area ini, Anda bisa mengalokasikan waktu dan energi dengan lebih efisien, menciptakan hasil finansial yang jauh lebih besar dengan upaya yang lebih terfokus.

Selanjutnya: Asing Net Buy Rp 3,04 Triliun, Cermati Saham yang Banyak Diborong Sepekan Terakhir

Menarik Dibaca: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Sabtu (30/8/2025) Kompak Naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana
Tag

Terbaru