Pengertian Kesenjangan Sosial yang Menjadi Tren TikTok, Cek Arti dan Kondisi Saat Ini

Kamis, 24 April 2025 | 12:34 WIB   Penulis: Bimo Kresnomurti
Pengertian Kesenjangan Sosial yang Menjadi Tren TikTok, Cek Arti dan Kondisi Saat Ini

ILUSTRASI. Pemukiman di Jakarta dan Gedung Tinggi. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/02/09/2024


CARI TAHU - Simak pengertian Kesenjangan sosial yang tren konten media sosial seperti TikTok. Masyarakat pengguna medsos sedang ramai dengan konten perubahan ekonomi setiap individu jadi lebih baik atau sebaiknya.

Konten tersebut terkait dengan salah satu studi ekonomi yang kerap disebut Kesenjangan sosial.

Fenomena ini menggambarkan ketidakseimbangan atau ketimpangan yang mencolok dalam kehidupan sosial antar individu atau kelompok masyarakat.

Baca Juga: Ketimpangan Bersuara di TikTok, Statistik Pemerintah Dinilai Tak Mewakili Realita

Kondisi Kesenjangan Sosial saat ini

Target Pengentasan Kemiskinan

Biasanya, kondisi ini terkait dalam hal Pendapatan, Pendidikan, Akses terhadap layanan (kesehatan, perumahan, teknologi), hingga status sosial dan kesempatan. Intinya, ada yang hidup berkecukupan bahkan mewah, tapi ada juga yang kekurangan, dalam sistem sosial yang sama atau satu negara.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengukur tingkat ketimpangan Indonesia dengan koefisien Gini.

Laporan Kontan.co.id, BPS menyampaikan data pada September 2024 terjadi ketimpangan sebesar 0,381, atau meningkat 0,02 basis poin dari Maret 2024.

Baca Juga: Luhut Sebut Program MBG Bisa Turunkan Ketimpangan Hingga 3,6%

Adapun ketimpangan di perkotaan lebih tinggi dibandingkan pedesaan. Ketimpangan di pedesaan mencapai 0,308 lebih tinggi 0,002 basis poin jika dibandingkan dengan Maret 2024 yang mencapai 0,306.

Sedangkan ketimpangan di perkotaan mencapai 0,402 atau lebih tinggi 0,003 basis poin dari Maret 2024 yang mencapai 0,399.

Catatan lain adalah dari 38 provinsi, sebanyak 31 provinsi dengan tingkat ketimpangan dibawah rata-rata nasional. Sedangkan 7 provinsi lainnya memiliki ketimpangan di atas nasional.

Lalu, apa pengertian kesenjangan sosial menurut para ahli? Intip informasi selengkapnya.

Baca Juga: Tingkat Ketimpangan Indonesia Makin Melebar, Pada September 2024 Mencapai 0,381

Pengertian Kesenjangan Sosial Menurut Para Ahli

1. Soerjono Soekanto

Kesenjangan sosial adalah perbedaan yang nyata di masyarakat mengenai hal ekonomi, status, atau kesempatan yang bisa menimbulkan konflik sosial.

2. Budi Winarno

Ketimpangan sosial merujuk pada perbedaan struktur sosial yang menyebabkan ketidakadilan distribusi kekuasaan, hak, atau sumber daya.

3. OECD (Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi)

Inequality (kesenjangan) adalah perbedaan signifikan dalam distribusi pendapatan, kekayaan, dan peluang di antara kelompok masyarakat.

Baca Juga: Viral di TikTok, Tas Mewah Anda Ternyata Diproduksi di China?

Contoh Tingkatan Kesenjangan Sosial

Kesenjangan sosial bisa muncul di berbagai level dalam satu wilayah maupun negara.

1. Individu

Contoh: Satu orang punya akses kuliah ke luar negeri, orang lain hanya lulus SD karena biaya.

2. Kelompok

Contoh: Kelompok suku minoritas yang tidak punya akses setara terhadap lapangan kerja.

3. Wilayah

Contoh: Perbedaan pembangunan antara desa dan kota, atau Jawa dan luar Jawa.

4. Nasional / Global

Contoh: Negara maju vs negara berkembang (global north vs global south).

Baca Juga: Disokong TikTok, Pendapatan ByteDance Melonjak 29% Tahun Lalu

Tren Kesenjangan Sosial di Media Sosial

Media sosial memperlihatkan dan memperkuat kesenjangan sosial dalam bentuk:

1. Flexing & Gaya Hidup Mewah

Sebagai contoh, banyak orang yang memamerkan kekayaan, tas mewah, liburan ke luar negeri. Sementara, tren ini dapat membuat orang lain merasa "ketinggalan" atau iri.

2. Akses Informasi yang Tidak Merata

Sebagai contoh, tidak semua daerah punya akses internet cepat, sementara padahal informasi, peluang kerja, dan pendidikan makin tergantung internet.

3. Aktivisme Digital

Banyak konten yang membahas kesenjangan sosial dan keadilan ekonomi, seperti: Aksi protes tentang UMR yang tidak layak hingga isu kemiskinan di tengah kekayaan elite.

Sebagai contoh, kritik terhadap korporasi besar yang untung saat rakyat susah (contoh: “CEO untung triliunan, karyawan dipotong gaji”).

4. Konten “Before-After”

Sebagai contoh: “dulu jualan cilok, sekarang punya rumah 3 lantai”. Hal ini bisa jadi motivasi, tapi juga memperlihatkan gap yang ekstrim dengan pedagang cilok lainnya.

Demikian informasi terkait pengertian Kesenjangan sosial yang menjadi konten media sosial.

Tonton: Semakin Banyak Kredit Menganggur di Bank

Selanjutnya: Cara Beli Emas Antam Logam Mulia, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 1.969.000

Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Capricorn di Tahun 2025 Seputar Keuangan dan Karier

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Bimo Kresnomurti
Terbaru