Mudah dan sederhana, begini 4 cara membuat pupuk kompos

Senin, 23 November 2020 | 21:00 WIB   Penulis: Belladina Biananda
Mudah dan sederhana, begini 4 cara membuat pupuk kompos


KONTAN.CO.ID - Pupuk kompos merupakan jenis pupuk yang dibuat dengan cara mendaur ulang sampah. Misalnya, sampah makanan atau sampah organik lainnya. Dari beberapa cara membuat pupuk kompos, metode yang cukup mudah adalah dengan cara aerobik atau menggunakan oksigen.

Saat dibuang, sampah organik menghasilkan gas metana yang berpotensi jadi gas rumah kaca. Hal itu bisa Anda hindari dengan mengolahnya menjadi pupuk organik. Membuat pupuk organik sendiri bisa mengurangi 25% hingga 50% sampah organik Anda sehingga produksi gas metana pun berkurang.

Pupuk kompos berguna untuk menambah zat organik dalam tanah sehingga tanaman bisa tumbuh lebih subur. Selain itu, pupuk kompos juga mampu menyeimbangkan pH tanah, mengontrol suhu tanah, mengurangi erosi tanah, dan membantu tanaman menyerap nutrisi di sekitarnya dengan lebih maksimal.

Selain itu, membuat pupuk kompos sendiri juga bisa membuat Anda menghemat uang. Anda tak perlu mengeluarkan uang untuk membeli pupuk dari toko supaya tanaman Anda bisa tumbuh dengan subur. Berikut ini cara membuat pupuk kompos yang bisa Anda coba, mengutip Thebetterindia.com:

Baca Juga: Jangan dibuang, kulit pisang bisa jadi pupuk tanaman

Siapkan wadah

Membuat pupuk kompos bisa Anda mulai dengan menyiapkan sebuah wadah. Gunakan wadah itu sebagai tempat menampung sampah-sampah organik. Misalnya, kulit buah, sayuran, kulit telur, bubuk kopi, bubuk teh, dan lain-lain.

Sebaiknya, siapkan dua wadah sebagai tempat sampah organik. Tujuannya, supaya saat salah satu wadah terisi penuh, Anda masih memiliki wadah lain yang bisa digunakan untuk menampung sampah organik selanjutnya.

Tambahkan daun kering

Setelah menempatkan sampah organik, Anda bisa menambahkan daun-daun kering ke wadah. Penggunaan daun kering berguna untuk mengontrol kelembaban pada wadah sampah organik yang Anda siapkan. Jika daun kering terasa kurang, Anda bisa menambah serbuk gergaji.

Masukkan mikroba

Cara membuat pupuk kompos selanjutnya adalah dengan memasukkan mikroba untuk mengurai sampah. Ada banyak hal yang bisa digunakan sebagai sumber mikroba, seperti kompos setengah jadi, kotoran sapi, atau buttermilk atau mentega susu.

Baca Juga: Suhu Bumi makin panas, lakukan 6 hal ini untuk selamatkan Bumi

Libatkan oksigen

Salah satu keuntungan pupuk kompos yang dibuat secara aerobik adalah Anda bisa mengatur bau busuk yang keluar dari sampah. Selain itu, cara aerobik juga bisa mencegah munculnya organisme yang tak diinginkan, misalnya belatung.

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan. Pertama, beri beberapa lubang pada wadah sampah organik. Kedua, aduk sampah dalam wadah sekali tiap empat hari.

Setelah melakukan cara membuat pupuk kompos di atas, pupuk bisa jadi setelah 40 hingga 45 hari. Anda hanya perlu menjaga kelembaban dan terus menumpuk sampah dengan sampah organik baru.

Selanjutnya: Wow, kulit pisang bisa jadi menyuburkan tanaman, benarkah?

Editor: Belladina Biananda
Terbaru