Menstabilkan gula darah, ini 8 manfaat habbatussauda untuk kesehatan

Rabu, 21 Juli 2021 | 20:35 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
 Menstabilkan gula darah, ini 8 manfaat habbatussauda untuk kesehatan

KONTAN.CO.ID - Ada banyak sekali manfaat habbatussauda. Memiliki nama latin Nigella sativa, tanaman ini banyak tumbuh di kawasan Eropa bagian selatan dan Timur Tengah. 

Biji habbatussauda punya banyak nama antara lain jintan hitam, bunga adas, kalonji, dan ketumbar romawi. Sementara dalam Bahasa Inggris dikenal dengan black seed

Karena khasiat habbatussauda yang beragam, bijinya banyak diekstrak menjadi minyak dan kapsul. Kedua ekstrak itu bisa dikonsumsi secara langsung. 

Berikut 8 manfaat habbatussauda sebagaimana dikutip dari Healthline:

1. Menekan kadar kolesterol

Kolesterol adalah zat seperti lemak yang ditemukan di seluruh tubuh. Meskipun tubuh membutuhkan kolesterol, jumlah yang tinggi dan menumpuk dalam darah bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Manfaat habbatussauda telah terbukti sangat efektif dalam menurunkan kolesterol. Dalam 17 penelitian menemukan bahwa memakan supelemen habbatussauda dikaitkan dengan penurunan yang signifikan pada kolesterol LDL atau kolesterol jahat. 

2. Melawan kanker

Manfaat habbatussauda berikutnya yakni kaya akan antioksidan yang membantu menetralisir radikal bebas berbahaya yang dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit seperti kanker.

Sebuah penelitian telah menemukan beberapa efek anti-kanker dari khasiat habbatussauda. 

Ditemukan bahwa senyawa thymoquinone dalam manfaat habbatussauda mematikan kanker dalam darah. Penelitian lain menunjukkan bahwa ekstrak habbatussauda membantu menonaktifkan sel kanker payudara. 

Baca Juga: 5 Buah yang bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh

3. Membunuh bakteri jahat

Bakteri bertanggung jawab atas beberapa infeksi berbahaya, mulai dari infeksi telinga hingga pneumonia. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa manfaat habbatussauda memiliki sifat antibakteri dan efektif melawan jenis bakteri tertentu.

Satu penelitian menggunakan biji habbatussauda pada bayi dengan infeksi kulit stafilokokus. Ditemukan penggunaannya sama efektifnya dengan antibiotik standar yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. 

4. Meringankan peradangan

Dalam kebanyakan kasus, peradangan adalah respon imun normal yang membantu melindungi tubuh dari cedera dan infeksi. Di sisi lain, peradangan kronis diyakini berkontribusi terhadap berbagai penyakit, seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa manfaat habbatussauda memiliki efek anti-inflamasi yang kuat dalam tubuh.

5. Melindungi fungsi hati

Hati adalah organ yang sangat penting. Hati berfungsi menghilangkan racun, memetabolisme obat-obatan, memproses nutrisi dan menghasilkan protein dan bahan kimia yang sangat penting untuk kesehatan.

Beberapa penelitian pada hewan telah menemukan bahwa khasiat habbatussauda dapat membantu melindungi hati dari cedera dan kerusakan.

Dalam sebuah penelitian, tikus disuntik dengan bahan kimia beracun dan habbatussauda. Rupanya habbatussauda bisa mengurangi efek racun dan melindungi dari kerusakan hati dan ginjal.

Baca Juga: 4 Cara menghilangkan bruntusan, coba di rumah, yuk

6. Menstabilkan gula darah

Gula darah tinggi dapat menyebabkan banyak gejala negatif, termasuk peningkatan rasa haus, penurunan berat badan, kelelahan, dan kesulitan berkonsentrasi.

Jika dibiarkan dalam jangka panjang, gula darah tinggi dapat menyebabkan konsekuensi yang lebih serius, seperti kerusakan saraf, pelemahan penglihatan, dan penyembuhan luka yang lambat.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa manfaat habbatussauda dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil dan dengan demikian mencegah efek samping yang berbahaya ini.

7. Mencegah sakit maag

Sakit maag adalah rasa sakit yang terbentuk ketika asam lambung menggerogoti lapisan lendir pelindung yang melapisi perut.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manfaat habbatusauda dapat membantu menjaga lapisan lambung dan mencegah pembentukan bisul.

8. Diet

Habbatusauda sudah populer sebagai makanan diet. Meskipun rasanya pahit, bentuknya kecil dan bisa dikonsumsi dengan mudah. Apalagi kini banyak yang berbentuk kapsul. 

Beberapa orang juga memakan bijinya mentah atau mencampurnya dengan madu atau air. Bisa juga ditambahkan ke oatmeal atau yogurt.

Selanjutnya: Berpuasa di tengah pandemi Covid-19, ini 7 tips meningkatkan imun

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani
Terbaru