Pasca Valentine! Tanggal 15 Februari Justru Hari Rayanya Para Jomblo

Minggu, 15 Februari 2026 | 09:00 WIB
Pasca Valentine! Tanggal 15 Februari Justru Hari Rayanya Para Jomblo

ILUSTRASI. Hari Jomblo Sedunia (Wayhomestudio/Twibbonize)


Sumber: National Today  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Setelah hiruk-pikuk Hari Valentine pada 14 Februari yang identik dengan pasangan romantis, bunga mawar, cokelat, dan ungkapan cinta, tanggal 15 Februari hadir sebagai Singles Awareness Day (SAD) atau yang lebih dikenal di Indonesia sebagai Hari Kesadaran Jomblo.

Hari ini bukan sekadar menjadi “penghibur” bagi mereka yang lajang, tetapi juga menjadi simbol perayaan kemandirian, self-love, serta pengakuan bahwa kebahagiaan tidak selalu bergantung pada status hubungan.

Pada tahun 2026, Singles Awareness Day jatuh pada Minggu, 15 Februari tepat sehari setelah Valentine dan berdekatan dengan periode libur.

Sehingga, ini menjadi momen yang tepat untuk refleksi diri, menikmati waktu pribadi, dan merayakan kebebasan setelah suasana romantis sehari sebelumnya.

Baca Juga: Apa Hari Besar Setiap 15 Februari? Ada Apresiasi Lajang Pasca Valentine

Sejarah Singles Awareness Day

Singles Awareness Day mulai dikenal sekitar akhir 1990-an hingga awal 2000-an di Amerika Serikat. Banyak sumber mengaitkan kemunculannya dengan Dustin Barnes, seorang pelajar yang kemudian menjadi mahasiswa Mississippi State University.

Pada tahun 2001, ia bersama teman-temannya memilih untuk merayakan status lajang mereka secara positif, alih-alih merasa terpinggirkan pada Hari Valentine. Mereka menetapkan 15 Februari sebagai bentuk simbolis untuk menegaskan bahwa menjadi single bukan sesuatu yang perlu disesali.

Selain itu, tanggal tersebut juga bertepatan dengan periode diskon besar-besaran produk Valentine seperti cokelat dan permen, yang menjadi alasan tambahan untuk merayakan secara santai.

Baca Juga: Peringatan 14 Februari: Tidak Hanya Hari Valentine, Ada Hari Besar Penting Ini!

Awalnya, hari ini dikenal dengan singkatan “SAD” (Singles Awareness Day), yang secara ironis juga berarti “sedih” dalam bahasa Inggris.

Namun, seiring waktu maknanya berubah menjadi lebih positif dan memberdayakan. Dustin Barnes bahkan mendaftarkan hak cipta terkait hari tersebut pada tahun 2015.

Sejak saat itu, Singles Awareness Day semakin populer di berbagai negara, termasuk Indonesia, di mana hari ini dikenal sebagai Hari Kesadaran Jomblo dan sering menjadi topik pembahasan di media sosial serta berbagai platform digital setiap pertengahan Februari.

Baca Juga: Kenapa 14 Februari Identik dengan Valentine? Ada Kisah Tak Terduga dalam Sejarah

Makna dan Tujuan Hari Ini

Singles Awareness Day memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar perayaan status lajang. Hari ini mengingatkan bahwa:

  1. Being single bukan kegagalan: Status lajang merupakan fase yang dapat dimanfaatkan untuk fokus pada pengembangan diri, karier, hobi, serta memperluas hubungan sosial dan pertemanan.
  2. Cinta hadir dalam berbagai bentuk: Tidak hanya terbatas pada hubungan romantis, tetapi juga mencakup cinta terhadap keluarga, sahabat, hewan peliharaan, dan terutama diri sendiri.
  3. Self-love adalah fondasi utama: Hari ini mendorong setiap individu untuk menghargai dirinya, menikmati kebebasan, dan menemukan kebahagiaan tanpa bergantung pada orang lain.
  4. Momentum untuk saling menghargai: Bagi mereka yang sudah berpasangan, hari ini juga menjadi kesempatan untuk menghargai dan mendukung teman atau kerabat yang masih lajang.

Karena itu, Singles Awareness Day sering dianggap sebagai “anti-Valentine” dalam arti positif, bukan sebagai bentuk penolakan terhadap cinta, tetapi sebagai perayaan kekuatan pribadi, kemandirian, dan penerimaan diri.

Baca Juga: Peringatan 14 Februari: Tidak Hanya Hari Valentine, Ada Hari Besar Penting Ini!

Cara Merayakan Singles Awareness Day di 2026

Singles Awareness Day umumnya dirayakan dengan suasana santai dan menyenangkan. Beberapa cara populer untuk merayakannya antara lain:

  1. Belanja diskon Valentine, Memanfaatkan potongan harga untuk cokelat, bunga, atau hadiah lain yang biasanya dijual lebih murah setelah 14 Februari.
  2. Self-date, Menghabiskan waktu sendiri dengan cara menyenangkan, seperti makan di restoran favorit, menonton film di bioskop, atau menikmati perawatan diri.
  3. Berkumpul bersama teman, Mengadakan pertemuan santai dengan sesama teman lajang, seperti karaoke, makan bersama, atau kegiatan hiburan lainnya.
  4. Self-care day, Mengisi hari dengan aktivitas yang meningkatkan kesejahteraan diri, seperti olahraga, meditasi, menulis jurnal, atau membeli sesuatu yang diinginkan sebagai bentuk apresiasi terhadap diri sendiri.

Pada tahun 2026, hari ini bertepatan dengan Minggu, 15 Februari, memberikan kesempatan ideal untuk refleksi diri dan menikmati waktu pribadi setelah suasana romantis sehari sebelumnya.

Tonton: Surge (WIFI), Emiten Hashim Djojohadikusumo, Bakal Garap Jaringan Internet IKN

Selanjutnya: Departemen Kehakiman AS Kirim Surat ke Kongres soal Redaksi Berkas Jeffrey Epstein

Menarik Dibaca: 5 Aset Penting Ala Warren Buffett yang Bisa Bikin Kelas Menengah Naik Level

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru