Mobil terendam banjir, apa yang harus dilakukan agar tak rusak parah?

Senin, 22 Februari 2021 | 17:11 WIB Sumber: Kompas.com
Mobil terendam banjir, apa yang harus dilakukan agar tak rusak parah?

ILUSTRASI. Sejumlah mobil terendam banjir di Hotel Kebayoran, Jakarta, Sabtu (20/2/2021). Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota dan sebagian ruas jalan tidak dapat dilewati kendaraan.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akhir pekan lalu, sejumlah wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir. Tak hanya rumah yang terendam banjir, ribuan mobil juga turut terendam. Apa yang harus dilakukan saat mobil terendam banjir?

Pakar otomotif dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady, mengatakan, ketika terendam banjir, air akan masuk ke mesin mobil. Salah satu yang perlu segera dilakukan adalah mengganti oli.

Dia juga menyebutkan, komponen-komponen lain seperti filter bahan bakar sebaiknya diganti. Sebab, mobil saat ini lebih banyak komponen elektronik, dan harus segera dibawa ke bengkel. "Lebih baik segera dibawa ke bengkel daripada ditangani sendiri," kata Jayan kepada Kompas.com, Sabtu (20/2).

Baca Juga: Estimasi biaya perbaikan mobil rusak usai terjang banjir, minimal Rp 6 juta

Masalah yang muncul saat mobil terendam banjir

Jayan mengingatkan, bersiap dengan sejumlah masalah yang muncul ketika mobil terendam banjir. Permasalahan itu di antaranya karat pada body mobil, aroma tidak sedap, dan berbagai persialan lainnya.

"Kalau pada mesin bisa di-overhaul seperti baru. Tidak perlu semua komponen mesin perlu diganti, cuma perlu dibersihkan saja, karena kebanyakan komponen mobil sudah tahan karat," ujar dia.

Oleh karena itu, sebaiknya periksa bagian eksterior dan interior mobil. Pastikan tidak ada karat yang berlebihan, termasuk di kolong mobil.

Tindakan yang perlu dilakukan ketika mobil terendam banjir adalah memeriksa endapan kotoran atau lumpur pada bagian mobil, terutama bagian yang sulit dijangkau untuk dibersihkan. Bagian tersebut antara lain, lubang kisi-kisi AC, bagian belakang dashboard, sudut-sudut panel, speaker, sela-sela jok mobil, dan kisi-kisi radiator.

Baca Juga: Banjir di Jalan Raya Kemang, hotel dan restoran mewah ikut terendam

Jika terdapat sampah atau kotoran tersangkut pada kisi-kisi radiator, maka akan membuat daya kerja radiator menjadi berat. Terkait kerusakan yang muncul, Jayan mengatakan, komponen yang terdampak hanya body interior, mesin, dan kelistrikan.

Untuk mengatasi permasalahan kelistrikan yakni konektor listrik harus dibersihkan dan dikeringkan. Sementara, komponen ECU tidak perlu dikhawatirkan karena sebagian besar ECU sudah kedap air.

"Semua interior kursi dan lainnya harus dilepas, dicuci dan dikeringkan dengan baik dan benar supaya tidak bau, dan hal ini membutuhkan usaha yang besar," ujar Jayan. Selama proses pembersihan ini, mobil harus dalam keadaan mati.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mobil Terendam Banjir, Apa yang Harus Dilakukan agar Tak Rusak Parah?
Penulis: Retia Kartika Dewi
Editor: Inggried Dwi Wedhaswary

Baca Juga: Adira Insurance bayar klaim banjir Rp 126 miliar sepanjang 2020

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru