KONTAN.CO.ID - Ketahui sejarah perayaan April Mop yang datang pada awal bulan baru ini. Setiap tanggal 1 April, banyak orang di berbagai belahan dunia merayakan April Mop atau April Fools’ Day, sebuah tradisi yang identik dengan lelucon, prank, hingga berita palsu yang dibuat untuk hiburan.
Pada hari ini, seseorang yang berhasil mengerjai orang lain biasanya akan mengucapkan “April Mop!” sebagai penanda bahwa itu hanyalah candaan.
Meski sudah menjadi budaya populer secara global, asal-usul April Mop ternyata tidak memiliki satu versi yang pasti. Ada beberapa teori sejarah yang menjelaskan bagaimana tradisi ini muncul dan berkembang.
Baca Juga: Asal-usul Kata Mudik: Ini Alasan Filosofis Wajib Pulang Kampung Tiap Lebaran
Asal-usul April Mop
Berikut ini rentetan sejarah yang menarik untuk diketahui April Mop hingga mendunia saat ini, dirangkum dari National Today.
1. Perubahan Kalender di Prancis
Salah satu teori paling populer berasal dari perubahan kalender di Prancis pada abad ke-16.
Pada tahun 1582, Raja Charles IX mengikuti sistem Kalender Gregorian yang menetapkan awal tahun pada 1 Januari. Sebelumnya, sebagian masyarakat merayakan tahun baru di akhir Maret hingga 1 April.
Namun, tidak semua orang langsung mengetahui atau mengikuti perubahan tersebut. Mereka yang masih merayakan tahun baru di awal April sering menjadi bahan ejekan dan dianggap “bodoh”. Dari sinilah muncul kebiasaan mengerjai orang pada tanggal tersebut.
Baca Juga: Asal Usul Kata Prasmanan, dari Bahasa Prancis hingga Disebarkan Belanda
2. Tradisi Romawi dan Festival Kuno
Beberapa sejarawan juga mengaitkan April Mop dengan festival kuno di Romawi Kuno, seperti festival Hilaria. Dalam perayaan ini, masyarakat biasa mengenakan penyamaran, membuat lelucon, dan menertawakan orang lain.
Tradisi tersebut dianggap sebagai bentuk pelepasan diri dari keseriusan hidup sehari-hari, mirip dengan semangat April Mop saat ini.
3. Pengaruh Musim Semi di Eropa
Ada juga teori yang menyebutkan bahwa April Mop berkaitan dengan datangnya musim semi di Eropa. Pada masa ini, cuaca sering berubah-ubah dan sulit diprediksi, sehingga orang-orang mengaitkannya dengan sifat “menipu”.
Dari sini muncul kebiasaan membuat kejutan atau lelucon yang tidak terduga sebagai bentuk simbolik dari perubahan alam tersebut.
Baca Juga: Cek Asal-usul Hari Wayang Nasional Setiap 7 November, Tokoh, hingga Contoh Perayaan
4. Perkembangan di Inggris dan Dunia
Tradisi April Mop mulai menyebar luas pada abad ke-18, terutama di Inggris dan Skotlandia. Di Skotlandia, bahkan perayaan ini berlangsung selama dua hari, dengan fokus pada lelucon yang berkaitan dengan tubuh (seperti prank “kick me”).
Seiring waktu, April Mop menjadi fenomena global. Media, perusahaan besar, hingga institusi resmi sering ikut meramaikan dengan membuat pengumuman palsu yang kreatif—tentu saja dengan tujuan menghibur.
April Mop merupakan tradisi lama yang berkembang dari berbagai budaya, mulai dari perubahan kalender di Prancis hingga festival kuno di Romawi. Meski asal-usulnya tidak tunggal, satu hal yang pasti: April Mop telah menjadi hari untuk berbagi tawa dan keisengan ringan.
Namun, penting untuk diingat bahwa lelucon yang dibuat sebaiknya tetap dalam batas wajar, tidak merugikan, dan tidak menyakiti orang lain. Dengan begitu, semangat April Mop tetap menjadi hiburan yang menyenangkan bagi semua pihak.
Tonton: Pidato Tegas Prabowo di Jepang: Indonesia Sudah Berubah Total!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News