CLOSE [X]

Ragam penyakit yang menyerang darah, mulai dari anemia hingga hemofilia

Selasa, 30 November 2021 | 10:34 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Ragam penyakit yang menyerang darah, mulai dari anemia hingga hemofilia

ILUSTRASI. Ragam penyakit yang menyerang darah, mulai dari anemia hingga hemofilia. FOTO ANTARA/Dwi Prasetya/09.


Sistem pertahanan tubuh kita terdapat pada sel darah putih. Jika bagian ini memiliki kelainan, fungsinya akan berkurang.

Orang yang menderita kelainan pada sel darah putih biasanya lemas, mudah terserang infeksi, hingga kehilangan berat badan yang drastis. Beberapa penyakit pada sel darah putih adalah:

  • Leukimia

Leukimia atau kanker darah adalah penyakit darah yang banyak diketahui orang. Kondisi ini disebabkan oleh produksi sel darah putih yang berlebihan.

Sel darah putih tersebut kemudian menyerang sel-sel sehat pada tubuh. Untuk menyembuhkan penyakit ini perlu penanganan dokter ahli dan biasanya menggunakan metode kemoterapi atau tindakan medis lain untuk membunuh sel-sel kanker.

Baca Juga: Pendaftaran calon Tamtama PK TNI AU tahun 2022 sudah dibuka, lulusan SMP bisa daftar

  • Limfoma

Penyakit ini juga termasuk dalam jenis kanker darah. Kondisi ini disebbakan oleh mutasi pada limfosit. Limfosit merupakan salah satu jenis sel darah putih. Limfosit yang bermutasi kemudian menyerang sel darah putih lainnya. 

Kanker ini sering juga disebut sebagai kanker kelenjar getah bening. 

Penyakit pada keping darah

Fungsi dari keping darah adalah membentuk jaringan baru untuk menutup luka. Jika sel darah ini mengalami kelainan, luka bisa tidak tertutup dengan sempurna.

Jika luka tidak tertutup, darah bisa terus keluar bahkan luka terinfeksi karena terpapar udara atau benda yang tidak bersih.

Pada luka yang serius, seseorang bisa kehilangan nyawa karena kehabisan darah. Penderita penyakit pada kepingan darah biasanya mudah mengalami memar.

Dia juga sering mimisan atau mengalami gusi berdarah. Penyakit atau kelainan pada bagian darah, keping darah diantaranya:

  • Hemofilia

Penyakit ini disebabkan oleh kurangnya jumlah keping darah pada tubuh. Imbasnya, luka akan sulit tertutup.  Darah akan terus mengalir karena keping darah tidak mampu "menahan" dengan membentuk jaringan baru.  Laki-laki biasanya lebih sering mengalami hemofilia dibandingkan perempuan. 

  • Trombositosis primer

Jika jumlah trombosit atau keping darah berlebihan, bisa menyebabkan pembekuan pada darah. Jika darah membeku, aliran darah menjadi terhambat pada pembuluh darah. 

Penyakit kelainan darah ini bisa menyebabkan seseorang mengalami serangan jantung atau stroke.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru